E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VII|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|bantuan|UMKM
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI - Gedung Nusantara II Lt.2, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta – Indonesia 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VII|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|bantuan|UMKM
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VII|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|bantuan|UMKM
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Komisi IX|Kesehatan|Bencana|NTT|Komisi X|Tenaga Kesehatan|Nihayatul Wafiroh|Charles Honoris|Komisi VII|Pendidikan|RUU Perampasan Aset|bantuan|UMKM
Jakarta:
Berawan
31°C
Terasa: 34°C
Lembab: 56%
Angin: 13 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun

Diterbitkan
Kamis, 28 Mei 2026 13.02 WIB
Bagikan:
Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun

Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi.|Foto: Mahendra/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menyoroti rencana pembangunan hunian pasca bencana oleh Kementerian PKP sebanyak 7.952 unit dengan anggaran mencapai Rp2,34 triliun.

Mori meminta pemerintah membuka detail penggunaan anggaran tersebut kepada DPR mengingat nilainya cukup besar dan menyangkut masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Lihat Juga :

Kucurkan Rp100,1 Triliun, Anggaran Pemulihan Pasca-Bencana Sumatra Hingga 2028 Disepakati

Kucurkan Rp100,1 Triliun, Anggaran Pemulihan Pasca-Bencana Sumatra Hingga 2028 Disepakati

Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari

Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari

“Kami tentunya ingin ada penjelasan terkait anggaran Rp2,34 triliun ini,” ujar Mori dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Meski mendukung pemulihan bagi korban bencana, Mori menilai transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran tetap harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Selain itu, Legislator Fraksi Partai Nasdem tersebut juga meminta pemerintah mempertimbangkan korban kebakaran permukiman padat agar dapat masuk dalam skema bantuan rumah dari negara.

Menurut dia, kebakaran di kawasan padat penduduk sering kali menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat kecil, namun belum seluruhnya mendapat perlindungan program bantuan perumahan.

Ia mencontohkan sejumlah peristiwa kebakaran di kawasan permukiman yang menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal namun kesulitan memperoleh bantuan pembangunan rumah.

“Kalau rumah di kampung kebakaran itu bukan rumah-rumah mewah. Pasti masyarakat kecil,” katanya.

"Untuk itu, saya meminta Kementerian PKP mencari skema pendanaan agar korban kebakaran juga bisa memperoleh bantuan sebagaimana korban bencana lainnya," sambungnya.

Mori menegaskan sektor perumahan saat ini telah menjadi kebutuhan mendesak nasional. Ia menyebut backlog dan kebutuhan hunian masyarakat masih sangat tinggi sehingga membutuhkan keberpihakan anggaran dan kebijakan yang lebih kuat.

"Keberhasilan program perumahan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesiapan regulasi, pembiayaan, dan kolaborasi antar instansi," tutupnya. (rdn)

Berita terkait

Kucurkan Rp100,1 Triliun, Anggaran Pemulihan Pasca-Bencana Sumatra Hingga 2028 Disepakati
Politik dan Keamanan
Kucurkan Rp100,1 Triliun, Anggaran Pemulihan Pasca-Bencana Sumatra Hingga 2028 Disepakati
Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari
Industri dan Pembangunan
Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari
Kunjungi Sukabumi, Wakil Ketua DPR Pastikan Penanganan Cepat Pasca-Bencana
Kesejahteraan Rakyat
Kunjungi Sukabumi, Wakil Ketua DPR Pastikan Penanganan Cepat Pasca-Bencana
Tags:#pascabencana#huntara#Sumatra
Sebelumnya

Nurwayah Tegaskan BUMN Jangan Zalimi Perusahaan Swasta PT AKTN

Selanjutnya

Bukan Hanya Soal Keamanan, Maraknya Begal di Jakarta Indikasi Kuatnya Tekanan Sosial-Ekonomi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1127)
  • Industri dan Pembangunan(3820)
  • Isu Lainnya(1067)
  • Kesejahteraan Rakyat(3852)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4687)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

HUT RI 81
Majalah Parlementaria 258
Segera Daftar
Parja

PODCAST

IKUTI KAMI