E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|MBG|SPPG|Alutsista|TNI|BGN|Bakti Komdigi|Literasi Digital|Kepala BGN|RUU Statistik|Prabowo|RUU Polri
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 62%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|MBG|SPPG|Alutsista|TNI|BGN|Bakti Komdigi|Literasi Digital|Kepala BGN|RUU Statistik|Prabowo|RUU Polri
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 62%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|MBG|SPPG|Alutsista|TNI|BGN|Bakti Komdigi|Literasi Digital|Kepala BGN|RUU Statistik|Prabowo|RUU Polri
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 62%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Hadapi Perang Modern, Elita Budiati Perjuangkan Kebutuhan Anggaran Pusdikkav TNI AD

Diterbitkan
Rabu, 3 Jun 2026 16.25 WIB
Bagikan:
Hadapi Perang Modern, Elita Budiati Perjuangkan Kebutuhan Anggaran Pusdikkav TNI AD

Anggota Komisi I DPR RI, Elita Budiati, saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) TNI AD di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.|Foto: Aas/Karisma

PARLEMENTARIA, Bandung Barat – Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) TNI AD di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Selasa (02/06/2026). 

 

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi I DPR RI, Elita Budiati, menegaskan bahwa berbagai temuan akan menjadi bahan perjuangan di Parlemen guna memperkuat kesiapan pertahanan Indonesia menghadapi tantangan era global.

Lihat Juga :

Komisi I Dorong Penguatan Kavaleri TNI AD Hadapi Tantangan Pertahanan Modern

Komisi I Dorong Penguatan Kavaleri TNI AD Hadapi Tantangan Pertahanan Modern

Elita Budiati: TNI Tak Perlu Tunggu Surat Perintah Tangani Gangguan Keamanan

Elita Budiati: TNI Tak Perlu Tunggu Surat Perintah Tangani Gangguan Keamanan


Menurut Elita, kunjungan tersebut dilakukan untuk memahami dan mempelajari secara langsung kondisi Pusdikkav, termasuk berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung pendidikan dan pelatihan prajurit Kavaleri.


"Kita datang ke sini bukan untuk mencari kelemahan, tetapi untuk memahami dan mempelajari bagaimana kesiapan Pusdikkav menghadapi era global seperti sekarang. Apa yang menjadi temuan dan masukan di sini harus bisa kita perjuangkan nanti saat rapat dengan Kementerian Pertahanan, Panglima TNI, dan para Kepala Staf," ujar Elita kepada Parlementaria usai pertemuan.

 

Politisi Fraksi Partai Golkar ini menilai hasil kunjungan lapangan harus ditindaklanjuti dalam bentuk dukungan kebijakan maupun anggaran. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan oleh satuan di lapangan perlu menjadi perhatian dalam pembahasan pertahanan nasional di DPR RI.

 

Salah satu hal yang menjadi sorotan Komisi I DPR RI adalah masih terbatasnya penggunaan teknologi modern dalam sistem pendidikan dan pelatihan di Pusdikkav. Elita mengaku prihatin setelah mengetahui bahwa pelatihan masih banyak mengandalkan simulasi dan belum memanfaatkan drone maupun teknologi nirawak secara optimal.

 

"Kita sangat miris mendengar bahwa dalam pelatihan pendidikan itu kita masih tidak memakai drone, kita tidak memakai alat-alat yang serba nirawak karena semuanya berdasarkan simulasi. Ini agak riskan. Bagaimana kalau kita tiba-tiba diserang, apa yang harus kita siapkan," katanya.

 

Menurut Elita, perkembangan pola peperangan saat ini menuntut kesiapan sumber daya manusia dan teknologi yang lebih modern. Karena itu, peningkatan sarana pendidikan dan latihan dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak agar prajurit mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi militer.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di lingkungan Kavaleri. Elita menyebut pembentukan Batalyon Tempur (Yon TP) merupakan langkah penting, namun harus diimbangi dengan dukungan alutsista yang memadai.

 

Dalam pertemuan tersebut, Komisi I DPR RI menerima berbagai rekomendasi dari jajaran Kavaleri, termasuk kebutuhan pengadaan tank untuk mendukung kemampuan tempur satuan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberlanjutan program Tank Harimau, produk industri pertahanan nasional yang sebelumnya telah dikembangkan namun kontraknya saat ini tidak berlanjut.

"Minimal kalau kita tidak punya Tank Leopard, Tank Harimau itu harus ada. Jangan Tank Leopard kita tidak punya, Tank Harimau pun tidak ada. Apa yang menjadi kebanggaan kita sebagai bangsa yang besar ini," tegasnya.


Legislator Dapil Jawa Barat ini memastikan Komisi I DPR RI telah bersepakat untuk mendukung berbagai rekomendasi yang disampaikan oleh jajaran Kavaleri TNI AD. Dukungan tersebut akan dibawa dalam forum pembahasan bersama pemerintah guna memastikan kebutuhan strategis Pusdikkav mendapat perhatian yang memadai.

"Komisi I DPR RI sudah bersepakat akan mencoba mendukung apa yang menjadi temuan-temuan di Pusdikkav hari ini," tutupnya.

Melalui dukungan terhadap modernisasi sarana latihan, pemanfaatan teknologi drone dan sistem nirawak, serta penguatan alutsista nasional, Komisi I DPR RI berharap Pusdikkav semakin siap mencetak prajurit Kavaleri yang profesional dan mampu menjawab tantangan pertahanan di masa depan. (aas/rdn)

Berita terkait

Komisi I Dorong Penguatan Kavaleri TNI AD Hadapi Tantangan Pertahanan Modern
Politik dan Keamanan
Komisi I Dorong Penguatan Kavaleri TNI AD Hadapi Tantangan Pertahanan Modern
Elita Budiati: TNI Tak Perlu Tunggu Surat Perintah Tangani Gangguan Keamanan
Politik dan Keamanan
Elita Budiati: TNI Tak Perlu Tunggu Surat Perintah Tangani Gangguan Keamanan
Alokasi TNI AD Terbesar, Pagu Anggaran Indikatif Kemenhan 2025 Capai Rp155 Triliun
Politik dan Keamanan
Alokasi TNI AD Terbesar, Pagu Anggaran Indikatif Kemenhan 2025 Capai Rp155 Triliun
Tags:#Alutsista#TNI
Sebelumnya

LPJ Diterima, Plt Sekjen DPR RI Apresiasi Kinerja Pengurus Koperasi Pegawai Setjen DPR RI Periode 2022-2026

Selanjutnya

Komisi I Dorong Penguatan Kavaleri TNI AD Hadapi Tantangan Pertahanan Modern

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(855)
  • Industri dan Pembangunan(3117)
  • Isu Lainnya(1015)
  • Kesejahteraan Rakyat(3148)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3794)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|MBG|SPPG|Alutsista|TNI|BGN|Bakti Komdigi|Literasi Digital|Kepala BGN|RUU Statistik|Prabowo|RUU Polri
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 35°C
Lembab: 62%
Angin: 12 km/h