
Anggota DPR RI dari Dapil Jakarta III, Adang Daradjatun saat melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kelurahan Sunter Agung, Jakarta.|Foto : Ist/Andri
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota DPR RI dari Dapil Jakarta III, Adang Daradjatun mengajak masyarakat Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus meningkatkan upaya perlindungan anak dan remaja dari ancaman narkotika.
Ajakan tersebut disampaikan Adang saat melaksanakan Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) di Kelurahan Sunter Agung, Jakarta, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi sarana menyerap aspirasi sekaligus berdialog langsung dengan masyarakat terkait keamanan lingkungan, perlindungan anak dan remaja, serta pencegahan dan pemberantasan narkotika.
Dalam dialog mengenai kamtibmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sunter Agung mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi aktivitas anak dan remaja. Orang tua diimbau memperhatikan keberadaan anak, terutama pada malam hari, untuk mencegah keterlibatan dalam tawuran, pergaulan berisiko, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan lingkungan.
Persoalan narkotika turut menjadi perhatian. Upaya pencegahan dinilai tidak cukup hanya menyasar penggunaan narkoba, tetapi juga peredaran obat-obatan yang disalahgunakan, termasuk penjualan tramadol secara ilegal yang berpotensi menyasar kalangan remaja.
Politisi dari Fraksi PKS itu mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, upaya menciptakan kamtibmas akan lebih efektif apabila masyarakat terlibat aktif dalam pencegahan.
“Saya berterima kasih kepada warga yang selama ini mau bekerja sama menjaga Kamtibmas. Keamanan bukan hanya tugas polisi dan TNI. Kalau masyarakat peduli, saling mengingatkan dan cepat menyampaikan informasi ketika ada persoalan, maka potensi gangguan bisa kita cegah sejak awal,” ujar Adang dalam rilis yang diterima Parlementaria di Jakarta, Senin (14/9/).
Dalam pertemuan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Adang juga menekankan pentingnya pencegahan narkotika sejak usia dini melalui edukasi dan keterlibatan keluarga. Program Ananda Bersinar disebut menjadi salah satu upaya untuk membangun ketahanan anak dan generasi muda agar memiliki pengetahuan serta keberanian menjauhi narkotika.
“Pemberantasan narkoba jangan hanya kita lakukan ketika sudah terjadi. Anak-anak harus kita lindungi sejak awal. Keluarga, sekolah, lingkungan, dan pemerintah harus bersama-sama membangun benteng pencegahan,” kata Anggota Komisi III DPR RI itu.
Selain membahas kamtibmas dan narkotika, Adang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia menilai masyarakat perlu mengetahui pelaksanaan tugas wakil rakyat setelah memperoleh mandat melalui pemilu.
“Pendidikan politik penting supaya masyarakat tidak hanya tahu siapa yang dipilih, tetapi juga tahu apa yang dikerjakan setelah terpilih. Di DPR ada fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran. Berbagai aspirasi dari masyarakat seperti yang kita dengarkan hari ini menjadi bagian dari bahan saya dalam menjalankan tugas di DPR,” jelasnya.
Adang menegaskan berbagai persoalan yang ditemui langsung di tengah masyarakat akan menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugasnya di Komisi III DPR RI. Hal itu mencakup pengawasan terhadap aparat penegak hukum serta agenda legislasi yang berkaitan dengan penegakan hukum dan perlindungan masyarakat.
“Kundapil ini adalah bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat. Saya datang bukan hanya untuk menyampaikan apa yang sudah dikerjakan di DPR, tetapi juga untuk mendengar apa yang masih menjadi persoalan di masyarakat. Aspirasi ini akan saya bawa dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang saya miliki,” pungkas politisi dari dapil DKI III itu. (fa/rdn)