E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi I|industri|Komisi VII|BAKN|Jurnalis Indonesia|IKM|Junico Siahaan|Komisi XI|Komisi XIII|BAM|petani|BUMN|LPS
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi I|industri|Komisi VII|BAKN|Jurnalis Indonesia|IKM|Junico Siahaan|Komisi XI|Komisi XIII|BAM|petani|BUMN|LPS
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi I|industri|Komisi VII|BAKN|Jurnalis Indonesia|IKM|Junico Siahaan|Komisi XI|Komisi XIII|BAM|petani|BUMN|LPS
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Legislator Desak Pemerintah Segera Selesaikan Konflik Petani Kelapa Inhil

Diterbitkan
Jumat, 11 Sep 2026 13.16 WIB
Bagikan:
Legislator Desak Pemerintah Segera Selesaikan Konflik Petani Kelapa Inhil

Anggota Komisi XIII DPR RI, Mafirion Syamsuddin Rogo.|Foto: Runi/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi XIII DPR RI Mafirion Syamsuddin Rogo mendesak pemerintah turun tangan menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani kelapa di Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra, dan Desa Panglima Raja, Kecamatan Concong, Kabupaten ini Hilir (Inhil), Riau. Persoalan masyarakat dengan PT Indogreen Jaya Abdi (IGJA) tersebut disebut telah berlangsung sekitar sembilan tahun.

 

Mafirion menilai, persoalan yang berlangsung selama itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Terlebih, berdasarkan pengaduan masyarakat, konflik tersebut berkaitan dengan kerusakan perkebunan kelapa yang berdampak langsung terhadap sumber penghidupan warga.

Lihat Juga :

Muhammad Kholid Desak Pemerintah Segera Putuskan Tambahan TKD Demi Bayar Gaji ASN

Muhammad Kholid Desak Pemerintah Segera Putuskan Tambahan TKD Demi Bayar Gaji ASN

Legislator Desak Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN

Legislator Desak Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN

 

“Sembilan tahun bukan waktu yang sebentar. Kalau persoalan ini benar menyangkut hilangnya sumber penghidupan ratusan atau bahkan ribuan masyarakat, negara tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemerintah harus turun tangan dan menyelesaikannya,” tegas Mafirion dalam keterangannya kepada Parlementaria, Kamis (10/9/2026). 

 

Berdasarkan pengaduan masyarakat, pembukaan lahan sawit oleh PT IGJA diduga berkaitan dengan munculnya hama kumbang yang menyerang perkebunan kelapa warga. Masyarakat menyebut sekitar 300 ribu batang kelapa mengalami kerusakan hingga menyebabkan hilangnya sumber pendapatan petani.

 

Mafirion menegaskan, angka kerusakan tersebut perlu diverifikasi secara objektif. Menurutnya, jika kerusakan memang mencapai ratusan ribu batang dan berdampak terhadap mata pencaharian masyarakat, persoalan tersebut perlu mendapat penanganan serius dari pemerintah.

 

“Jangan sampai masyarakat kecil kalah hanya karena mereka tidak memiliki sumber daya, akses, dan kekuatan sebesar perusahaan. Di sinilah negara harus hadir. Hukum harus memberikan perlindungan yang sama kepada semua pihak,” ujarnya.

 

Mafirion juga meminta pemerintah memeriksa kembali kajian yang sebelumnya dilakukan tim ahli dengan melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, dan perusahaan. Ia mendorong agar hasil kajian dan metodologinya dibuka serta diverifikasi untuk memastikan penyelesaian persoalan didasarkan pada fakta.

 

“Kalau sudah pernah ada kajian bersama, buka hasilnya. Kalau masih ada perbedaan pendapat, jangan saling klaim. Lakukan audit atau kajian independen yang melibatkan ahli yang kredibel dan disepakati para pihak,” kata Mafirion.

 

Selain itu, Mafirion mendorong Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) memanggil masyarakat, pemerintah daerah, perusahaan, dan instansi terkait untuk memperoleh gambaran utuh mengenai persoalan tersebut. Ia menilai aspek HAM perlu diperhatikan apabila konflik telah berdampak terhadap sumber penghidupan masyarakat.

 

“Kalau masyarakat kehilangan mata pencaharian, kehilangan kemampuan mengelola kebunnya, bahkan harus meninggalkan tempat tinggal karena sumber ekonominya hilang, kita harus melihatnya dari perspektif HAM. Jangan tunggu konflik sosial membesar baru negara bergerak,” tegas Mafirion.

 

Mafirion juga meminta pemerintah daerah mengevaluasi upaya penyelesaian yang telah dilakukan selama ini. Jika mediasi telah berulang kali ditempuh namun belum menghasilkan penyelesaian, menurutnya, diperlukan langkah yang lebih konkret dan terukur.

 

“Kalau mediasi sudah berkali-kali tetapi tidak selesai, berarti cara penyelesaiannya harus dievaluasi. Jangan masyarakat terus diminta bersabar tanpa batas waktu,” pungkas Mafirion. (ujm/aha)

Berita terkait

Muhammad Kholid Desak Pemerintah Segera Putuskan Tambahan TKD Demi Bayar Gaji ASN
Ekonomi dan Keuangan
Muhammad Kholid Desak Pemerintah Segera Putuskan Tambahan TKD Demi Bayar Gaji ASN
Legislator Desak Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN
Politik dan Keamanan
Legislator Desak Pemerintah Segera Terbitkan PP Terkait UU ASN
Jangan Hambat Reformasi Hukum, Agun Gunandjar Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Aturan Turunan KUHP Baru
Politik dan Keamanan
Jangan Hambat Reformasi Hukum, Agun Gunandjar Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Aturan Turunan KUHP Baru
Tags:#Komisi XIII#petani#Mafirion Syamsuddin Rogo#Konflik Petani
Sebelumnya

Legislator Minta Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Dioptimalkan: Tugas Pers Sangat Berat

Selanjutnya

Bambang Haryo: IKM Cahaya Agro Perlu Dukungan untuk Terus Berkembang

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1164)
  • Industri dan Pembangunan(4000)
  • Isu Lainnya(1080)
  • Kesejahteraan Rakyat(3982)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4841)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi I|industri|Komisi VII|BAKN|Jurnalis Indonesia|IKM|Junico Siahaan|Komisi XI|Komisi XIII|BAM|petani|BUMN|LPS
Jakarta:
Berawan sebagian
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 52%
Angin: 14 km/h