
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay, dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri UMKM di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma
PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mendorong Kementerian UMKM memperbanyak penyelenggaraan pameran dan festival dagang berskala nasional maupun daerah sebagai upaya memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta (PRJ) menunjukkan bahwa event perdagangan mampu menggerakkan ekonomi pelaku UMKM secara signifikan. Ia menyebut nilai transaksi yang tercipta selama penyelenggaraan PRJ mencapai sekitar Rp8,2 triliun.
"Kalau ada event seperti itu, UMKM kita bisa hidup. Artinya, mereka punya ruang untuk bernapas dan memperluas pasar," ujar Saleh dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri UMKM di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Saleh mengusulkan agar pemerintah tidak hanya mengandalkan satu agenda tahunan seperti PRJ, tetapi mengembangkan pameran tematik di berbagai daerah. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat difokuskan pada sektor tertentu, seperti fesyen, kuliner, kerajinan, maupun mainan lokal.
Ia menilai penyelenggaraan enam hingga tujuh event serupa setiap tahun di berbagai kota akan memberikan dampak lebih luas terhadap pertumbuhan UMKM sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.
Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Saleh mendorong Kementerian UMKM memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta. Menurutnya, pembinaan dari pemerintah pusat dapat dipadukan dengan penyediaan lokasi dan penyelenggaraan kegiatan oleh daerah.
"Jangan hanya mengandalkan APBN. Libatkan swasta dan pemerintah daerah agar pengembangan UMKM lebih masif," pungkas Politisi Fraksi PAN. (rr/we)