E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|karhutla|Komisi VIII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|Bencana|Bank Indonesia|NTT|Komisi VI|KDKMP|Komisi VII|Gempa|Kopdes Merah Putih
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|karhutla|Komisi VIII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|Bencana|Bank Indonesia|NTT|Komisi VI|KDKMP|Komisi VII|Gempa|Kopdes Merah Putih
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|karhutla|Komisi VIII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|Bencana|Bank Indonesia|NTT|Komisi VI|KDKMP|Komisi VII|Gempa|Kopdes Merah Putih
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi XI|karhutla|Komisi VIII|Komisi V|RUU Perampasan Aset|Bencana|Bank Indonesia|NTT|Komisi VI|KDKMP|Komisi VII|Gempa|Kopdes Merah Putih
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 81%
Angin: 4 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Darori Wonodipuro Ingatkan Ancaman Hama dan Penyakit dari Lalu Lintas Komoditas

Diterbitkan
Jumat, 17 Jul 2026 23.18 WIB
Bagikan:
Darori Wonodipuro Ingatkan Ancaman Hama dan Penyakit dari Lalu Lintas Komoditas

Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten, Satuan Pelayanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten.|Foto: UC/Mahendra

PARLEMENTARIA, Tangerang - Anggota Komisi IV DPR RI Darori Wonodipuro menyatakan Badan Karantina Indonesia (Barantin) memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam melindungi Indonesia dari ancaman masuknya hama dan penyakit. Ancaman tersebut dapat datang melalui lalu lintas komoditas antarnegara yang keluar maupun masuk wilayah Indonesia.

 

Hal tersebut dikatakannya usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Banten, Satuan Pelayanan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, Jumat (17/7/2026). Menurutnya, pengawasan yang kuat di setiap pintu masuk dan keluar negara menjadi bagian penting dalam menjaga sumber daya hayati sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Lihat Juga :

Tinjau Pemusnahan di Balai Karantina Sumut, Ahmad Yohan: Fasilitas Perlu di Perkuat

Tinjau Pemusnahan di Balai Karantina Sumut, Ahmad Yohan: Fasilitas Perlu di Perkuat

DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029

DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029

 

"Kita tahu Indonesia ini pelabuhannya sangat banyak, bisa saja berbagai cara untuk mengeluarkan barang-barang keluar negeri tanpa seleksi atau masuk, sehingga kita khawatirkan adanya hama dan penyakit dibawa ke Indonesia," ujar Darori.

 

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut rapat kerja Komisi IV DPR RI bersama Kepala Badan Karantina Indonesia. Melalui peninjauan lapangan itu, Komisi IV ingin melihat secara langsung kesiapan fasilitas sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penguatan layanan karantina di salah satu pintu masuk utama negara.

 

Penguatan fungsi tersebut sejalan dengan mandat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan yang mengatur pemasukan, pengeluaran, dan transit komoditas, sekaligus memperkuat pengawasan karantina untuk melindungi sumber daya hayati dan keamanan pangan. 

 

Menurut politisi Fraksi Gerindra itu, penguatan fasilitas laboratorium menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian. Kemampuan pengujian yang memadai akan mendukung proses pemeriksaan komoditas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

 

Ia mencontohkan persoalan ekspor sarang burung walet yang pernah menghadapi hambatan di pasar Tiongkok. Saat itu, Indonesia belum memiliki fasilitas pengujian yang dapat memastikan secara cepat kandungan yang dipersoalkan oleh negara tujuan ekspor.

 

"Kita perlu, karena kita belum punya alatnya untuk memeriksa apa betul sarang burung Indonesia itu mengandung aluminium," ujar pungkas Dapil Jawa tengah VII tersebut. (uc/we)

Berita terkait

Tinjau Pemusnahan di Balai Karantina Sumut, Ahmad Yohan: Fasilitas Perlu di Perkuat
Industri dan Pembangunan
Tinjau Pemusnahan di Balai Karantina Sumut, Ahmad Yohan: Fasilitas Perlu di Perkuat
DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029
Kesejahteraan Rakyat
DPR Sepakati Penempatan Fraksi AKD Periode 2024-2029
Sertifikat Tanpa Peta Bidang Dinilai Rawan, Komisi II Ingatkan Ancaman Konflik dan Kerugian Ekonomi
Politik dan Keamanan
Sertifikat Tanpa Peta Bidang Dinilai Rawan, Komisi II Ingatkan Ancaman Konflik dan Kerugian Ekonomi
Tags:#Barantin#Hama#Penyakit
Sebelumnya

Netty Prasetiyani: Kebijakan MBG Harus Terdokumentasi Resmi, Bukan Instruksi Verbal

Selanjutnya

Minta Pemeliharaan Sekolah Rakyat Ditangani Khusus, Ahmad Safei: Proses Belajar Harus Tetap Jadi Prioritas

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1142)
  • Industri dan Pembangunan(3859)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3874)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4704)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi VIII#Komisi IV#BKSAP#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Parja
HUT DPR RI Ke-81

PODCAST

IKUTI KAMI