E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|BUMN|Overkapasitas Hotel Haji|Fisik Jemaah Haji|Obat Jemaah Haji|Petugas Haji|Pendidikan|WNI|Pariwisata|UMKM|sekolah|HIV/AIDS
Jakarta:
Hujan Deras
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|BUMN|Overkapasitas Hotel Haji|Fisik Jemaah Haji|Obat Jemaah Haji|Petugas Haji|Pendidikan|WNI|Pariwisata|UMKM|sekolah|HIV/AIDS
Jakarta:
Hujan Deras
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Subardi: BUMN Harus Ambil Peran Besar Demi Buka Akses Wisata Jogja

Diterbitkan
Minggu, 24 Mei 2026 14.16 WIB
Bagikan:
Subardi: BUMN Harus Ambil Peran Besar Demi Buka Akses Wisata Jogja

Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi, dalam agenda Kunjungan Kerja spesifik di Yogyakarta, DIY.|Foto: Nal/Karisma

PARLEMENTARIA, Yogyakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi meminta agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pariwisata dan transportasi bisa mengambil peran lebih besar di Yogyakarta. Pihaknya, secara lugas, mendorong adanya evaluasi serta sinergi yang kuat agar pelayanan transportasi dan pengelolaan objek wisata di Jogja bisa saling terhubung demi kenyamanan masyarakat.

 

“Apa yang dibahas adalah bagaimana menangani konsolidasi pada melakukan evaluasi berkaitan sinergitas mereka yang bermain ataupun berkecimpung di dalam objek pariwisata di Jogja. Sehingga betul-betul pelayanan pariwisata di Jogja itu bisa terintegrasi, tidak hanya sekedar BUMN, tapi juga pemerintah daerah, dengan masyarakat, dengan pelaku bisnis,” kata Subardi dalam agenda Kunjungan Kerja spesifik di Yogyakarta, DIY, Kamis (21/05/2026).

Lihat Juga :

Komisi VI Minta Sinergi BUMN Transportasi Diperkuat demi Aksesibilitas Wisata DIY

Komisi VI Minta Sinergi BUMN Transportasi Diperkuat demi Aksesibilitas Wisata DIY

Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan

Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan

 

Ia menjelaskan, potensi wisata di Jogja saat ini sangat melimpah, namun ketersediaan angkutan umum atau transportasi penunjang dari BUMN dinilai masih sangat minim. Salah satu contohnya di daerah Gunungkidul yang memiliki deretan pantai sepanjang 80 kilometer, namun baru tersentuh oleh satu armada DAMRI saja.

 

“Contoh, yang namanya Gunungkidul, pantainya 80 kilometer, yang diakses oleh Damri, hanya satu. Padahal ada berapa titik? Ratusan titik di sana. Ada wisata alam, ada wisata religius, ada wisata yang ada heritage, banyak banget. Tapi belum tersentuh (BUMN), yang menyentuh mereka swasta semua,” ujarnya.

 

Melihat kondisi di lapangan di mana sekitar 70 persen objek wisata justru dikelola secara mandiri oleh pihak swasta, Komisi VI DPR RI menegaskan bahwa BUMN transportasi harus bergerak cepat menjadi penggerak utama dalam menyediakan aksesbilitas yang mudah bagi wisatawan dari bandara ke lokasi wisata.

 

“Kalau semua BUMN pelaku ekonomi yang berhasil swasta ngapain penonton, ya nggak boleh. Untuk kemakmuran daerah, kemakmuran swasta yang dikembangkan, lah BUMN menjadi leader-nya lah,” ungkap Subardi.

 

Terakhir, hasil pantauan dan data masalah yang ditemukan selama di Jogja ini nantinya akan dijadikan modal penting bagi Komisi VI DPR RI untuk dibahas dalam rapat pengambilan kebijakan bersama jajaran kementerian terkait di Jakarta. “Tentunya nanti dibahas untuk mengambil kebijakan di rapat-rapat yang berada di Gedung DPR, di Komisi VI itu. Nah karena ini adalah bahan mereka di lapangan, kita bahas di sana kebijakan apa yang harus dilakukan,” pungkasnya. (NAL/um)

Berita terkait

Komisi VI Minta Sinergi BUMN Transportasi Diperkuat demi Aksesibilitas Wisata DIY
Industri dan Pembangunan
Komisi VI Minta Sinergi BUMN Transportasi Diperkuat demi Aksesibilitas Wisata DIY
Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan
Kesejahteraan Rakyat
Konsep Desa Wisata dan Wisata Pedesaan Harus Dibedakan Secara Jelas di RUU Kepariwisataan
Geopolitik Memanas, Aria Bima Tegaskan Peran Penting BUMN untuk Penguatan Ekspor
Industri dan Pembangunan
Geopolitik Memanas, Aria Bima Tegaskan Peran Penting BUMN untuk Penguatan Ekspor
Tags:#Pariwisata#BUMN#UMKM#Yogyakarta
Sebelumnya

Aspirasi Novita Hardini Perkuat Infrastruktur Budaya di Dongko Trenggalek

Selanjutnya

Timwas Haji Desak Cabut Izin KBIH Nakal, Soroti Praktik “Kapling Tenda” Jelang Wukuf

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(844)
  • Industri dan Pembangunan(3073)
  • Isu Lainnya(1008)
  • Kesejahteraan Rakyat(3046)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3725)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|BUMN|Overkapasitas Hotel Haji|Fisik Jemaah Haji|Obat Jemaah Haji|Petugas Haji|Pendidikan|WNI|Pariwisata|UMKM|sekolah|HIV/AIDS
Jakarta:
Hujan Deras
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 85%
Angin: 5 km/h