E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Imigrasi|SPMB|YTR|WNA|Optimalisasi Pendapatan Daerah|stunting|Anggaran|Pendidikan|Guru|Pariwisata|KUHP|HAM|RUU Sisdiknas
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Imigrasi|SPMB|YTR|WNA|Optimalisasi Pendapatan Daerah|stunting|Anggaran|Pendidikan|Guru|Pariwisata|KUHP|HAM|RUU Sisdiknas
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Imigrasi|SPMB|YTR|WNA|Optimalisasi Pendapatan Daerah|stunting|Anggaran|Pendidikan|Guru|Pariwisata|KUHP|HAM|RUU Sisdiknas
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Samuel Wattimena: Keragaman Nusantara Jawaban Nyata atas 'Overtourism'

Diterbitkan
Rabu, 24 Jun 2026 17.47 WIB
Bagikan:
Samuel Wattimena: Keragaman Nusantara Jawaban Nyata atas 'Overtourism'

Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena saat RDPU Komisi VII DPR RI bersama mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada (GAMAPI UGM), di Senayan, Jakarta.|Foto : Munchen/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta — Pendekatan pengembangan pariwisata yang mendorong setiap daerah meniru model Bali dan Yogyakarta dinilai keliru arah dan justru memperparah penumpukan wisatawan. Solusi atas overtourism sesungguhnya sudah ada, yakni kekayaan keragaman budaya, gaya hidup, dan kearifan lokal Nusantara yang selama ini belum dikelola serius.


Hal itu disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena usai Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VII DPR RI bersama mahasiswa Manajemen dan Kebijakan Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada (GAMAPI UGM), di Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).


"Di Kalimantan harus menjadi Kalimantan. Di Sumatera harus menjadi Sumatera. Kalau semua berusaha memberikan service dan wawasan seperti Bali dan Jogja, kenapa jauh-jauh harus ke tempat itu?" ujar Samuel.

Lihat Juga :

Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar

Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar

Samuel Wattimena Usulkan Branding Wisata Klaten dalam Kemasan Air Mineral

Samuel Wattimena Usulkan Branding Wisata Klaten dalam Kemasan Air Mineral


Ia menegaskan bahwa selama ini respons terhadap overtourism cenderung reaktif, hanya menanggapi masalah yang sudah terjadi tanpa menyentuh akar solusinya. Ia juga mendorong generasi muda untuk mengubah cara pandang, dari sekadar merespons masalah menuju kesadaran aktif menggali dan mempromosikan potensi daerah masing-masing.


"Yang saya harapkan adalah mereka bisa membuka wawasan akan kekayaan negeri ini. Kalau kita bicara overtourism, kita sifatnya hanya reaktif terhadap apa yang sudah terjadi. Tapi apa solusinya?" katanya.


Menurut Samuel, keunikan lokal seperti perbedaan kuliner, tradisi, hingga karakteristik fisik masyarakat antardaerah justru merupakan daya tarik wisata yang autentik dan tidak tertandingi oleh destinasi buatan. Ia mengingatkan bahwa setiap pulau di Indonesia secara historis telah memiliki kearifan lokal yang tumbuh dari lingkungan dan cara bertahan hidup masyarakatnya sendiri dan itulah yang harus dijadikan andalan, bukan disamakan satu sama lain.


"Yang kita punya dengan keragaman Nusantara ini, munculkan dulu keunikan ini yang akan memonetisasi kita," tegasnya.


Samuel secara khusus menyampaikan harapannya agar mahasiswa GAMAPI yang hadir dalam RDPU ini tidak berhenti pada tataran analisis akademis semata. Ia mengajak mereka untuk terlibat langsung dalam membangun narasi pariwisata daerah, sebuah peran yang menurutnya sangat strategis di tangan generasi muda yang melek teknologi.


"Saya ingin mengajak mereka, bukan menugaskan, tapi mengajak mereka untuk lihat kekayaan ini, kita kelola kekayaan ini. Narasi menjadi penting dan ini harus dilakukan oleh generasi muda. Karena kalau narasi tidak dilakukan, maka objek-objek buatan itu jauh lebih mudah membuat narasi," ujarnya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak semata mendekati pariwisata dari sisi ekonomi. Menurutnya, jika orientasi dimulai dari keuntungan ekonomi, segala sesuatu akan ditata hanya untuk kepentingan itu, sementara keunikan yang sesungguhnya justru akan terkorbankan.


"Jangan fokus hanya pada masalah ekonomi. Ekonomi akan mengikuti kalau kita punya objek yang kuat untuk kita tampilkan," katanya.


Dalam forum yang sama, mahasiswa GAMAPI FISIPOL UGM turut menyuarakan kekhawatiran soal tergerusnya budaya lokal akibat tekanan wisata massal. Termasuk munculnya atraksi-atraksi kreasi yang hanya bertahan satu hingga dua tahun karena tidak berakar pada kearifan setempat, sebuah kekhawatiran yang diamini Samuel sebagai bagian dari persoalan yang harus segera dibenahi. 


Fakta bahwa pertemuan ini justru diminta langsung oleh mahasiswa, menurut Samuel, menjadi sinyal positif bahwa generasi muda sudah siap untuk ikut andil dalam pengembangan pariwisata Indonesia ke depan. (ndy/aha)

Berita terkait

Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar
Isu Lainnya
Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar
Samuel Wattimena Usulkan Branding Wisata Klaten dalam Kemasan Air Mineral
Industri dan Pembangunan
Samuel Wattimena Usulkan Branding Wisata Klaten dalam Kemasan Air Mineral
Dorong Perluasan Jangkauan Film Nasional, Samuel Wattimena Dukung Penguatan Distribusi Digital
Industri dan Pembangunan
Dorong Perluasan Jangkauan Film Nasional, Samuel Wattimena Dukung Penguatan Distribusi Digital
Tags:#Pariwisata
Sebelumnya

Komisi VIII Perjuangkan Honor Guru Honorer Madrasah Peroleh Insetif Rp1 Juta per Bulan

Selanjutnya

Uji Kepatutan Calon KI Pusat, Legislator Soroti Peran Platform Digital Dukung Keterbukaan Informasi Publik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(923)
  • Industri dan Pembangunan(3309)
  • Isu Lainnya(1021)
  • Kesejahteraan Rakyat(3315)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4041)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Imigrasi|SPMB|YTR|WNA|Optimalisasi Pendapatan Daerah|stunting|Anggaran|Pendidikan|Guru|Pariwisata|KUHP|HAM|RUU Sisdiknas
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 84%
Angin: 5 km/h