E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 69%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 69%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 69%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Nurhadi Dorong Pemutihan Tunggakan BPJS bagi Masyarakat Miskin

Diterbitkan
Kamis, 11 Jun 2026 15.15 WIB
Bagikan:
Nurhadi Dorong Pemutihan Tunggakan BPJS bagi Masyarakat Miskin

Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi. |Foto : Est/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti besarnya jumlah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berstatus tidak aktif. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa capaian kepesertaan BPJS Kesehatan yang hampir mencapai 99 persen penduduk belum sepenuhnya mencerminkan akses riil masyarakat terhadap layanan kesehatan.

 

Sorotan itu muncul setelah terungkap bahwa dari sekitar 284 juta peserta JKN yang terdaftar, hanya sekitar 229 juta peserta yang berstatus aktif. Dengan demikian, terdapat sekitar 55 juta peserta yang secara administratif tercatat sebagai peserta JKN, tetapi tidak dapat memanfaatkan hak layanan kesehatannya secara optimal.

Lihat Juga :

My Esti Harap Bansos Bagi Masyarakat Miskin Tak Sekadar Memberikan ‘Ikan’

My Esti Harap Bansos Bagi Masyarakat Miskin Tak Sekadar Memberikan ‘Ikan’

Nurhadi Dorong Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Maluku Utara

Nurhadi Dorong Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Maluku Utara

 

“Lalu apa gunanya kita membanggakan angka cakupan hampir 99 persen kalau puluhan juta rakyat masih berpotensi ditolak atau terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan,” kata Nurhadi dalam keterangannya kepada Parlementaria di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

 

Pernyataan tersebut juga disampaikan Nurhadi dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN), Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dan Direksi BPJS Kesehatan. Ia menilai BPJS Kesehatan selama ini terlalu berfokus pada pencapaian angka kepesertaan tanpa dibarengi upaya penyelesaian persoalan akses layanan yang dialami masyarakat.

 

Menurut Legislator Fraksi Partai NasDem itu, keberhasilan program JKN tidak cukup diukur dari jumlah peserta yang terdaftar. Yang lebih penting adalah memastikan peserta dapat menggunakan kartu BPJS Kesehatan saat membutuhkan layanan kesehatan tanpa hambatan administratif.

 

“Kita jangan terjebak pada angka-angka yang terlihat indah di atas kertas. Yang rakyat rasakan bukan jumlah peserta terdaftar, tetapi apakah ketika mereka sakit kartu BPJS-nya bisa digunakan atau tidak,” tegasnya.

 

 

Nurhadi juga menyoroti jutaan peserta yang menunggak iuran akibat keterbatasan ekonomi. Karena itu, ia mendesak pemerintah dan BPJS Kesehatan segera merealisasikan komitmen pemutihan tunggakan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan agar mereka dapat kembali memperoleh akses layanan kesehatan.

 

“Jangan sampai mereka dihukum dua kali, sudah miskin, ketika sakit masih tidak bisa berobat karena persoalan administrasi. Selama masih ada puluhan juta peserta tidak aktif, maka masih ada pekerjaan rumah besar yang belum dituntaskan BPJS Kesehatan,” pungkasnya. (ujm/um)

Berita terkait

My Esti Harap Bansos Bagi Masyarakat Miskin Tak Sekadar Memberikan ‘Ikan’
Kesejahteraan Rakyat
My Esti Harap Bansos Bagi Masyarakat Miskin Tak Sekadar Memberikan ‘Ikan’
Nurhadi Dorong Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Maluku Utara
Kesejahteraan Rakyat
Nurhadi Dorong Optimalisasi Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Maluku Utara
Tunggakan Iuran BPJS Akan Dihapus, Harapan Baru Bagi Keluarga Rentan Peroleh Akses Jaminan Kesehatan
Kesejahteraan Rakyat
Tunggakan Iuran BPJS Akan Dihapus, Harapan Baru Bagi Keluarga Rentan Peroleh Akses Jaminan Kesehatan
Tags:#layanan kesehatan#BPJS Kesehatan
Sebelumnya

RUU Masyarakat Adat Harus Jamin Ruang Hidup dan Lindungi dari Kriminalisasi

Selanjutnya

Pentingnya Pemutakhiran DTSEN Demi Wujudkan Sistem Data Nasional Terintegrasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(877)
  • Industri dan Pembangunan(3205)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3218)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3905)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 69%
Angin: 13 km/h