E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Isu Lainnya

Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar

Diterbitkan
Jumat, 20 Feb 2026 09.38 WIB
Bagikan:
Samuel Wattimena: UMKM Tak Cukup Dibina, Harus Dilindungi dan Diserap Pasar

Anggota Komisi VII DPR RI Samuel J.D. Wattimena sebelum mengikuti rapat paripurna di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026). Foto : Riga/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Samuel J.D. Wattimena menegaskan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak cukup hanya dibina dan diberikan pelatihan, tetapi juga harus dilindungi serta dipastikan produknya terserap pasar. Tanpa keberpihakan yang nyata, UMKM yang selama ini disebut sebagai tulang punggung ekonomi nasional hanya akan menjadi slogan.

Menurutnya, kreativitas dan kualitas produk UMKM Indonesia sejatinya tidak perlu diragukan. Dengan pendampingan kementerian dan berbagai program pembinaan, kualitas produk UMKM terus meningkat. Namun persoalan mendasar muncul setelah kualitas membaik, yakni soal penyerapan pasar.

“UMKM ini disebut tulang punggung. Tapi kalau tulang punggung ini tidak dipelihara, tidak diberi ruang, dan tidak diserap, percuma hanya bicara,” ujarnya kepada Parlementaria di Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Samuel menilai, tantangan semakin berat ketika UMKM harus berhadapan dengan produk impor yang secara harga lebih murah dan diproduksi secara massal. Dalam kondisi tersebut, jika dilepas sepenuhnya ke mekanisme pasar bebas, pelaku UMKM dalam negeri akan kesulitan bersaing.

“Secara harga mereka jauh di bawah, secara masifnya produksi kita kalah. Kalau dilepas begitu saja, UMKM kita berat,” tegas Legislator Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Karena itu, ia menekankan perlunya keberpihakan konkret dari negara dan masyarakat luas. Penyerapan produk UMKM tidak bisa hanya dibebankan kepada Kementerian UMKM maupun para pelaku usaha itu sendiri, melainkan harus menjadi tanggung jawab bersama.

Samuel juga menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung perlindungan pasar domestik, termasuk optimalisasi belanja pemerintah dan institusi negara untuk produk UMKM. “Yang paling utama adalah penyerapan. Kita punya banyak kementerian, wakil menteri, anggota DPR, dan jaringan konstituen. Ini semua sebenarnya adalah pasar,” katanya.

Ia menegaskan, jika UMKM benar-benar ingin dijadikan fondasi ekonomi nasional, maka kebijakan yang diambil harus mencerminkan perlindungan dan keberpihakan nyata, agar pelaku UMKM tidak hanya dibina, tetapi juga tumbuh dan bertahan dalam persaingan. •fa/aha

Berita terkait

Samuel J.D. Wattimena Soroti Lemahnya Koordinasi dan Keberpihakan terhadap UMKM Jawa Tengah
Industri dan Pembangunan
Samuel J.D. Wattimena Soroti Lemahnya Koordinasi dan Keberpihakan terhadap UMKM Jawa Tengah
Bandara El Tari Harus Jadi Etalase Wisata dan UMKM NTT
Kesejahteraan Rakyat
Bandara El Tari Harus Jadi Etalase Wisata dan UMKM NTT
Minta Maaf Tak Cukup, Pertamina Harus Ganti Kerugian Konsumen
Industri dan Pembangunan
Minta Maaf Tak Cukup, Pertamina Harus Ganti Kerugian Konsumen
Tags:#Paripurna#Seputar Parlemen
Sebelumnya

DPR Evaluasi Prolegnas, Sejumlah RUU Prioritas Disiapkan

Selanjutnya

Taufiq: Penanganan Kelompok Bersenjata Papua Harus Presisi dan Berimbang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(817)
  • Industri dan Pembangunan(3018)
  • Isu Lainnya(1006)
  • Kesejahteraan Rakyat(2935)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3647)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Haji|timwas haji|RUU Masyarakat Adat|Pendidikan|PPPK|Rapat Paripurna|Kesehatan|Judol|Hantavirus|energi|Judi Online|321 WNA
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 77%
Angin: 4 km/h