E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi XIII Desak Kemen Imipas Garap Program 'Out of the Box', Jangan Cuma 'Business as Usual'

Diterbitkan
Jumat, 12 Jun 2026 15.25 WIB
Bagikan:
Komisi XIII Desak Kemen Imipas Garap Program 'Out of the Box', Jangan Cuma 'Business as Usual'

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya. |Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya meminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) untuk tidak menyusun program kerja yang terkesan sekadar rutinitas atau business as usual. Ia menekankan perlunya langkah-langkah luar biasa dan terukur untuk menyelesaikan berbagai persoalan klasik di lembaga pemasyarakatan maupun keimigrasian.

 

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menyoroti bagaimana narasi mengenai kondisi lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kabar-kabar miring. Padahal, menurutnya, lingkungan lapas memiliki potensi sosiologis yang besar jika dikelola dengan pendekatan moral dan perilaku kolektif yang tepat, berkaca dari tren positif yang terjadi di luar negeri.

Lihat Juga :

Komisi XIII Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Stateless bagi Anak Perkawinan Campuran

Komisi XIII Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Stateless bagi Anak Perkawinan Campuran

Hampir Seluruh X-Ray Lapas di Sumsel Rusak, Komisi XIII Desak Kementerian Imipas Segera Bertindak

Hampir Seluruh X-Ray Lapas di Sumsel Rusak, Komisi XIII Desak Kementerian Imipas Segera Bertindak

 

"Kalau kita melihat ini kan narasinya kan rata-rata atau major narasi itu kan negatif atau gelap, gulita gitu. Padahal di Amerika hari ini secara tren penjaranya luar biasa Pak Menteri.Islam itu menjadi sebuah tren di semua penjara Amerika hari ini," ujar Willy Aditya.

 

Lebih lanjut, Willy memberikan catatan kritis mengenai penurunan performa sistem teknologi informasi di lapas. Ia mempertanyakan mengapa Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) yang pada masa lalu sudah berjalan secara real-time, kini justru mengalami kemunduran.

 

"Artinya ada sesuatu blank spot yang terjadi nih. Kenapa ini bisa terjadi? Dari hal yang sudah top markotop, ternyata jadi tidak real time. Dengan kemajuan teknologi informasi sekarang, apalagi kalau dulu hanya real time, hari ini kita bisa konekkan dengan semua CCTV hanya dengan satu dashboard. Itu no big deal lah. Jadi kami tentu meminta kita kerjasama," cecar Willy.

 

Willy mengingatkan agar manajemen Kemen Imipas tidak menggunakan gaya 'pemadam kebakaran' yang baru sibuk bergerak ketika ada masalah yang mencuat ke publik. Ia mendesak adanya program kerja konkret untuk mengatasi masalah over capacity, peredaran handphone, narkoba, hingga kebocoran PNBP akibat penyalahgunaan wewenang atau abuse of power.

 

"Ini programnya seperti business as usual saja.Tidak ada hal-hal yang yang out of the box untuk mengatasi kalau top over capacity itu bisa dengan skema restorative justice dan pidana sosial, apa kemudian skema yang kita tawarkan untuk handphone dan narkoba. Jadi termasuk juga tentang bukan hanya potensial loss, tapi beberapa PNBP negara yang loss dalam konteks imigrasi yang kemudian diselewengkan," paparnya.

 

Di akhir pandangannya, Ketua Komisi XIII DPR RI ini menegaskan bahwa seluruh mitra kerja Komisi XIII harus menjadi teladan dalam mendukung semangat efisiensi dan penghematan ruang fiskal yang ditekankan oleh Presiden. Oleh karena itu, Komisi XIII secara resmi belum dapat memberikan persetujuan terhadap usulan kenaikan anggaran yang diajukan oleh kementerian baru tersebut.

 

"Tentu usulan Pak Menteri untuk kenaikan anggaran, kita belum bisa setujui, Pak Menteri. Jadi kita sama-sama jadi teladan, semua Mitra Komisi XIII menjadi teladan untuk kemudian spirit Pak Presiden untuk efisiensi, apalagi untuk hal-hal yang sifatnya fisik, Pak Menteri, dan dukungan birokrasi, tadi yang disampaikan Bu Dewi. Kita sama-sama menunjukkan spirit Presiden yang begitu luar biasa, kita terjemahkan dalam kerangka operasional yang sama, satu tarikan nafas," pungkas Willy. (gal/um)

Berita terkait

Komisi XIII Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Stateless bagi Anak Perkawinan Campuran
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Desak Pemerintah Selesaikan Masalah Stateless bagi Anak Perkawinan Campuran
Hampir Seluruh X-Ray Lapas di Sumsel Rusak, Komisi XIII Desak Kementerian Imipas Segera Bertindak
Industri dan Pembangunan
Hampir Seluruh X-Ray Lapas di Sumsel Rusak, Komisi XIII Desak Kementerian Imipas Segera Bertindak
Komisi XIII Desak TPPO Jadi Fenomena Darurat Nasional
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Desak TPPO Jadi Fenomena Darurat Nasional
Tags:#Imigrasi
Sebelumnya

Komisi XI - Pemerintah Sepakati KEM-PPKF 2027

Selanjutnya

Sambut Tahun Baru Islam, Fauzan Khalid Tekankan Kepedulian Sosial di Begawe Beleq Lombok

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(878)
  • Industri dan Pembangunan(3208)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3219)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3909)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h