E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|PKH|Guru|MBG|Aspirasi|TKD|PPPK|Perempuan|Transportasi|hutan|APBN|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 79%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|PKH|Guru|MBG|Aspirasi|TKD|PPPK|Perempuan|Transportasi|hutan|APBN|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 79%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|PKH|Guru|MBG|Aspirasi|TKD|PPPK|Perempuan|Transportasi|hutan|APBN|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 79%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Slamet Wanti-Wanti Kaji Kerja Sama Kadin-Cina Supaya Tidak Lemahkan Peternak Lokal

Diterbitkan
Minggu, 10 Mei 2026 14.46 WIB
Bagikan:
Slamet Wanti-Wanti Kaji Kerja Sama Kadin-Cina Supaya Tidak Lemahkan Peternak Lokal

Anggota Komisi IV DPR RI Slamet. |Foto: Oji/Mahen

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Slamet menyoroti rencana kerja sama antara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dengan sejumlah perusahaan asal China dalam pengembangan hilirisasi industri unggas untuk mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, langkah tersebut perlu dikaji secara hati-hati agar tidak justru melemahkan posisi peternak rakyat dalam negeri.

 

“Program MBG seharusnya menjadi momentum kebangkitan peternak lokal, bukan malah membuka ruang ketergantungan baru terhadap pihak luar. Indonesia memiliki kapasitas produksi telur dan ayam yang besar. Yang perlu diperkuat adalah tata kelola, distribusi, serta keberpihakan terhadap peternak rakyat,” ujar Slamet dalam rilis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Lihat Juga :

Bahas RUU Ketenagakerjaan, Gamal Wanti-Wanti Fenomena Kualitas Kerja yang Menurun

Bahas RUU Ketenagakerjaan, Gamal Wanti-Wanti Fenomena Kualitas Kerja yang Menurun

Pinjol untuk Bayar UKT Tidak Pantas, Seharusnya Bisa Kerja Sama dengan Himbara

Pinjol untuk Bayar UKT Tidak Pantas, Seharusnya Bisa Kerja Sama dengan Himbara

 

Ia menilai, ketika harga telur di tingkat peternak sedang mengalami tekanan akibat lemahnya serapan pasar dan tingginya biaya produksi, masuknya investasi atau skema industri yang terlalu dominan dari luar negeri justru berpotensi mempersempit ruang usaha peternak mandiri dan UMKM peternakan di daerah. Apalagi, menurutnya, kebutuhan protein hewani untuk program MBG seharusnya dapat dipenuhi melalui penguatan kapasitas produksi nasional. 

 

Pemerintah dinilai perlu fokus pada pembinaan peternak rakyat, penguatan koperasi peternak, serta stabilisasi faktor produksi seperti harga pakan yang selama ini menjadi beban utama usaha peternakan unggas. “Masalah utama peternak hari ini bukan kemampuan produksi, tetapi biaya produksi yang tinggi dan pasar yang belum stabil. Karena itu, solusi yang dibutuhkan adalah penguatan peternak lokal, bukan membuka kompetisi yang semakin berat bagi mereka,” katanya.

 

Ia menjelaskan, komponen pakan mencapai sebagian besar biaya produksi peternakan unggas. Oleh sebab itu, jelasnya, pemerintah perlu memperkuat kebijakan produksi jagung nasional, pengembangan bahan baku pakan alternatif berbasis lokal, serta penguatan cadangan bahan baku pakan untuk menjaga kestabilan harga.

 

Selain itu, Slamet juga mendorong agar program MBG benar-benar terintegrasi dengan rantai pasok peternak lokal di berbagai daerah. Menurutnya, penyerapan telur dan ayam dari koperasi maupun kelompok peternak rakyat akan memberikan dampak ekonomi yang jauh lebih besar terhadap penguatan ekonomi nasional.

 

Dalam kesempatan tersebut, Slamet menyampaikan bahwa penguatan perlindungan peternak lokal akan menjadi salah satu perhatian penting dalam pembahasan revisi Undang-Undang Peternakan dan Kesehatan Hewan (UU PKH). Maka dari itu, ia mengingatkan regulasi ke depan harus memberikan keberpihakan yang lebih kuat terhadap peternak rakyat di tengah persaingan industri yang semakin besar.

 

“Kita ingin revisi UU PKH benar-benar menghadirkan perlindungan dan penguatan peternak lokal, mulai dari aspek pembiayaan, stabilisasi harga, perlindungan usaha rakyat, hingga prioritas keterlibatan peternak domestik dalam program strategis nasional seperti MBG,” tegasnya. (hal/um)

Berita terkait

Bahas RUU Ketenagakerjaan, Gamal Wanti-Wanti Fenomena Kualitas Kerja yang Menurun
Kesejahteraan Rakyat
Bahas RUU Ketenagakerjaan, Gamal Wanti-Wanti Fenomena Kualitas Kerja yang Menurun
Pinjol untuk Bayar UKT Tidak Pantas, Seharusnya Bisa Kerja Sama dengan Himbara
Kesejahteraan Rakyat
Pinjol untuk Bayar UKT Tidak Pantas, Seharusnya Bisa Kerja Sama dengan Himbara
Kaji Ulang Pendanaan PTNBH Kerja Sama dengan Pinjol untuk Bayar Kuliah
Kesejahteraan Rakyat
Kaji Ulang Pendanaan PTNBH Kerja Sama dengan Pinjol untuk Bayar Kuliah
Tags:#MBG#ternak
Sebelumnya

Komisi XI Dorong One Map Policy dan Penguatan Pengawasan Keuangan Daerah

Selanjutnya

Maruli Siahaan: Penegakan Hukum Wajib Junjung HAM dalam Dugaan Pemukulan Terdakwa Kasus Indramayu

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(813)
  • Industri dan Pembangunan(3007)
  • Isu Lainnya(1004)
  • Kesejahteraan Rakyat(2904)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3619)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Reses|Pendidikan|PKH|Guru|MBG|Aspirasi|TKD|PPPK|Perempuan|Transportasi|hutan|APBN|Ekonomi
Jakarta:
Sebagian Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 79%
Angin: 3 km/h