E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|AIPA Caucus 2026|Pajak|TNI|Anggaran|Penegakan Hukum|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ|Sentralitas ASEAN|Sekolah Negeri
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|AIPA Caucus 2026|Pajak|TNI|Anggaran|Penegakan Hukum|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ|Sentralitas ASEAN|Sekolah Negeri
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|AIPA Caucus 2026|Pajak|TNI|Anggaran|Penegakan Hukum|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ|Sentralitas ASEAN|Sekolah Negeri
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Pansus RUU HPI Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas

Diterbitkan
Selasa, 21 Apr 2026 11.27 WIB
Bagikan:
Pansus RUU HPI Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas

Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Hukum Perdata Internasional (HPI) DPR RI, Andreas Hugo Pareira mengikuti kunjungan kerja Pansus Hukum Perdata Internasioanal ke Bandung, Jawa Barat.|Foto: Yasmin/Mahendra

PARLEMENTARIA, Bandung — Anggota Panitia Khusus (Pansus) RUU Hukum Perdata Internasional (HPI) DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa kepentingan nasional harus menjadi pijakan utama dalam penyusunan RUU HPI. Apalagi di tengah kondisi kompleksitas hubungan hukum lintas negara saat ini.

 

Untuk itu, Pansus RUU HPI melakukan kunjungan kerja ke Bandung untuk menyerap berbagai masukan dari publik. Kunjungan ini melibatkan dialog dengan akademisi, hakim, pelaku usaha, dinas sosial, serta berbagai kelompok masyarakat.

Lihat Juga :

Pansus DPR Dorong RUU HPI Respons Perkembangan Transaksi dan Dokumen Elektronik

Pansus DPR Dorong RUU HPI Respons Perkembangan Transaksi dan Dokumen Elektronik

Pansus RUU HPI Tekankan Perlindungan Hukum bagi Pengusaha Lokal dari Praktik Curang Mitra Asing

Pansus RUU HPI Tekankan Perlindungan Hukum bagi Pengusaha Lokal dari Praktik Curang Mitra Asing

 

Ia mengakui, banyak masukan yang diterima bersifat konstruktif sekaligus menantang bagi proses penyusunan regulasi. “Banyak hal yang menurut kami menarik, tapi sekaligus juga tantangan untuk pembuatan hukum perdata internasional ini, termasuk nanti dalam pelaksanaannya. Karena harus diakui, hukum perdata internasional ini cukup komplikatif, cukup rumit,” ujar Andreas mengikuti kunjungan kerja Pansus Hukum Perdata Internasioanal ke Bandung, Jawa Barat, Senin (20/4/2026).

 

Menurut Andreas, RUU HPI tidak dimaksudkan sebagai aturan yang terlalu rinci, melainkan sebagai payung atau koridor hukum. “Bagaimana diatur sehingga dia hanya menjadi payung, koridor untuk pemberlakuan hukum-hukum, baik di dalam negeri maupun ketika berkaitan dengan pihak luar, baik personal, korporasi, maupun antarnegara,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa pengaturan tersebut tidak harus terlalu detail, namun cukup memberikan arah yang jelas. “Kalau dibilang harus mengatur secara detail mungkin tidak perlu, tetapi menjadi payung untuk hukum-hukum yang akan kita berlakukan, baik dalam kerja sama multilateral maupun bilateral,” ujarnya.

 

Dalam diskusi bersama para ahli, Pansus juga menyoroti berbagai kasus konkret di masyarakat, termasuk persoalan perkawinan campuran dan pewarisan lintas negara yang kerap menimbulkan ketidakpastian hukum.

 

Andreas mencontohkan situasi ketika warga negara Indonesia menikah dengan warga negara asing, kemudian anak memilih kewarganegaraan asing dan menjadi ahli waris tunggal atas harta di Indonesia. “Nah bagaimana penyelesaian dari kasus seperti ini? Ini yang membutuhkan payung hukum perdata internasional,” katanya.

 

Ia menjelaskan bahwa dalam konteks tersebut terdapat konsep choice of law atau pilihan hukum. “Apakah nanti memilih hukum Indonesia atau hukum negara lain, misalnya hukum Jerman. Atau juga choice of forum, forum di mana proses keadilan itu berlangsung,” tambahnya.

 

Di tengah kompleksitas tersebut, Andreas menegaskan bahwa arah kebijakan tetap harus jelas. “Dalam persilangan kepentingan, tentu kepentingan nasional yang diutamakan, terutama untuk melindungi warga negara dan kepentingan hukum Indonesia,” tegasnya.

 

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga prinsip keadilan agar sistem hukum Indonesia tetap dihormati. “Kita melindungi kepentingan nasional kita, kita melindungi warga negara kita, tetapi ini juga harus diberlakukan secara adil sehingga orang menghormati hukum dan keadilan yang ada di Indonesia,” pungkasnya. (ysm/aha)

Berita terkait

Pansus DPR Dorong RUU HPI Respons Perkembangan Transaksi dan Dokumen Elektronik
Politik dan Keamanan
Pansus DPR Dorong RUU HPI Respons Perkembangan Transaksi dan Dokumen Elektronik
Pansus RUU HPI Tekankan Perlindungan Hukum bagi Pengusaha Lokal dari Praktik Curang Mitra Asing
Politik dan Keamanan
Pansus RUU HPI Tekankan Perlindungan Hukum bagi Pengusaha Lokal dari Praktik Curang Mitra Asing
Serap Masukan di USU, Pansus RUU HPI Soroti Kepastian Hukum bagi WNI Beraktivitas Lintas Negara
Politik dan Keamanan
Serap Masukan di USU, Pansus RUU HPI Soroti Kepastian Hukum bagi WNI Beraktivitas Lintas Negara
Tags:#RUU HPI
Sebelumnya

Ketentuan PRT di Bawah Usia 18 Tahun Sudah Menikah Diatur dalam Aturan Peralihan

Selanjutnya

MBG Angin Segar untuk Petani & UMKM Lokal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1033)
  • Industri dan Pembangunan(3595)
  • Isu Lainnya(1035)
  • Kesejahteraan Rakyat(3585)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4398)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Paripurna|AIPA Caucus 2026|Pajak|TNI|Anggaran|Penegakan Hukum|sekolah|geopolitik|AIPA|Hari Anak Nasional|RUU LLAJ|Sentralitas ASEAN|Sekolah Negeri
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 60%
Angin: 15 km/h