E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Konversi Sawit Bermasalah ke Tanaman Polonia di Kawasan Mangrove

Diterbitkan
Selasa, 12 Agu 2025 10.06 WIB
Bagikan:
Konversi Sawit Bermasalah ke Tanaman Polonia di Kawasan Mangrove
PARLEMENTARIA, Bontang – Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengusulkan agar perkebunan kelapa sawit bermasalah dikonversi menjadi tanaman Polonia yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus berperan besar dalam penyerapan karbon. Usulan ini disampaikan Firman saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke Bontang Mangrove Park, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Senin (11/8/2025).

“Tanaman Polonia ini menarik sekali. Dari sisi ekonomi lebih menguntungkan dibandingkan batu bara, bahkan lebih produktif dibandingkan sawit. Dari sisi lingkungan, kemampuannya dalam penyerapan karbon juga luar biasa. Ini adalah terobosan baru yang perlu kita dorong,” ujar Firman.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang disampaikan Gubernur Kalimantan Timur, tanaman Polonia memiliki harga jual per ton yang jauh lebih tinggi daripada batu bara. Karena itu, menurutnya, konversi lahan sawit bermasalah menjadi Polonia dapat menjadi solusi yang menguntungkan secara ekonomi sekaligus mendukung agenda mitigasi perubahan iklim.

Dalam kunjungan tersebut, Firman juga menyoroti pentingnya pelestarian hutan mangrove di kawasan Bontang, yang dulunya memiliki luas hingga 36.000 hektar sebagai warisan Kesultanan setempat, namun kini hanya tersisa separuh. “Mangrove adalah paru-paru dunia. Kawasan ini wajib dilestarikan dan bisa dijadikan objek taman wisata yang lebih produktif,” tegasnya.

Meski mengapresiasi keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam menjaga kawasan mangrove, Firman menilai kontribusi ekonomi dari sektor ini masih perlu ditingkatkan. Ia mencatat, penerimaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari kawasan tersebut baru mencapai sekitar Rp600 juta per tahun. “Mungkin karena fasilitas wisata yang belum maksimal, ini perlu kita dorong perbaikannya,” imbuhnya.

Firman berharap, ke depan pengembangan hutan mangrove di Kalimantan Timur dapat dilakukan tanpa memaksakan lahan yang tidak sesuai peruntukan menjadi area pangan. “Lebih baik kita kembangkan potensi ekonomi dari sumber daya yang memang cocok, seperti Polonia atau alternatif lainnya yang produktif, bernilai ekonomi tinggi, dan mampu menyerap karbon secara optimal,” tutupnya. •ica/aha

Berita terkait

Daya Saing SDM Nasional Didorong Lewat Pendidikan Vokasi di Kawasan Industri
Industri dan Pembangunan
Daya Saing SDM Nasional Didorong Lewat Pendidikan Vokasi di Kawasan Industri
Pembangunan Infrastruktur di Sekitar PLBN Berada di Kawasan Hutan Lindung, Hambat Kepentingan Umum
Politik dan Keamanan
Pembangunan Infrastruktur di Sekitar PLBN Berada di Kawasan Hutan Lindung, Hambat Kepentingan Umum
Industri Besar Didorong Rangkul IKM dan UMKM di Kawasan Industri
Industri dan Pembangunan
Industri Besar Didorong Rangkul IKM dan UMKM di Kawasan Industri
Tags:#Seputar Parlemen#Komisi IV
Sebelumnya

Proyek LNG di Bali Harus Libatkan Masyarakat dan Dukung UMKM

Selanjutnya

Puan: Verifikasi Data Kunci Penyaluran BSU Tepat Sasaran

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(935)
  • Industri dan Pembangunan(3349)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3350)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4083)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|Bencana|SPMB|PTN|Anggaran|Perguruan Tinggi|PTS|Backlog|Pendidikan|WNI|Infrastruktur|layanan kesehatan|OJK
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 65%
Angin: 9 km/h