E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
petani|Perhutani|Perhutani KPH|Perhutani KPH Mojokerto|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|Guru|ASN|Reses|Bali|Cagar Budaya|Siak
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
petani|Perhutani|Perhutani KPH|Perhutani KPH Mojokerto|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|Guru|ASN|Reses|Bali|Cagar Budaya|Siak
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
petani|Perhutani|Perhutani KPH|Perhutani KPH Mojokerto|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|Guru|ASN|Reses|Bali|Cagar Budaya|Siak
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Cellica Nurrachadiana: Pengawasan Kemitraan Perhutani Perlu Diperkuat

Diterbitkan
Selasa, 28 Jul 2026 08.46 WIB
Bagikan:
Cellica Nurrachadiana: Pengawasan Kemitraan Perhutani Perlu Diperkuat

Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Cellica Nurrachadiana dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI di Mojokerto, Jawa Timur.|Foto: Estu/Mahendra

PARLEMENTARIA, Mojokerto – Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Cellica Nurrachadiana menyoroti pentingnya pengawasan dalam tata kelola kemitraan antara petani penggarap, koperasi, dan Perum Perhutani KPH Mojokerto. Ia menegaskan bahwa keterlibatan lembaga terkait di tingkat daerah maupun pengawasan internal Perhutani perlu diperjelas agar tidak menimbulkan persoalan berlarut-larut di lapangan.


Hal tersebut disampaikan Cellica dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) BAM DPR RI di Mojokerto, Jawa Timur, Senin (27/7/2026), yang digelar menyusul keluhan masyarakat terkait kemitraan petani penggarap dengan Perum Perhutani KPH Mojokerto serta konflik agraria di empat kecamatan yang memengaruhi kelompok tani di Kabupaten Mojokerto dan Jombang.


“21 LMDH, artinya koperasi ini apakah ada kaitan dengan LMDH atau tidak? Pertanyaannya adalah sejauh mana pengawasan, karena persoalannya juga sudah lama bertahun-tahun. Sejauh mana pengawasan dari dinas kehutanan, dan juga, mohon maaf ya, Pak Camat, Pak Kepala Desa yang mengetahui kondisi di lapangan seperti apa, itu harus menjadi catatan penting,” ujar Cellica.

Lihat Juga :

Perlindungan Konsumen AMDK Perlu Diperkuat Lewat Pengawasan Terpadu

Perlindungan Konsumen AMDK Perlu Diperkuat Lewat Pengawasan Terpadu

Kemitraan Petani dan Perhutani Perlu Dibangun Lebih Berkeadilan

Kemitraan Petani dan Perhutani Perlu Dibangun Lebih Berkeadilan


Ia menilai kejelasan hubungan antara koperasi dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sangat penting untuk memastikan hak-hak para pekerja terpenuhi dengan baik. Menurutnya, jika struktur kemitraan memang terintegrasi, maka tanggung jawab Perhutani dalam memenuhi hak-hak pekerja juga harus berjalan sebagaimana mestinya.


Selain itu, Cellica juga mempertanyakan pengawasan internal Perhutani KPH Mojokerto terhadap persoalan yang telah berlangsung cukup lama. Ia meminta agar pimpinan Perhutani tidak hanya mengetahui masalah, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk menyelesaikannya melalui dialog bersama koperasi dan para pihak terkait.


“Kalau Bapak sudah pernah ketemu teman-teman koperasi, berarti Bapak tahu persoalannya seperti apa. Bapak tahu harus ngapain. Terus, apa langkah dan upaya Bapak setelah ketemu teman-teman koperasi itu sudah Bapak lakukan, sehingga itu tidak mencuat sampai ke Jakarta. Karena kalau Bapak sudah tahu masalahnya, seharusnya bisa didiskusikan dengan rekan-rekan koperasi,” tegasnya.


Cellica berharap persoalan yang terjadi tidak terus berlarut hingga harus dibawa ke tingkat pusat. Menurutnya, penyelesaian yang baik dapat dimulai dari komunikasi yang terbuka, pengawasan yang kuat, serta koordinasi yang lebih solid antara Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat di lapangan. (est/aha)

Berita terkait

Perlindungan Konsumen AMDK Perlu Diperkuat Lewat Pengawasan Terpadu
Industri dan Pembangunan
Perlindungan Konsumen AMDK Perlu Diperkuat Lewat Pengawasan Terpadu
Kemitraan Petani dan Perhutani Perlu Dibangun Lebih Berkeadilan
Kesejahteraan Rakyat
Kemitraan Petani dan Perhutani Perlu Dibangun Lebih Berkeadilan
Ravindra Airlangga: Kemitraan Indonesia–Uni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen
Politik dan Keamanan
Ravindra Airlangga: Kemitraan Indonesia–Uni Eropa Perlu Diperkuat lewat Diplomasi Parlemen
Tags:#petani#Perhutani#Perhutani KPH#Perhutani KPH Mojokerto
Sebelumnya

BAM Tindak Lanjut Keluhan Petani soal Kemitraan dengan Perhutani KPH Mojokerto

Selanjutnya

Dialog Jadi Kunci Samakan Pemahaman Pengelolaan Kawasan Hutan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1047)
  • Industri dan Pembangunan(3666)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3659)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4488)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
Majalah Parlementaria Edisi 258

Link Flipbook : https://online.anyflip.com/fhwbw/fndh/mobile/index.html

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
petani|Perhutani|Perhutani KPH|Perhutani KPH Mojokerto|RUU|perampasan aset|RUU Perampasan Aset|Guru|ASN|Reses|Bali|Cagar Budaya|Siak
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 32°C
Lembab: 48%
Angin: 10 km/h