E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi II|Komisi VII|HAM|RUU Adminduk|TPPO|Jurnalis Indonesia|Disabilitas|Selat Sunda|Mental|Komisi I|Komisi III|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi II|Komisi VII|HAM|RUU Adminduk|TPPO|Jurnalis Indonesia|Disabilitas|Selat Sunda|Mental|Komisi I|Komisi III|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi II|Komisi VII|HAM|RUU Adminduk|TPPO|Jurnalis Indonesia|Disabilitas|Selat Sunda|Mental|Komisi I|Komisi III|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Utamakan Keselamatan Rakyat, Legislator Minta Mitigasi Bencana Gunung Berapi Terintegrasi

Diterbitkan
Kamis, 10 Sep 2026 21.38 WIB
Bagikan:
Utamakan Keselamatan Rakyat, Legislator Minta Mitigasi Bencana Gunung Berapi Terintegrasi

Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang mengangkat tema "Waspada Gunung Berapi, Bagaimana Langkah Mitigasinya?" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Mario/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Edi Purwanto menekankan pentingnya penguatan mitigasi bencana secara terpadu guna melindungi masyarakat dari risiko erupsi gunung berapi. Edi menegaskan bahwa seluruh kebijakan penanggulangan bencana harus bermuara pada prinsip keselamatan warga.


"Urusan dengan keselamatan rakyat kan hukum tertinggi dalam sebuah negara, salus populi suprema lex esto," kata Edi saat menjadi narasumber dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang mengangkat tema "Waspada Gunung Berapi, Bagaimana Langkah Mitigasinya?" di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2026).


Acara diskusi yang diselenggarakan oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI ini dipandu oleh jurnalis Kompas.com, Adhyasta Dirgantara. Selain Edi Purwanto, diskusi tersebut juga menghadirkan Plt Kapusdatinkom BNPB Berton Panjaitan serta Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani.

Lihat Juga :

Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas

Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas

Cuaca Ekstrem Saat Pencoblosan, DPR Minta Kesiapan Mitigasi Bencana

Cuaca Ekstrem Saat Pencoblosan, DPR Minta Kesiapan Mitigasi Bencana


Dalam pemaparannya, Edi membeberkan sejumlah poin strategis untuk memperkuat mitigasi bencana gunung berapi di Indonesia. Pertama, ia meminta agar sistem pemantauan dan penyampaian informasi kebencanaan kepada publik dilakukan secara cepat dan akurat.


"Bagaimana kaitan dengan pemantauan gunung berapi sekaligus informasi yang disampaikan kepada rakyat, itu betul-betul harus tepat, cepat, akurat, dan mudah dipahami," ujarnya.


Poin kedua yang disoroti adalah kesiapan jalur evakuasi dan tempat pengungsian. Edi menyinggung hambatan pembukaan jalur evakuasi yang kerap membentur kawasan Taman Nasional seperti Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang membutuhkan izin internasional. Ia mendorong adanya langkah diplomasi aktif karena keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.


Selain itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mendorong pelatihan dan simulasi berkala bagi masyarakat. Menurutnya, edukasi kebencanaan tidak boleh berhenti pada visualisasi saja, melainkan harus dipraktikkan langsung. Pemetaan terhadap kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan warga sakit juga wajib dipahami oleh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT.


Edi juga turut menyoroti persoalan penataan ruang yang konsisten di wilayah rawan bencana. Ia mengkritik pembangunan pemukiman yang kerap memaksakan berdiri di zona bahaya.


"Di wilayah-wilayah yang rawan bencana, baik itu gunung maupun apapun namanya, tata ruangnya harus konsisten. Mohon maaf dengan segala hormat, kadang-kadang pengembang itu bikin perumahan di anak gunung yang memang berbahaya atau di sempadan sungai. Maka konsistensi pada tata ruang itu penting," tegas Edi.


Isu penataan ruang dan keandalan mitigasi ini menjadi krusial mengingat Indonesia dikelilingi oleh Ring of Fire dengan 127 gunung api aktif. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ratusan kejadian bencana alam terus berulang setiap tahunnya, di mana wilayah pemukiman di zona rawan bencana kerap menjadi area terdampak paling parah akibat lemahnya pengawasan tata ruang dan simulasi evakuasi warga.


Guna menghindari ego sektoral antar lembaga, Edi mengapresiasi dan mendukung wacana penggabungan atau integrasi lembaga teknis seperti Badan Geologi ke BMKG maupun sinergi bersama BNPB. Ia menilai koordinasi lintas instansi termasuk TNI/Polri dan BPBD harus berjalan linier agar respons mitigasi berjalan cepat.


Terakhir, ia berpesan agar masyarakat tidak sekadar dijadikan objek penanganan, melainkan subjek yang dilibatkan aktif dalam membangun kesadaran kolektif kebencanaan. Dari sisi anggaran, Komisi V memastikan siap memberikan dukungan penuh bagi mitra kerja pemerintah selama diperuntukkan bagi keselamatan warga.


"Untuk urusan keselamatan rakyat, tidak ada alasan bagi kami tidak menyetujui anggaran untuk mereka, terutama yang di mitra Komisi V," pungkas Edi. (ndy/aha)

Berita terkait

Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas
Industri dan Pembangunan
Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas
Cuaca Ekstrem Saat Pencoblosan, DPR Minta Kesiapan Mitigasi Bencana
Kesejahteraan Rakyat
Cuaca Ekstrem Saat Pencoblosan, DPR Minta Kesiapan Mitigasi Bencana
Cuaca Ekstrem Mengintai, Fikri Faqih Minta BNPB Perkuat Mitigasi Bencana Secara Serius
Kesejahteraan Rakyat
Cuaca Ekstrem Mengintai, Fikri Faqih Minta BNPB Perkuat Mitigasi Bencana Secara Serius
Tags:#Komisi V#mitigasi#Bencana#Edi Purwanto#Gunung Berapi
Sebelumnya

Atasi Data Pemilih Ganda, Panja RUU Adminduk Dorong Pelayanan Capil Berbasis Desa

Selanjutnya

Serapan Pasar Turun, Chusnunia Ingatkan Efek Domino terhadap Industri dan UMKM

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1161)
  • Industri dan Pembangunan(3999)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3980)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4836)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81
Majalah Parlementaria Edisi 259

Link: https://online.anyflip.com/fhwbw/eljp/mobile/index.html

Magang PPID Setjen DPR RI

Link: https://magang.dpr.go.id/register?lowongan=84

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuBuletinMajalahTVR ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPRMagang di DPR
TRENDING:
Komisi XIII|Komisi II|Komisi VII|HAM|RUU Adminduk|TPPO|Jurnalis Indonesia|Disabilitas|Selat Sunda|Mental|Komisi I|Komisi III|Baleg
Jakarta:
Berawan
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h