E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Budi Kanang: Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Diterbitkan
Kamis, 11 Jun 2026 15.56 WIB
Bagikan:
Budi Kanang: Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Anggota Komisi VI DPR RI Budi S Kanang saat Raker di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). |Foto : Arifman/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Budi S Kanang menilai kenaikan harga BBM non-subsidi di tengah pelemahan rupiah berpotensi menekan daya beli kelas menengah. Menurutnya, kelompok ini menjadi salah satu pihak yang paling rentan karena tidak mendapatkan perlindungan seperti subsidi atau operasi pasar yang umumnya menyasar masyarakat berpenghasilan rendah.


“Kelas menengah ini yang pasti berdampak. Kalau kelas menengah ke bawah masih ada subsidi, operasi pasar, dan lain sebagainya. Kelas menengah tidak mungkin mendapatkan itu,” ujar Kanang saat ditemui Parlementara di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).


Budi mengatakan, dampak pelemahan rupiah tidak bisa dipandang ringan. Ia menilai pergerakan kurs yang terus melemah dan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) telah menambah tekanan ekonomi rumah tangga, termasuk melalui kenaikan harga barang konsumsi sehari-hari.

Lihat Juga :

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik

Daya Beli Kelas Menengah Menurun Pemerintah Jangan Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif

Daya Beli Kelas Menengah Menurun Pemerintah Jangan Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif


“Dampak daripada dolar yang membumbung tinggi, IHSG yang merosot, ini juga menjadi beban rakyat. Kenyataannya akibat pelemahan rupiah, beberapa kebutuhan konsumsi harian masyarakat juga meningkat,” katanya.


Ia memperingatkan bahwa jika tekanan biaya hidup terus meningkat sementara perlindungan sosial tidak menjangkau kelompok menengah, maka sebagian masyarakat berisiko turun kelas secara ekonomi. “Kelas menengah ini akan banyak yang turun menjadi tidak mampu. Dan kalau sudah turun, naik lagi itu susah. Ini yang harus hati-hati,” tegas politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.


Menurut Budi, pemerintah perlu melihat persoalan ini secara lebih menyeluruh, tidak hanya dari sisi stabilitas makro, tetapi juga dari dampaknya terhadap kemampuan belanja rumah tangga. Ia menilai komunikasi kebijakan terkait penyesuaian harga BBM non-subsidi juga perlu diperbaiki agar DPR dan publik mendapatkan penjelasan yang memadai mengenai alasan dan konsekuensi kebijakan tersebut.


Budi menambahkan, pemerintah perlu menjaga agar tekanan biaya hidup tidak semakin menggerus konsumsi masyarakat. Menurutnya, konsumsi rumah tangga merupakan salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga perlindungan terhadap daya beli kelompok menengah perlu menjadi bagian dari strategi stabilisasi ekonomi ke depan.


“Kita harus menjaga agar daya beli tidak terus tergerus. Kalau konsumsi rumah tangga melemah, dampaknya akan menjalar ke banyak sektor,” pungkasnya. (fa/aha)

Berita terkait

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik
Industri dan Pembangunan
Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik
Daya Beli Kelas Menengah Menurun Pemerintah Jangan Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif
Ekonomi dan Keuangan
Daya Beli Kelas Menengah Menurun Pemerintah Jangan Keluarkan Kebijakan Kontraproduktif
Kenaikan Tarif PPN Jadi Ironi di Tengah Lesunya Daya Beli Masyarakat
Ekonomi dan Keuangan
Kenaikan Tarif PPN Jadi Ironi di Tengah Lesunya Daya Beli Masyarakat
Tags:#harga BBM#BBM#BBM Subsidi#Harga Pertamax Naik#BBM Non Subsidi#Pertalite#Pertamax
Sebelumnya

Legislator Minta Pemerintah Antisipasi Meluasnya Karhutla, Dorong Bantuan Warga Terdampak

Selanjutnya

Penangkapan Ikan Ilegal Harus Diatasi Pengawasan Ketat Kapal Modern

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(877)
  • Industri dan Pembangunan(3205)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3218)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3905)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Sebagian Cerah
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 63%
Angin: 14 km/h