E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Solusi Konkret Komisi V DPR RI Usai Tinjau Tiga Titik Bencana di Sumatra Barat, Apa Saja?

Diterbitkan
Selasa, 16 Des 2025 10.33 WIB
Bagikan:
Solusi Konkret Komisi V DPR RI Usai Tinjau Tiga Titik Bencana di Sumatra Barat, Apa Saja?

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI Ridwan Bae bersama tim saat meninjau lokasi terdampak bencana alam di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (10/12/2025). Foto: Tari/vel.

PARLEMENTARIA, Padang Pariaman – Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Provinsi Sumatera Barat untuk melihat langsung dampak bencana alam yang terjadi pada 27 November 2025 silam. Sumatera Barat merupakan satu dari tiga provinsi yang terdampak paling parah akibat fenomena siklon tropis yang memicu banjir besar dan kerusakan infrastruktur.

Melalui kunjungan ini, Komisi V menegaskan komitmennya untuk mendorong langkah-langkah penanganan dan pemulihan yang lebih cepat dan terarah. Dalam kunjungan tersebut, Tim Komisi V didampingi Wakil Menteri Pekerjaan Umum meninjau tiga titik paling kritis, yakni Bantaran Sungai Batang Kuranji, Jalan Lintas Lembah Anai, serta Jembatan Andurian di Kayu Tanam.

Ketiga lokasi ini diketahui mengalami kerusakan parah akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Kondisi infrastruktur yang rusak menjadi perhatian utama karena berpotensi menghambat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Setelah melakukan pengecekan lapangan, Komisi V DPR RI melanjutkan agenda dengan menggelar pertemuan bersama Gubernur Sumatera Barat, Wali Kota Padang, Bupati Padang Pariaman, serta beberapa pihak dari mitra kerja kementerian terkait. Pertemuan ini bertujuan merumuskan langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana serupa di masa mendatang.

Komisi V DPR RI kemudian menyampaikan sejumlah rekomendasi penting yang harus segera ditindaklanjuti pemerintah.

“Rekomendasi pertama perlunya pengumpulan data kerusakan infrastruktur secara tepat dan komprehensif setelah tahap tanggap darurat selesai, sehingga skala prioritas penanganan dapat ditetapkan dengan akurat. Data yang tepat diyakini akan mempercepat alokasi anggaran dan pelaksanaan perbaikan,” jelas Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI Ridwan Bae di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (10/12/2025).

Selanjutnya, rekomendasi kedua menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, terutama terkait pengadaan tanah serta pendataan jumlah rumah warga yang terdampak. Koordinasi yang baik dinilai penting untuk mencegah tumpang tindih kebijakan dan mempercepat proses relokasi jika diperlukan.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk segera membuat regulasi yang lebih tegas mengenai larangan pemanfaatan kawasan sepadan sungai dan pantai untuk permukiman maupun aktivitas usaha.

Rekomendasi berikutnya menyangkut penyusunan desain solusi jangka panjang terhadap infrastruktur yang rusak. “Komisi V menilai desain ulang harus memperhatikan aspek ketahanan banjir dan gempa, mengingat Sumatera Barat merupakan wilayah dengan risiko bencana tinggi. Perbaikan kualitas infrastruktur diharapkan dapat meminimalkan kerusakan jika terjadi kejadian serupa di masa depan,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Selain itu, Komisi V DPR RI juga menyoroti pentingnya peningkatan sistem penyebaran informasi cuaca ekstrem dari BMKG. Penyampaian informasi melalui media sosial, televisi, dan konferensi pers harus dioptimalkan, terutama jika terdapat potensi siklon tropis. Informasi dini diyakini dapat mengurangi risiko korban dan memaksimalkan persiapan masyarakat dan pemerintah daerah.

Tak hanya itu, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi juga menjadi rekomendasi utama. Komisi V meminta agar kebutuhan air bersih, sanitasi, sandang, dan papan dapat diprioritaskan. “Termasuk dalam hal ini adalah penyediaan sekolah darurat bagi anak-anak yang terdampak agar proses pendidikan tetap berjalan meski dalam kondisi bencana,” tegasnya.

Terakhir, menutup rangkaian rekomendasinya, Komisi V DPR RI juga berharap agar operasional sementara Jalan Lintas Lembah Anai dapat dimulai pada 16 Desember 2025. Pembukaan jalur tersebut dinilai sangat penting untuk mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi pangan, khususnya untuk wilayah Sumatera Barat dan Riau yang sangat bergantung pada jalur tersebut. •mri/rdn

Berita terkait

Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII DPR RI Dorong Percepatan Rehabilitasi Sekolah Terdampak Banjir di Aceh
Komisi VIII DPR RI Dorong Peningkatan Insentif Guru Honorer dan Penguatan Dukungan untuk Pesantren
Industri dan Pembangunan
Komisi VIII DPR RI Dorong Peningkatan Insentif Guru Honorer dan Penguatan Dukungan untuk Pesantren
Maksimalkan Fungsi Pengawasan, Komisi V Desak Kementrans Serahkan Dokumen Satuan Tiga
Industri dan Pembangunan
Maksimalkan Fungsi Pengawasan, Komisi V Desak Kementrans Serahkan Dokumen Satuan Tiga
Tags:#Berita Utama#Komisi V
Sebelumnya

Lonjakan Pengguna Mobil Listrik Jadi Perhatian Komisi XII Jelang Nataru

Selanjutnya

Hendry Munief Optimistis Tanjung Puting Jadi Destinasi Wisata Unggulan Kalteng

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3349)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 36°C
Lembab: 64%
Angin: 10 km/h