E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Revisi UU Migas|migas|lifting|Investasi|Satu Data|RUU Migas|PHR|DBH|lifting minyak|Profesi Kurator |Rakyat |Penguatan Badan Usaha|Penguatan PI 10 Persen
Jakarta:
Cerah
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 47%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Revisi UU Migas|migas|lifting|Investasi|Satu Data|RUU Migas|PHR|DBH|lifting minyak|Profesi Kurator |Rakyat |Penguatan Badan Usaha|Penguatan PI 10 Persen
Jakarta:
Cerah
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 47%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Revisi UU Migas|migas|lifting|Investasi|Satu Data|RUU Migas|PHR|DBH|lifting minyak|Profesi Kurator |Rakyat |Penguatan Badan Usaha|Penguatan PI 10 Persen
Jakarta:
Cerah
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 47%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Ekonomi dan Keuangan

Revisi UU Migas Harus Perkuat Peran Negara dan Kepastian Investasi

Diterbitkan
Sabtu, 22 Agu 2026 11.22 WIB
Bagikan:
Revisi UU Migas Harus Perkuat Peran Negara dan Kepastian Investasi

Anggota Komisi XII DPR RI, Sartono saat kunjungan kerja spesifik Komisi XII ke Pertamina Hulu Rokan di Riau, Jumat (21/8/2026). |Foto: Astri/Karisma

PARLEMENTARIA, Pekanbaru – Anggota Komisi XII DPR RI Sartono menilai revisi Undang-Undang tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) harus mampu memperkuat tata kelola sektor migas nasional sekaligus memberikan kepastian hukum bagi investasi. Baginya, penyederhanaan perizinan dan harmonisasi regulasi diperlukan untuk mendorong eksplorasi serta meningkatkan lifting minyak nasional.

 

Hal tersebut disampaikan Sartono saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Pekanbaru, Riau, Jumat (21/8/2026). Ia mengatakan pembahasan revisi UU Migas merupakan proses panjang yang membutuhkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Lihat Juga :

Putusan MK Harus Jadi Momentum Percepat Revisi UU Pemilu dan Pilkada

Putusan MK Harus Jadi Momentum Percepat Revisi UU Pemilu dan Pilkada

Achmad Ru’yat Dorong Revisi UU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol dan Outsourcing

Achmad Ru’yat Dorong Revisi UU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol dan Outsourcing

 

Dirinya menyebut penurunan lifting minyak nasional menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam revisi UU Migas.  Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijawab melalui pembenahan tata kelola sekaligus penguatan regulasi sektor migas. “Kita pernah 1,4 juta barel, 1,3 juta barel. Nah sekarang 600 ribu barel per hari. Tentu hal ini juga menjadi concern kita bersama. Salah satunya apa yang menyebabkan hal tersebut?” ujar Sartono.

 

Menurut Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut, masukan dari pelaku usaha dan akademisi menunjukkan perlunya kepastian hukum serta penguatan peran negara dalam tata kelola migas. Karena itu, revisi UU Migas perlu diarahkan untuk menyederhanakan perizinan sekaligus mengatasi berbagai regulasi yang masih tumpang tindih.

 

Ia juga menilai harmonisasi diperlukan, baik antar kementerian dan lembaga maupun antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai dapat menciptakan proses perizinan yang lebih efektif dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

 

“Tentu di sini akan di dalam revisi ini tentu kita bicara bagaimana menyederhanakan izin, bagaimana perizinan-perizinan yang tumpang tindih. Juga mengharmonisasi lintas kementerian, lintas lembaga antara pemerintah pusat juga dengan pemerintah daerah,” jelasnya.

 

Sartono mengatakan kepastian regulasi menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang menarik. Dengan aturan yang lebih sederhana dan jelas, investasi serta eksplorasi migas diharapkan dapat dipercepat sehingga berdampak pada peningkatan lifting nasional.

 

“Di situ ada kepastian, menyederhanakan regulasi, aturan, dan juga bisa mempercepat investasi, eksplorasi, dan nantinya akan juga meningkatkan lifting minyak kita,” tuturnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan revisi UU Migas harus mampu menjawab kebutuhan sektor energi saat ini sekaligus mengantisipasi tantangan di masa mendatang. Untuk itu, Komisi XII DPR RI membuka ruang bagi berbagai pihak untuk memberikan masukan dalam proses penyusunan regulasi tersebut.

 

“Semua lembaga, akademisi, pelaku-pelaku, masyarakat, juga yang berhubungan dengan energi, minyak dan gas ini sudah kita panggil. Transparan, terbuka untuk menerima masukan-masukan di dalam revisi Undang-Undang Migas ini,” katanya.

 

Terakhir, dirinya menambahkan, seluruh masukan tersebut diharapkan dapat menghasilkan tata kelola migas yang lebih transparan, memberikan kepastian investasi, sekaligus memperkuat peran negara dalam mengatur sektor strategis tersebut. “Untuk memberikan tata kelola yang transparan, yang juga memberikan peran yang lebih kuat kepada negara untuk mengatur sektor migas ini,” pungkas Sartono. (als/um)

Berita terkait

Putusan MK Harus Jadi Momentum Percepat Revisi UU Pemilu dan Pilkada
Politik dan Keamanan
Putusan MK Harus Jadi Momentum Percepat Revisi UU Pemilu dan Pilkada
Achmad Ru’yat Dorong Revisi UU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol dan Outsourcing
Kesejahteraan Rakyat
Achmad Ru’yat Dorong Revisi UU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Ojol dan Outsourcing
Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Adaptif dan Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Industri dan Pembangunan
Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Adaptif dan Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan
Tags:#Investasi#Revisi UU Migas
Sebelumnya

Junaidi Auly Dorong Percepatan Penanganan Kendala Produksi PHR

Selanjutnya

Komisi XII Dorong Penguatan Badan Usaha Khusus dalam Revisi UU Migas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1095)
  • Industri dan Pembangunan(3779)
  • Isu Lainnya(1064)
  • Kesejahteraan Rakyat(3798)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4641)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Revisi UU Migas|migas|lifting|Investasi|Satu Data|RUU Migas|PHR|DBH|lifting minyak|Profesi Kurator |Rakyat |Penguatan Badan Usaha|Penguatan PI 10 Persen
Jakarta:
Cerah
33°C
Terasa: 37°C
Lembab: 47%
Angin: 6 km/h