E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Pemerintah Diminta Jelaskan Kajian Akademik Program CNG

Diterbitkan
Kamis, 21 Mei 2026 16.31 WIB
Bagikan:
Pemerintah Diminta Jelaskan Kajian Akademik Program CNG

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII bersama Dirjen Migas Kementerian ESDM dan Kepala SKK Migas di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen.|Foto: Jaka/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wacana pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) mulai menjadi perhatian Komisi XII DPR RI. Pemerintah diminta memberikan penjelasan resmi dan komprehensif mengenai dasar akademik serta kesiapan implementasi program tersebut agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.


Hal itu disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII bersama Dirjen Migas Kementerian ESDM dan Kepala SKK Migas di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).


Menurut Syafruddin, hingga saat ini informasi mengenai pengembangan CNG justru lebih banyak beredar melalui media sosial dan pemberitaan media massa. Kondisi tersebut membuat masyarakat mempertanyakan arah kebijakan pemerintah, termasuk kesiapan teknis dan kajian akademiknya.

Lihat Juga :

Pemerintah Diminta Buat Program Konkret atasi PHK

Pemerintah Diminta Buat Program Konkret atasi PHK

DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat

DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat


“Saya ingin bertanya kepada Dirjen Migas berkaitan dengan wacana tentang CNG. Apakah CNG ini sudah memiliki kajian-kajian akademis atau belum? Karena jangan sampai soal CNG ini justru menimbulkan panic buying di masyarakat,” ujar Legislator Fraksi PKB itu.


Ia mengatakan, banyak masyarakat di daerah pemilihan yang mulai menanyakan perkembangan program tersebut kepada anggota DPR. Namun, menurutnya, Komisi XII sendiri belum memperoleh penjelasan resmi secara detail dari pemerintah terkait rencana implementasi kebijakan itu.


“Harusnya kalau ini benar adanya, tolong dijelaskan di forum yang memang menjadi salurannya. Karena tahunya kami ini lewat media dan media sosial,” katanya.


Syafruddin menilai, penjelasan resmi pemerintah sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan spekulasi. Terlebih, kebijakan energi memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan sektor industri.


Ia juga menekankan pentingnya kajian akademik yang matang sebelum sebuah kebijakan energi diterapkan secara luas. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa pengembangan CNG benar-benar memiliki dasar teknis, ekonomis, dan sosial yang kuat.


Selain soal CNG, dalam rapat tersebut Komisi XII juga membahas percepatan konstruksi infrastruktur penunjang hulu migas serta capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada sektor migas. DPR menilai, komunikasi kebijakan yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap agenda transisi dan penguatan energi nasional.


Politisi asal Dapil Kalimantan Timur ini menegaskan, Komisi XII akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan sektor energi agar seluruh program pemerintah berjalan transparan, terukur, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. (fa/aha)

Berita terkait

Pemerintah Diminta Buat Program Konkret atasi PHK
Isu Lainnya
Pemerintah Diminta Buat Program Konkret atasi PHK
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
Ekonomi dan Keuangan
DPR Dukung Semua Program Pemerintah Selama untuk Kesejahteraan Rakyat
Cucun Ahmad Syamsurijal Dukung Implementasi Satu Data BPS untuk Program Pemerintah Lebih Presisi
Industri dan Pembangunan
Cucun Ahmad Syamsurijal Dukung Implementasi Satu Data BPS untuk Program Pemerintah Lebih Presisi
Tags:#CNG
Sebelumnya

Komisi IV Desak Pemerintah Tambah Anggaran Kehutanan, Pulihkan Hutan Daerah Bencana

Selanjutnya

KPPRI Siapkan Agenda Advokasi Kebijakan Perempuan dan Anak

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(842)
  • Industri dan Pembangunan(3065)
  • Isu Lainnya(1008)
  • Kesejahteraan Rakyat(3028)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3713)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h