E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|fiskal|Kepala Daerah|ATR/BPN|Batam|Kapling|Kawasan Laut|Kenaikan Gaji|Otomi Khusus Daerah|RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|Garut
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|fiskal|Kepala Daerah|ATR/BPN|Batam|Kapling|Kawasan Laut|Kenaikan Gaji|Otomi Khusus Daerah|RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|Garut
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|fiskal|Kepala Daerah|ATR/BPN|Batam|Kapling|Kawasan Laut|Kenaikan Gaji|Otomi Khusus Daerah|RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|Garut
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Kawasan Laut di Batam Dikaping Tanpa Izin, Negara Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama!

Diterbitkan
Minggu, 9 Agu 2026 12.03 WIB
Bagikan:
Kawasan Laut di Batam Dikaping Tanpa Izin, Negara Jangan Ulangi Kesalahan yang Sama!

Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur. |Foto: Munchen/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Aus Hidayat Nur, menyoroti pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengenai maraknya dugaan pengkaplingan kawasan laut di Batam tanpa melalui prosedur perizinan yang semestinya.

 

Aus menilai pengakuan tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perizinan pemanfaatan ruang laut. Ia mengingatkan agar negara tidak kembali kecolongan sebagaimana polemik penguasaan kawasan laut yang sempat menjadi perhatian publik pada 2025 lalu.

Lihat Juga :

Puteri Komarudin Dukung BP Batam Genjot Investasi di Kawasan Strategis Kota Batam

Puteri Komarudin Dukung BP Batam Genjot Investasi di Kawasan Strategis Kota Batam

Darori Ungkap Ada Kawasan Hutan Tanpa Izin di Jabar, Apresiasi untuk Gubernur

Darori Ungkap Ada Kawasan Hutan Tanpa Izin di Jabar, Apresiasi untuk Gubernur

 

“Kita tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Pengalaman kasus penguasaan kawasan laut pada 2025 seharusnya menjadi pelajaran berharga. Jangan sampai negara kembali kecolongan akibat lemahnya pengawasan dan pengendalian perizinan,” ujar Aus dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Minggu (9/8/2026)

 

Menurut Aus, apabila benar ditemukan adanya penetapan lahan atau pemberian hak sebelum seluruh tahapan seperti PKKPRL, persetujuan lingkungan, hingga reklamasi dipenuhi, maka hal tersebut harus ditelusuri secara komprehensif, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang menerbitkan maupun memanfaatkan izin tersebut.

 

“Pemerintah harus melakukan pendalaman secara menyeluruh terhadap seluruh proses perizinannya. Telusuri sejak awal siapa yang mengajukan, siapa yang memproses, siapa yang memberikan persetujuan, dan apakah seluruh prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan. Transparansi menjadi kunci agar persoalan ini tidak terus berulang,” tegas Politisi Fraksi PKS itu.

 

Aus menegaskan bahwa laut merupakan ruang publik yang pengelolaannya harus berpihak pada kepentingan masyarakat luas, bukan menjadi objek penguasaan segelintir pihak melalui prosedur yang bermasalah.

 

Karena itu, ia mendorong Kementerian ATR/BPN bersama kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat sistem pengawasan, integrasi data perizinan, serta pengendalian terhadap seluruh proses pemanfaatan ruang laut, khususnya di wilayah strategis seperti Batam.

 

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperbaiki sistem. Pengawasan perizinan harus diperkuat, koordinasi antarinstansi harus diperjelas, dan setiap indikasi penyimpangan harus ditindak secara tegas. Tata kelola pertanahan dan ruang laut yang akuntabel merupakan syarat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus melindungi aset negara,” tutup Aus. (pun/rdn)

Berita terkait

Puteri Komarudin Dukung BP Batam Genjot Investasi di Kawasan Strategis Kota Batam
Ekonomi dan Keuangan
Puteri Komarudin Dukung BP Batam Genjot Investasi di Kawasan Strategis Kota Batam
Darori Ungkap Ada Kawasan Hutan Tanpa Izin di Jabar, Apresiasi untuk Gubernur
Industri dan Pembangunan
Darori Ungkap Ada Kawasan Hutan Tanpa Izin di Jabar, Apresiasi untuk Gubernur
DPR Terima Surpres Calon Dubes Negara Sahabat yang Bertugas di Republik Indonesia
Industri dan Pembangunan
DPR Terima Surpres Calon Dubes Negara Sahabat yang Bertugas di Republik Indonesia
Tags:#ATR/BPN#Batam#Kapling#Kawasan Laut
Sebelumnya

Komisi III Kawal Kasus Kematian Mantan Istri Anggota Polri, Jangan Gegabah Simpulkan Bunuh Diri

Selanjutnya

Rencana Revisi Kenaikan Gaji Kepala Daerah Harus Pertimbangkan Kondisi Fiskal

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1053)
  • Industri dan Pembangunan(3684)
  • Isu Lainnya(1045)
  • Kesejahteraan Rakyat(3689)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4559)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

KELAS PARLEMEN

🚀 Halo Sobat Parlemen, Kelas Parlemen resmi dimulai! Kelas Parlemen mengajak kamu memahami bagaimana parlemen berperan dalam menjaga ruang digital di tengah perkembangan teknologi dan algoritma. 🎙️ Beyond the FYP: Peran Parlemen Menjaga Ruang Digital di Tengah Bias dan Jebakan Algoritma 📅 Jumat, 7 Agustus 2026 🕙 10.00 WIB – selesai 💻 Zoom Meeting 🎤 Narasumber: * Amelia Anggraini, S.I.Kom – Anggota Komisi I DPR RI * Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. – Dosen FISIP Universitas Airlangga ✨ Fasilitas peserta: ✔️ e-Sertifikat ✔️ Berbagai hadiah menarik 📌 Daftar sekarang melalui tautan berikut: https://s.dpr.go.id/KELASPARLEMEN Jadilah bagian dari Kelas Parlemen dan ikut berdiskusi mengenai isu digita

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Masyarakat Adat|fiskal|Kepala Daerah|ATR/BPN|Batam|Kapling|Kawasan Laut|Kenaikan Gaji|Otomi Khusus Daerah|RUU Perampasan Aset|Komisi III|Komisi IX|Garut
Jakarta:
Berawan sebagian
31°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 17 km/h