
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro dalam kunjungan kerja Komisi XI DPR RI ke PT INKA, Madiun, Jawa Timur.|Foto: Dhika/Mahendra
PARLEMENTARIA, Madiun – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fauzi Amro mendorong PT Industri Kereta Api (INKA) untuk terus memperluas ekspansi jangkauan pasar ekspor ke kancah global. Langkah strategis ini merujuk pada penjelasan perusahaan mengenai agenda pengiriman produk kereta api ke Selandia Baru, Australia serta kelanjutan target ekspor ke Bangladesh dan New Zealand yang sebelumnya sempat tertunda.
"Bangladesh, Selandia Baru, Australia, New Zealand, itu sudah percaya dengan produk-produk kita. Nah ini menurut kami dari komisi XI, harus kita tingkatkan dari tahun ke tahun," tegas Fauzi dalam kunjungan kerja ke PT INKA, Madiun, Jawa Timur (22/5/2026).
Lebih lanjut, Pimpinan Komisi XI itu menyoroti problematika modal kerja yang kerap menjadi hambatan dalam merespons pesanan dari luar negeri. Ia menilai persoalan finansial dan permodalan tersebut harus segera dibicarakan secara komprehensif, mengingat PT INKA berada di bawah naungan Danantara yang merupakan ruang lingkup pengawasan komisinya.
"Tinggal problematika bagaimana modal kerjanya. Nah modal kerjanya harus kita bicarakan. INKA bagian dari Danantara, Danantara adalah bagian dari Komisi XI," lanjutnya.
Terkait hal itu, dewan memastikan akan terus mengawal perumusan kebijakan yang tepat agar kapasitas produksi ekspor tidak terganggu oleh kendala administratif maupun aliran dana.
Kolaborasi yang solid dari berbagai pemangku kepentingan dinilai mutlak diperlukan demi memastikan kelancaran operasional dan memperkuat posisi industri manufaktur transportasi nasional di pasar dunia.
“Kami mendukung apa yang disampaikan oleh Pak Eko (jajaran manajemen PT INKA) tadi, mudah-mudahan ke depan Inka lebih bersinar lagi di macam-macam kacamata internasional," tutupnya. (dik/aha)