E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas

Diterbitkan
Kamis, 18 Jun 2026 09.43 WIB
Bagikan:
Desak Penambahan Radar BMKG, Roberth Rouw: Keselamatan Nelayan dan Mitigasi Bencana Jadi Prioritas

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw dalam rapat kerja pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 di Gedung DPR RI, Jakarta.|Foto : Oji/Andri

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi V DPR RI meminta pemerintah segera memenuhi kebutuhan pengadaan dan modernisasi radar cuaca milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Ketersediaan sistem deteksi cuaca yang memadai dinilai menjadi kebutuhan mendesak untuk menjamin keselamatan masyarakat, khususnya nelayan, serta memperkuat upaya mitigasi bencana di berbagai daerah.

 

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw mengungkapkan bahwa BMKG masih menghadapi kekurangan puluhan unit radar yang diperlukan untuk memperluas jangkauan layanan informasi cuaca. Selain itu, sejumlah radar yang saat ini beroperasi juga telah melampaui usia teknis sehingga memerlukan penggantian dan pembaruan teknologi.

Lihat Juga :

Teguh Iswara Dorong BMKG dan Basarnas Perkuat Literasi Mitigasi Bencana

Teguh Iswara Dorong BMKG dan Basarnas Perkuat Literasi Mitigasi Bencana

Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas

Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas

 

"Kita mendapat informasi bahwa masih ada kekurangan sekitar 30 radar yang diperlukan. Selain itu, ada sekitar 20 radar yang sudah melewati masa operasionalnya. Umumnya radar digunakan sekitar 10 tahun, tetapi ada yang sudah berusia 15 tahun sehingga perlu segera diganti dan dimutakhirkan," ujar Roberth kepada Parlementaria di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

 

Menurutnya, informasi cuaca yang akurat dan cepat merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat. Tanpa dukungan peralatan yang memadai, kemampuan pemerintah dalam memberikan peringatan dini dan membantu masyarakat mengantisipasi risiko cuaca ekstrem akan menjadi terbatas.

 

"Apapun informasi terkait cuaca sangat dibutuhkan masyarakat. Jika informasi itu tidak tersedia secara optimal, bagaimana masyarakat bisa melakukan antisipasi terhadap potensi bahaya yang akan terjadi," tegasnya.

 

Selain menyoroti kebutuhan BMKG, Komisi V DPR RI juga memberikan perhatian terhadap dukungan anggaran bagi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Roberth menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan operasional Basarnas tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan penyelamatan nyawa manusia saat terjadi bencana maupun kecelakaan.

 

"Basarnas ini menyangkut nyawa manusia. Karena itu, kebutuhan Basarnas harus dapat dipenuhi, terutama ketika terjadi bencana atau kecelakaan yang memerlukan respons cepat dan efektif," katanya.

 

Meski demikian, ia optimistis kebutuhan penanganan keadaan darurat tetap dapat terpenuhi melalui kolaborasi lintas lembaga dan dukungan pemerintah dalam skema pendanaan kebencanaan. Selama ini, berbagai instansi disebut telah menunjukkan sinergi yang baik dalam membantu operasi pencarian dan pertolongan ketika terjadi musibah. (hvt/we)

Berita terkait

Teguh Iswara Dorong BMKG dan Basarnas Perkuat Literasi Mitigasi Bencana
Industri dan Pembangunan
Teguh Iswara Dorong BMKG dan Basarnas Perkuat Literasi Mitigasi Bencana
Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas
Ekonomi dan Keuangan
Cucun Ahmad Syamsurijal: Penguatan Mitigasi Bencana dan Anggaran Jadi Prioritas
Kemenhut Diminta Fokus pada Mitigasi Bencana dan Pemberantasan Illegal Logging
Industri dan Pembangunan
Kemenhut Diminta Fokus pada Mitigasi Bencana dan Pemberantasan Illegal Logging
Tags:#Bencana#Anggaran 2027
Sebelumnya

Dorong Penambahan Anggaran 2027, Komisi V DPR Soroti Defisit Kebutuhan Kemenhub Capai Rp37 Triliun

Selanjutnya

Tak Lagi Andalkan APBN, BP Batam Dinilai Jadi Model Pengelolaan Kawasan Ekonomi Nasional

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(890)
  • Industri dan Pembangunan(3270)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3999)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|Koperasi|PERTAMINA|energi|minyak|Perdamaian|LPG|BUMN|Imigrasi|KRL|Kereta Api|KAI|fiskal
Jakarta:
Gerimis
30°C
Terasa: 34°C
Lembab: 70%
Angin: 14 km/h