E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Diplomasi|Polri|Anggaran|RUU Statistik|Haji|Transportasi|PHK|Infrastruktur|Lapas|RUU SDI|HUT Ke-80 Bhayangkara|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Diplomasi|Polri|Anggaran|RUU Statistik|Haji|Transportasi|PHK|Infrastruktur|Lapas|RUU SDI|HUT Ke-80 Bhayangkara|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Diplomasi|Polri|Anggaran|RUU Statistik|Haji|Transportasi|PHK|Infrastruktur|Lapas|RUU SDI|HUT Ke-80 Bhayangkara|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan: KUR Harus Mampu Jangkau UMKM Nonbankable

Diterbitkan
Kamis, 21 Mei 2026 17.05 WIB
Bagikan:
I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan: KUR Harus Mampu Jangkau UMKM Nonbankable

Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan saat mengikuti agenda agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Lombok.| Foto: Saum/Septamares

PARLEMENTARIA, Lombok - Anggota Komisi VI DPR RI I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan menilai penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih belum optimal menjangkau pelaku usaha mikro yang belum memenuhi persyaratan administrasi perbankan atau nonbankable. Hal itu disampaikannya usai mengikuti agenda agenda Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Lombok, NTB, Kamis (21/5/2026).

 

Pasalnya, ada sejumlah indikator penting dalam menilai keberhasilan program KUR, mulai dari kemampuan UMKM naik kelas, penguatan sektor produktif, hingga efektivitas penyaluran kredit kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sebab itu, ia menekankan kelompok pelaku usaha nonbankable seharusnya menjadi perhatian utama dalam program KUR. 

Lihat Juga :

BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM

BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM

Program KUR Harus Lebih Ramah terhadap UMKM, Jangan Mau Kalah dengan Pinjol

Program KUR Harus Lebih Ramah terhadap UMKM, Jangan Mau Kalah dengan Pinjol

 

Perlu diketahui, kelompok tersebut umumnya memiliki usaha dan arus kas yang berjalan baik, tetapi belum memenuhi syarat administrasi perbankan sehingga kesulitan memperoleh akses pembiayaan formal. “Kadang-kadang mereka sulit mendapatkan kredit akhirnya lari ke pinjaman online,” ucap Kelakan kepada Parlementaria. 

 

Apalagi, menurutnya, kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena pelaku usaha kecil yang tidak mendapatkan akses pembiayaan formal berpotensi terjebak pinjaman berbunga tinggi yang justru membebani usaha mereka. Di sisi lain, ia juga menyoroti rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) KUR yang disebut berada di bawah 3 persen.

 

Angka tersebut, nilainya, perlu dievaluasi lebih mendalam untuk memastikan rendahnya NPL bukan disebabkan perbankan terlalu selektif memilih debitur. “Perlu dicek dulu non-performing loan itu akibat apa. Apakah bank sangat selektif yang dikasih kredit itu orang yang memang sangat bankable,” ujarnya.

 

Ia pun menerangkan apabila penyaluran KUR hanya diberikan kepada pelaku usaha yang sudah benar-benar bankable, maka tujuan utama program untuk membantu masyarakat kecil berisiko tidak tercapai secara optimal. Oleh karena itu, terangnya, ia meminta bank penyalur KUR lebih berani memperluas akses pembiayaan kepada UMKM yang membutuhkan, termasuk pelaku usaha yang belum sepenuhnya memenuhi standar administrasi perbankan tetapi memiliki prospek usaha yang baik.

 

Secara tegas, ia mengingatkan bahwa bank milik negara tidak hanya berfungsi mencari keuntungan, tetapi juga menjalankan tugas penugasan negara untuk memperkuat ekonomi masyarakat kecil. “Bank penyalur kredit ke UMKM ini harus menjalani tugas penugasan negara jadi tidak semata untuk mencari aman,” tuturnya.

 

Terakhir, selain akses pembiayaan, Kelakan berharap agar penyaluran KUR perlu lebih diarahkan ke sektor-sektor produktif yang belum banyak tersentuh, termasuk ekonomi kreatif, agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha nasional. (um)

Berita terkait

BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM
Ekonomi dan Keuangan
BAKN: Optimalisasi Penyaluran KUR Harus Libatkan Asosiasi UMKM
Program KUR Harus Lebih Ramah terhadap UMKM, Jangan Mau Kalah dengan Pinjol
Ekonomi dan Keuangan
Program KUR Harus Lebih Ramah terhadap UMKM, Jangan Mau Kalah dengan Pinjol
Dukungan Himbara untuk Penyaluran KUR bagi UMKM di Jawa Timur Harus Diperkuat
Ekonomi dan Keuangan
Dukungan Himbara untuk Penyaluran KUR bagi UMKM di Jawa Timur Harus Diperkuat
Tags:#RUU Satu Data#BUMN#UMKM#KUR#Danantara
Sebelumnya

Kawendra Lukistian: Perbankan Perlu Jangkau KUR Ekraf, IP Bisa Jadi Agunan Masa Depan

Selanjutnya

Timwas Haji DPR Soroti Distribusi Obat dan Penguatan Layanan Kesehatan Jemaah di Makkah

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(972)
  • Industri dan Pembangunan(3421)
  • Isu Lainnya(1027)
  • Kesejahteraan Rakyat(3408)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4168)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
UMKM|Diplomasi|Polri|Anggaran|RUU Statistik|Haji|Transportasi|PHK|Infrastruktur|Lapas|RUU SDI|HUT Ke-80 Bhayangkara|Sensus Ekonomi
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 78%
Angin: 4 km/h