E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Masyarakat|JKN|PBI-JK|Sri Meliyana|Komisi XII|Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Bencana
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 53%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Masyarakat|JKN|PBI-JK|Sri Meliyana|Komisi XII|Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Bencana
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 53%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Masyarakat|JKN|PBI-JK|Sri Meliyana|Komisi XII|Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Bencana
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 53%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Investasi Pusat Data Nasional di Batam Butuh Kepastian Hukum dan Sinergi BUMN-Danantara

Diterbitkan
Sabtu, 5 Sep 2026 23.59 WIB
Bagikan:
Investasi Pusat Data Nasional di Batam Butuh Kepastian Hukum dan Sinergi BUMN-Danantara

Anggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziyah.| Foto: Nadia/jk

PARLEMENTARIA, Batam — Komisi VI DPR RI mendorong percepatan penguatan infrastruktur pusat data di Batam, Kepulauan Riau, sebagai strategi krusial dalam menjaga kedaulatan data dan kedaulatan digital negara. Langkah ini membutuhkan jaminan kepastian pasokan daya, proteksi kerahasiaan data nasional, serta kejelasan sinergi antara BUMN dan BPI Danantara agar investasi berteknologi tinggi ini memiliki daya saing tinggi.  

 

Desakan tersebut mengemuka dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi VI DPR RI ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau, Jumat (4/9/2026). Kunjungan ini digelar untuk memetakan kesiapan kawasan Batam dalam merespons ledakan kebutuhan pusat data berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kian pesat di kawasan Asia Tenggara.  

Lihat Juga :

Setahun Komisi XII DPR RI: Perkuat Kepastian Hukum Investasi Hulu Migas dan Ketepatan Subsidi Energi

Setahun Komisi XII DPR RI: Perkuat Kepastian Hukum Investasi Hulu Migas dan Ketepatan Subsidi Energi

DPR Terima Aspirasi Warga Pati, Dorong Kepastian Hukum dan Keamanan

DPR Terima Aspirasi Warga Pati, Dorong Kepastian Hukum dan Keamanan

 

Anggota Komisi VI DPR RI Ida Fauziyah menegaskan bahwa pengembangan fasilitas pusat data tidak boleh dipandang sekadar sebagai proyek komersial biasa, melainkan sebagai fondasi pertahanan dan kedaulatan informasi nasional. Menurutnya, pemerintah perlu memperjelas pembagian peran lembaga agar ekosistem pusat data dapat tumbuh secara optimal.  

 

"Penguatan pusat data itu sejatinya adalah penguatan kedaulatan negara. Tiga pilar utama harus berjalan seiring, yaitu BP BUMN dan BUMN seperti Telkom, PLN, serta BUMN Karya bertindak sebagai operator penyedia infrastruktur; BPI Danantara masuk sebagai anchor investor atau jangkar pembiayaan; serta regulasi yang menjamin kepastian pasar agar data nasional wajib dikelola di dalam negeri," ujar Ida Fauziyah saat pertemuan.   

 

Menyambung aspek skema investasi dan proteksi keamanan data, Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyoroti ketatnya kompetisi tarif serta keandalan pasokan listrik antara Batam dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. 

 

Herman mengingatkan bahwa kerja sama pengembangan pusat data berskala raksasa (hyperscale) melalui skema usaha patungan (joint venture) dengan pihak asing adalah hal yang lumrah, asalkan diikat dengan kerangka hukum yang aman.  

 

"Industri AI butuh elektrifikasi listrik dan air yang luar biasa besar. Kita punya nilai kompetitif karena tarif listrik kita relatif lebih efisien dibanding Singapura. Terkait risiko joint venture, kita tidak perlu menutup diri dari modal asing, selama proteksi data publik dan kerahasiaan negara diikat kuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) B2B yang ketat," jelas Herman.  

 

Melengkapi catatan kewaspadaan investasi digital tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI Sturman Panjaitan menekankan pentingnya kehati-hatian BUMN telekomunikasi agar tidak terjebak dalam ekspansi tanpa kepastian komersial.  

 

"Investasi pusat data ini nilainya sangat besar, bisa ratusan triliun rupiah. BUMN seperti Telkom maupun Danantara tidak boleh gegabah membangun fasilitas tanpa kepastian pengguna (use case). Fluktuasi teknologi bisa membuat pasar bergejolak dalam 2–3 tahun ke depan. Investor asing masuk ke Batam karena trust, maka harus ada jaminan kepastian hukum yang konsisten dari pemerintah," tegas Sturman.  

 

Berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (TOR) dan dokumen pemaparan BP Batam, kawasan industri Nongsa Digital Park (NDP) kini diproyeksikan menampung sedikitnya 9 komitmen investasi data center berskala besar. Kebutuhan daya kumulatif untuk memfasilitasi industri digital tersebut diperkirakan melonjak dari kapasitas dasar 800 Megawatt menjadi lebih dari 3.000 Megawatt secara bertahap. Oleh karena itu, Komisi VI DPR RI mendesak BUMN penyedia infrastruktur untuk merevisi naik perencanaan kapasitas daya demi menjamin kesiapan Batam sebagai benteng digital nasional. (ndy/rdn)

Berita terkait

Setahun Komisi XII DPR RI: Perkuat Kepastian Hukum Investasi Hulu Migas dan Ketepatan Subsidi Energi
Industri dan Pembangunan
Setahun Komisi XII DPR RI: Perkuat Kepastian Hukum Investasi Hulu Migas dan Ketepatan Subsidi Energi
DPR Terima Aspirasi Warga Pati, Dorong Kepastian Hukum dan Keamanan
Kesejahteraan Rakyat
DPR Terima Aspirasi Warga Pati, Dorong Kepastian Hukum dan Keamanan
Revisi UU Migas Harus Perkuat Peran Negara dan Kepastian Investasi
Ekonomi dan Keuangan
Revisi UU Migas Harus Perkuat Peran Negara dan Kepastian Investasi
Tags:#Komisi VI#Ida Fauziyah#Pusat Data Nasional
Sebelumnya

Penanganan Karhutla Harus Satu Kendali Demi Lindungi Masyarakat

Selanjutnya

Legislator Imbau Masyarakat Aktif Cek dan Reaktivasi Kepesertaan JKN

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1154)
  • Industri dan Pembangunan(3956)
  • Isu Lainnya(1079)
  • Kesejahteraan Rakyat(3940)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4770)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Masyarakat|JKN|PBI-JK|Sri Meliyana|Komisi XII|Anggaran|Komisi VIII|Komisi VII|Komisi X|karhutla|Komisi IV|Bencana
Jakarta:
Berawan
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 53%
Angin: 14 km/h