E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Bambang Patijaya Ingatkan Risiko Limbah B3 dan Radiasi di Balik Wacana Impor Scrap Aluminium

Diterbitkan
Rabu, 9 Sep 2026 23.27 WIB
Bagikan:
Bambang Patijaya Ingatkan Risiko Limbah B3 dan Radiasi di Balik Wacana Impor Scrap Aluminium

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya saat menghadiri rapat Komisi XII DPR RI Terima Audiensi Komisi XII DPR RI dengan Gabungan Industri Aluminium Indonesia (Galunesia) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Mentari/MRI

PARLEMENTARIA, Jakarta - ​ Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mengimbau pemerintah dan asosiasi industri untuk berhati-hati merumuskan kebijakan relaksasi impor scrap (potongan/sampah) aluminium. Meskipun scrap dibutuhkan sebagai bahan baku alternatif untuk menekan biaya produksi sektor daur ulang dan pengecoran (casting), aspek perlindungan lingkungan dan keselamatan nasional harus tetap menjadi prioritas utama.

 

​Pun, dirinya menegaskan bahwa material scrap yang didatangkan dari luar negeri sangat rawan terkategori sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) maupun limbah elektronik (e-waste). Oleh karena itu, pengawasan ketat di pintu-pintu masuk pabean nasional tidak boleh dilonggarkan begitu saja tanpa ada kajian komprehensif. 

Lihat Juga :

Cornelis Soroti Pengelolaan Limbah B3 dan Kepatuhan AMDAL Industri Pulp di Sumsel

Cornelis Soroti Pengelolaan Limbah B3 dan Kepatuhan AMDAL Industri Pulp di Sumsel

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali

 

​"Terkait impor scrap aluminium ini, kami pikir dikategorikan dalam B3. Jadi, untuk hal ini saya pikir ya kita perlu exercise lebih banyak, karena di Indonesia ini memang beda. Kalau ekspor scrap aluminiumnya boleh, impornya tidak boleh, karena banyaknya akan berlaku yang namanya e-waste," papar Patijaya dalam agenda Audiensi Komisi XII DPR RI dengan Gabungan Industri Aluminium Indonesia (Galunesia) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

  

​Bambang mencontohkan temuan pengawasan terbaru bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) mengenai masuknya material besi dan logam impor dari luar negeri yang ternyata terkontaminasi paparan radiasi radioaktif berbahaya. Kasus tersebut memaksa otoritas Indonesia untuk melakukan Re-ekspor atau mengembalikan seluruh material tersebut ke negara asal guna menghindari risiko paparan publik.  

 

​"Tadi kami baru rapat dengan BAPETEN, membahas tentang bagaimana metal scrap yang masuk itu malah mengandung radioaktif, yang pada akhirnya menimbulkan masalah. Lalu kemudian sebagian besar itu kita kembalikan lagi ke luar negeri," sambung Patijaya.

  

​Dirinya juga menggarisbawahi bahwa optimasi program hilirisasi industri mineral di dalam negeri harus berjalan selaras dengan regulasi perlindungan lingkungan. Maka dari itu, Komisi XII DPR RI mendukung upaya pencarian solusi bahan baku lokal agar industri dalam negeri tidak mengalami ketergantungan berlebih pada pasokan limbah impor yang berisiko tinggi.

 

​"Saran-saran kami, di dalam perencanaan pembangunan pabrik dan perhitungan ekosistem ekonomis, kita bisa memperhatikan perkembangan ketersediaan bahan baku dan energi. Jangan sampai hambatan-hambatan seperti ini mengganggu optimasi produksi dalam negeri terkait hilirisasi," tutup legislator Dapil Bangka Belitung tersebut.

  

​Dalam paparan yang diterima Komisi XII DPR RI, Galunesia mendesak kemudahan regulasi impor scrap aluminium untuk mencukupi kebutuhan industri casting dan extrusion di dalam negeri. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan pasokan scrap domestik, sementara penggunaan bahan baku aluminium primer (virgin ingot) dinilai memakan biaya produksi yang jauh lebih tinggi sehingga menurunkan daya saing produk manufaktur nasional di pasar regional. (Ndy/um)

Berita terkait

Cornelis Soroti Pengelolaan Limbah B3 dan Kepatuhan AMDAL Industri Pulp di Sumsel
Industri dan Pembangunan
Cornelis Soroti Pengelolaan Limbah B3 dan Kepatuhan AMDAL Industri Pulp di Sumsel
Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Kesejahteraan Rakyat
Investasi vs Keberlanjutan, Legislator Ingatkan Risiko Lingkungan di Balik KEK Kura-Kura Bali
Komisi XII Ingatkan KLHK Tindak Tegas Dugaan Impor Limbah B3 PT Esun International
Industri dan Pembangunan
Komisi XII Ingatkan KLHK Tindak Tegas Dugaan Impor Limbah B3 PT Esun International
Tags:#Komisi XII#limbah#Bambang Patijaya#Alumunium#Limbah B3#Scrap Alumunium
Sebelumnya

Komisi XII Minta Industri Aluminium Buktikan Manfaat Publik Sebelum Masuk Skema HGBT

Selanjutnya

Atasi 'Shortage' Gas Pipa, Komisi XII Dorong Industri Aluminium Manfaatkan Kawasan Terintegrasi LNG

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1160)
  • Industri dan Pembangunan(3993)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3976)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4816)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#Komisi IX#BKSAP#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2025-2026 DPR RI Berdampak : Wujudkan Daulat Rakyat Melalui Parlemen Modern, Demokratis, dan Responsif

Full Akses : https://anyflip.com/fhwbw/tjuv

Majalah Parlementaria 258
Parlemen Remaja 2026
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaBukuMajalahBuletinTVR ParlemenLensa ParlemenMedia Sosial DPRAgenda DPRWebsite DPR
TRENDING:
Komisi XII|Komisi VII|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi IV|Baleg|Komisi II|Bencana|Komisi X|RUU Reforma Agraria|Komisi III|Komisi VI|karhutla
Jakarta:
Gerimis
28°C
Terasa: 33°C
Lembab: 76%
Angin: 2 km/h