E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Hukum Perdata Internasional|RUU Satu Data|Pariwisata|RUU Migas|aspirasi|RUU PSDK|Haji|RUU PDSK|peternakan|program prioritas|Anggaran|Pendidikan|Dana Otsus Aceh
Jakarta:
Badai Petir
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Hukum Perdata Internasional|RUU Satu Data|Pariwisata|RUU Migas|aspirasi|RUU PSDK|Haji|RUU PDSK|peternakan|program prioritas|Anggaran|Pendidikan|Dana Otsus Aceh
Jakarta:
Badai Petir
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Hukum Perdata Internasional|RUU Satu Data|Pariwisata|RUU Migas|aspirasi|RUU PSDK|Haji|RUU PDSK|peternakan|program prioritas|Anggaran|Pendidikan|Dana Otsus Aceh
Jakarta:
Badai Petir
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi IV Himpun Masukan Akademik untuk Reformasi Sektor Peternakan Nasional

Diterbitkan
Selasa, 14 Apr 2026 17.34 WIB
Bagikan:
Komisi IV Himpun Masukan Akademik untuk Reformasi Sektor Peternakan Nasional

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang Undang-Undang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan merupakan langkah krusial untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor produk protein hewani.

 

“280 juta rakyat Indonesia, tapi kebutuhan daging dan susu masih bergantung impor. Ini tidak bisa terus terjadi,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026).

Lihat Juga :

Komisi IV Serap Masukan Akademisi untuk Pengelolaan Hutan yang Lebih Berkeadilan

Komisi IV Serap Masukan Akademisi untuk Pengelolaan Hutan yang Lebih Berkeadilan

Komisi IV Dukung Penguatan Sektor Peternakan Sapi Perah di Boyolali

Komisi IV Dukung Penguatan Sektor Peternakan Sapi Perah di Boyolali

 

Ia menekankan bahwa persoalan peternakan tidak semata terletak pada jumlah populasi ternak, melainkan juga menyangkut aspek fundamental di sektor hulu, seperti ketersediaan pakan dan lahan yang hingga kini dinilai belum optimal.

 

“Masalahnya bukan hanya ternaknya, tapi juga pakannya. Ketersediaan lahan dan pakan harus benar-benar diperhitungkan,” tegas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

 

Lebih lanjut, Komisi IV memandang revisi Undang-Undang tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai instrumen strategis untuk mendorong transformasi industri peternakan nasional agar lebih terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan. Langkah ini juga dinilai penting dalam mendukung target swasembada pangan, khususnya pemenuhan kebutuhan daging dalam negeri.

 

“Revisi ini penting untuk mengubah arah industri peternakan kita ke depan. Ini yang sangat dibutuhkan,” pungkasnya.

 

Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi kebijakan sektor peternakan nasional secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

 

Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Pengurus Besar Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI), Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI), Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (ISMAPETI), serta Badan Keahlian Teknik Peternakan Persatuan Insinyur Indonesia (BKT Peternakan PII). 

 

Kehadiran berbagai elemen ini diharapkan mampu memperkaya substansi revisi regulasi melalui pendekatan ilmiah dan praktik lapangan.

 

Sejumlah narasumber menyampaikan pandangan akademik dan rekomendasi strategis, yang menitikberatkan pada penguatan sistem kesehatan hewan, peningkatan produktivitas peternakan nasional, serta perlindungan terhadap peternak lokal di tengah tekanan global. Komisi IV menilai, masukan tersebut menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap dinamika sektor peternakan. (ssb/rdn)

Berita terkait

Komisi IV Serap Masukan Akademisi untuk Pengelolaan Hutan yang Lebih Berkeadilan
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Serap Masukan Akademisi untuk Pengelolaan Hutan yang Lebih Berkeadilan
Komisi IV Dukung Penguatan Sektor Peternakan Sapi Perah di Boyolali
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Dukung Penguatan Sektor Peternakan Sapi Perah di Boyolali
Komisi IV Jaring Masukan Akademisi UGM untuk Revisi UU Kehutanan
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Jaring Masukan Akademisi UGM untuk Revisi UU Kehutanan
Tags:#peternakan
Sebelumnya

Marak Pinjam Nama oleh WNA di Bali, RUU HPI Diminta Perkuat Peran Notaris

Selanjutnya

Keberpihakan terhadap Peternak Lokal Jadi Tulang Punggung Industri Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(779)
  • Industri dan Pembangunan(2855)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2711)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3427)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Hukum Perdata Internasional|RUU Satu Data|Pariwisata|RUU Migas|aspirasi|RUU PSDK|Haji|RUU PDSK|peternakan|program prioritas|Anggaran|Pendidikan|Dana Otsus Aceh
Jakarta:
Badai Petir
28°C
Terasa: 34°C
Lembab: 83%
Angin: 5 km/h