E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Krisis Kapasitas Lapas, Biyas Layar Minta Optimalisasi Aturan KUHP-KUHAP Baru

Diterbitkan
Jumat, 24 Apr 2026 15.00 WIB
Bagikan:
Krisis Kapasitas Lapas, Biyas Layar Minta Optimalisasi Aturan KUHP-KUHAP Baru

Anggota Komisi XIII DPR RI Biyas Layar, saat mengikuti kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI ke Manado, Sulawesi Utara.|Foto: Ysm/Karisma

PARLEMENTARIA, Manado - Anggota Komisi XIII DPR RI Biyas Layar menyoroti persoalan overkapasitas lembaga pemasyarakatan (lapas) yang hingga kini masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Temuan tersebut kembali mengemuka saat kunjungan kerja Komisi XIII di Sulawesi Utara, yang memperlihatkan data kondisi hunian warga binaan jauh melampaui kapasitas ideal.

 

Menurutnya, permasalahan overkapasitas tidak hanya berdampak pada meningkatnya beban anggaran negara, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap pemenuhan hak asasi manusia (HAM) para narapidana. Dalam sejumlah lapas yang dikunjungi, ia menemukan kondisi yang memprihatinkan, di mana warga binaan harus hidup dalam ruang terbatas yang tidak layak.

Lihat Juga :

Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat

Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat

KUHP-KUHAP Baru Tekankan Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Bandar dan Kartel Diberantas

KUHP-KUHAP Baru Tekankan Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Bandar dan Kartel Diberantas

 

“Setiap kami melakukan kunjungan ke daerah, hampir seluruh wilayah menghadapi persoalan overcapacity. Dampaknya, kita tidak bisa menjamin penegakan HAM secara layak. Bahkan ada warga binaan yang tidak bisa berbaring karena ruang yang terlalu padat,” ujar Biyas usai mengikuti kunjungan kerja reses Komisi XIII DPR RI ke Manado, Sulawesi Utara, Rabu (23/4/2026).

 

Ia menekankan bahwa pemerintah sejatinya telah memiliki instrumen hukum untuk mengatasi persoalan tersebut, terutama melalui pembaruan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Regulasi tersebut membuka ruang optimalisasi kebijakan asimilasi, termasuk pemberian pembebasan bersyarat (PB) dan cuti bersyarat (CB) bagi narapidana yang telah memenuhi persyaratan.

 

Menurut Biyas, implementasi kebijakan tersebut harus dilakukan secara konsisten dan terukur sebagai langkah konkret menekan angka hunian lapas. “Kalau sudah memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat atau cuti bersyarat, maka harus segera dilaksanakan. Bahkan dengan aturan baru, jika masa hukuman sudah terpenuhi, warga binaan bisa dikeluarkan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

 

Ia menilai, pendekatan berbasis regulasi ini menjadi solusi paling realistis dalam jangka pendek, sembari pemerintah melakukan pembenahan sistem pemasyarakatan secara menyeluruh. Tanpa langkah konkret, kondisi overkapasitas dikhawatirkan akan terus memburuk dan menggerus prinsip dasar pemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.

 

“Overcapacity ini bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut martabat manusia. Jika satu ruangan hanya layak untuk enam orang, tidak bisa dipaksakan diisi hingga 20 orang. Ini sudah jauh dari standar yang seharusnya,” tegasnya.

 

Berdasarkan hasil peninjauan di Sulawesi Utara, ia mengungkapkan bahwa mayoritas lapas di wilayah tersebut telah mengalami kelebihan kapasitas. Oleh karena itu, ia mendorong jajaran terkait untuk segera mengambil langkah strategis, sejalan dengan amanat undang-undang serta arahan pemerintah pusat.

 

“Kondisi ini membutuhkan respons cepat dan terukur. Instrumen hukumnya sudah ada, tinggal bagaimana pelaksanaannya di lapangan bisa berjalan optimal. Ini penting agar persoalan overkapasitas tidak terus berulang,” pungkasnya. (Ysm/um)

Berita terkait

Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat
Politik dan Keamanan
Legislator Tekankan KUHP dan KUHAP Baru Butuh Aturan Teknis yang Cepat
KUHP-KUHAP Baru Tekankan Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Bandar dan Kartel Diberantas
Politik dan Keamanan
KUHP-KUHAP Baru Tekankan Pengguna Narkoba Direhabilitasi, Bandar dan Kartel Diberantas
NTT Jadi Daerah Perbatasan, Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru Harus Diperhatikan
Politik dan Keamanan
NTT Jadi Daerah Perbatasan, Pemberlakuan KUHP dan KUHAP Baru Harus Diperhatikan
Tags:#KUHAP#KUHP#Reses
Sebelumnya

Komisi X Dorong Kemudahan Sertifikasi Dosen PTS di NTT

Selanjutnya

Filosofi Kuat Budaya Tanah Batak, Cara Warga Menjaga Tanah Sendiri dari Arus Komersialisasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(868)
  • Industri dan Pembangunan(3161)
  • Isu Lainnya(1017)
  • Kesejahteraan Rakyat(3186)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3855)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|RUU Polri|Haji|timwas haji|Film|MBG|Rupiah|BGN|RUU Kehutanan|APBN|Animasi|Game|Mahasiswa Baru
Jakarta:
Sebagian Cerah
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 72%
Angin: 4 km/h