E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Belajar dari Tiongkok, Penguasaan Bahasa Asing Jadi Kunci Riset Pasar Global

Diterbitkan
Kamis, 2 Jul 2026 18.35 WIB
Bagikan:
Belajar dari Tiongkok, Penguasaan Bahasa Asing Jadi Kunci Riset Pasar Global

Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, saat memimpin Kunjungan Kerja BKSAP ke Semarang, Jawa Tengah.|Foto: Jih/Karisma

PARLEMENTARIA, Semarang – Strategi Negara Tiongkok yang mengirimkan generasi mudanya untuk memelajari bahasa asing ke berbagai negara, termasuk memetakan kebutuhan pasar internasional, dapat menjadi inspirasi kebijakan politik luar negeri bagi Indonesia. 

 

Karena itu, Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan kemampuan bahasa asing sebagai fondasi diplomasi ekonomi yang mampu membuka akses kerja dan pasar global.

Lihat Juga :

Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah Terkini

Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah Terkini

Kerja Sama Strategis Indonesia-Polandia Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Kerja Sama Strategis Indonesia-Polandia Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global

 

Menurut Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, kehadiran tenaga kerja Indonesia di sektor layanan internasional, seperti di bandara-bandara dunia, dinilai masih sangat minim jika dibandingkan dengan pekerja dari Filipina, Pakistan, Bangladesh, dan India. Berdasarkan identifikasinya, hambatan utama yang dihadapi bukan terletak pada keterampilan teknis, melainkan pada kelemahan penguasaan bahasa asing.

 

Hal ini menyebabkan profil pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh sektor domestik atau asisten rumah tangga, sementara posisi di level pelayanan menengah masih banyak diisi oleh negara pesaing.

 

“Kita susah mencari orang Indonesia yang bisa bekerja di tempat-tempat seperti itu. Kebanyakan (orang) Indonesia ini yang dikirimnya (berprofesi) TKW, rumah tangga (jarang) betul-betul high class yang seperti di perusahaan minyak dan gas, untuk level-level service seperti di bandara dan lain-lain tidak ada,” jelas Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat saat memimpin Kunjungan Kerja BKSAP ke Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026). 

 

Menurutnya, peningkatan keterampilan harus dibarengi dengan penguasaan bahasa asing agar masyarakat memiliki daya saing di pasar kerja internasional. Di sisi lain, ia juga menilai pemerintah daerah dapat memperluas akses pelatihan bahasa hingga ke tingkat kecamatan agar semakin banyak masyarakat yang mampu memanfaatkan peluang kerja di luar negeri, khususnya di Jepang yang saat ini masih membutuhkan tenaga kerja Indonesia.

 

“Jadi saran kami supaya Go International, warga kita dari Jawa Tengah ini, selain diberikan latihan keterampilan, pastikan mereka mempunyai kemampuan bahasa. Nah bagaimana hadirnya pemerintah daerah ini betul-betul mendorong dan memberikan semacam latihan dan pelayanan,” tambah Politisi Fraksi PKS itu. 

 

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya BKSAP menjalankan diplomasi ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan daya saing produk masyarakat di pasar global. Dalam konteks itu, BKSAP juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif memanfaatkan jejaring diplomasi Indonesia di luar negeri guna memperoleh informasi mengenai kebutuhan pasar di berbagai negara.

 

“Ekspor kita tidak hanya bergantung atau berbasis pada produk-produk yang sifatnya industrial, tetapi bagaimana ekspor kita berbasis pada produk yang dihasilkan oleh masyarakat secara langsung,” lanjut Anggota Komisi I DPR RI ini.

 

Menurutnya, pemerintah daerah juga perlu memperkuat koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta memanfaatkan informasi dari para duta besar mengenai kebutuhan pasar di negara tujuan agar pengembangan SDM maupun produk unggulan daerah lebih tepat sasaran.

 

Lebih lanjut, Ia menilai Indonesia dapat belajar dari strategi diplomasi perdagangan Tiongkok yang menggabungkan penguasaan bahasa dengan riset pasar sebelum melakukan ekspansi ekonomi ke berbagai negara.

 

“Mereka mengirim pemudanya untuk hadir di setiap negara dan menguasai bahasa negara itu, setelah mereka memahami bahasa negara itu, mereka disuruh untuk terjun ke pasar dan coba membaca apa kebutuhan negara itu. Kemudian mereka kirim ke negaranya, baru mereka ekspor,” pungkasnya.

 

Melalui penguatan kemampuan bahasa asing, pemanfaatan jejaring diplomasi, serta pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar internasional, BKSAP berharap Jawa Tengah mampu memanfaatkan peluang ekonomi global secara lebih optimal. Dengan demikian, diplomasi parlemen tidak hanya memperkuat hubungan antarnegara, tetapi juga memberikan manfaat nyata berupa peningkatan kesempatan kerja dan perluasan pasar bagi produk-produk unggulan daerah. (jih/rdn)

Berita terkait

Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah Terkini
Ekonomi dan Keuangan
Kepercayaan Pasar Jadi Kunci Hadapi Tekanan Rupiah Terkini
Kerja Sama Strategis Indonesia-Polandia Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Politik dan Keamanan
Kerja Sama Strategis Indonesia-Polandia Jadi Kunci Hadapi Tantangan Ekonomi Global
Pers Sehat dan Kedaulatan Informasi Jadi Kunci Kekuatan Bangsa di Era Transformasi Global
Industri dan Pembangunan
Pers Sehat dan Kedaulatan Informasi Jadi Kunci Kekuatan Bangsa di Era Transformasi Global
Tags:#Bahasa Asing
Sebelumnya

Firman Soebagyo: Ekspor CPO Satu Pintu Perkuat Pengawasan dan Tambah Penerimaan Negara

Selanjutnya

Soroti Lambatnya Penyediaan Hunian, Demer Usul Sinergi Perumnas–Danantara

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(959)
  • Industri dan Pembangunan(3383)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3388)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4146)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|RAPBN 2027|SPMB|UMKM|Diplomasi|Kopdes Merah Putih|PHK|layanan kesehatan|Perguruan Tinggi|PTN|Anggaran|RUU HPI|Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h