
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.|Foto: Oji/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan mendesak pemerintah mengambil langkah strategis terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilyah Indonesia untuk meredam eskalasi dan meminimalisasi dampaknya secara luas.
"Komisi IV mendesak sejumlah langkah prioritas yang harus segera digencarkan pertama, Operasi Pemadaman Terpadu yakni mempercepat pemadaman darat dan udara, pembasahan lahan gambut secara berkala, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC), serta penegakan hukum yang tegastanpa kompromi bagi pelaku pembakaran," ucap Yohan kepada Parlementaria, di Gedung DPR, Selasa (1/9/2026).
Kedua, mitigasi kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah (Pemda) kata dia, diwajibkan aktif membagikan masker dan vitamin, membatasi aktivitas luar ruangan bagi anak-anak serta warga rentan, dan mendirikan posko pemeriksaan kesehatan bagi korban terdampak asap.
Tak hanya itu, dia juga menyoroti perlu kolaborasi lintas Kementerian dengan membangun sinergi kuat antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, serta Pemda agar penanganan berjalan tepat sasaran.
"Perhatian khusus (pemerintah harus memperhatikan) kesehatan fisik dan psikis tim di lapangan. Di balik upaya masif pemadaman api, terdapat aspek krusial yang kerap luput dari perhatian yakni kesejahteraan para petugas di garis depan," jelasnya.
Komisi IV juga mengingatkan pentingnya rotasi dan pergantian tenaga pemadam kebakaran secara rutin. "Mengingat beratnya kondisi fisik, psikis, serta tekanan ekstrem yang dialami anggota Manggala Agni, petugas pemadam, dan relawan yang berjibaku melawan api selama berminggu-minggu, penjagaan stamina dan kesehatan mental mereka adalah harga mati," ungkapnya.
Desakan ini, lanjutnya, semakin mendesak setelah dilaporkan adanya korban jiwa dari kalangan relawan pemadam kebakaran di Kalimantan Tengah akibat kelelahan dan paparan asap pekat di lapangan. (tn/aha)