`Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsy saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta.|Foto: Oji/Mahendra
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi optimistis pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah situasi global yang penuh tantangan. Hal itu ia sebutkan usai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027.
“Kita mengapresiasi Presiden Prabowo yang secara langsung hadir di DPR untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi dan fiskal negara. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun komunikasi politik dan transparansi kepada rakyat melalui parlemen,” ujar Aboe Bakar kepada wartawan seusai Rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Meski demikian, menurutnya, target pertumbuhan ekonomi yang disampaikan pemerintah harus diikuti langkah konkret yang berpihak kepada masyarakat kecil. Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin dalam angka makro, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.
“Pertumbuhan ekonomi harus dirasakan rakyat. Jangan sampai angka makro terlihat baik, tetapi masyarakat masih kesulitan mendapatkan pekerjaan dan menghadapi tekanan biaya hidup,” tegasnya.
Politisi Fraksi PKS, ini menegaskan pemerintah perlu memberikan perhatian serius terhadap upaya menjaga daya beli masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mengendalikan harga kebutuhan pokok. Supaya kondisi ekonomi nasional tetap stabil dan berpihak kepada rakyat kecil.
Selain itu, Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan fiskal negara, khususnya terkait pengelolaan utang dan efektivitas belanja negara. Menurutnya, penggunaan anggaran negara harus dilakukan secara prudent, efisien, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kita mendukung pembangunan nasional, tetapi pengelolaan anggaran harus tetap prudent, efisien, dan tepat sasaran. Setiap rupiah APBN harus kembali kepada kepentingan rakyat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Habib Aboe turut meminta pemerintah memperkuat sektor pangan, energi, dan UMKM sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. “Ketahanan pangan, energi, dan penguatan UMKM harus menjadi prioritas. Ini penting agar ekonomi nasional memiliki pondasi yang kuat dan tidak terlalu rentan terhadap gejolak global,” jelas Aboe Bakar.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Fraksi PKS di DPR RI akan terus mengawal pembahasan RAPBN secara kritis dan konstruktif demi memastikan kebijakan fiskal pemerintah benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat dan keadilan sosial. (ayu/aha)