E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|ASEAN|Bali|Anggaran|Pariwisata|PMI|UMKM|Subsidi|RUU PFII
Jakarta:
Berawan sebagian
25°C
Terasa: 28°C
Lembab: 63%
Angin: 5 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|ASEAN|Bali|Anggaran|Pariwisata|PMI|UMKM|Subsidi|RUU PFII
Jakarta:
Berawan sebagian
25°C
Terasa: 28°C
Lembab: 63%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|ASEAN|Bali|Anggaran|Pariwisata|PMI|UMKM|Subsidi|RUU PFII
Jakarta:
Berawan sebagian
25°C
Terasa: 28°C
Lembab: 63%
Angin: 5 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Referensi Berita Parlemen Terkini
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
AIPA Caucus 2026|RUU Daerah Kepulauan|RUU Perampasan Aset|Paripurna|BBM|ASEAN|Bali|Anggaran|Pariwisata|PMI|UMKM|Subsidi|RUU PFII
Jakarta:
Berawan sebagian
25°C
Terasa: 28°C
Lembab: 63%
Angin: 5 km/h
Berita/Industri dan Pembangunan

Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari

Diterbitkan
Kamis, 23 Apr 2026 12.57 WIB
Bagikan:
Legislator Soroti Rencana Pembangunan Kolam Retensi Kendari

Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, dalam kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI di kawasan Nanga-Nanga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.|Foto: Agung/Alma

PARLEMENTARIA, Kendari — Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, menyoroti proyek pembangunan kolam retensi di kawasan Nanga-Nanga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang hingga kini belum rampung. Rencana pembangunan infrastruktur penanganan banjir ini dinilai menghadapi sejumlah persoalan mendasar, baik dari sisi perencanaan tata ruang maupun kesiapan pelaksanaan di lapangan.

 

Dalam kunjungan kerja reses Komisi V DPR RI ke Kendari, Rabu (22/4/2026), Erna mengungkapkan bahwa rencana pembangunan kolam retensi tersebut perlu ditinjau ulang karena diduga tidak sepenuhnya selaras dengan dokumen perencanaan tata ruang yang berlaku.

Lihat Juga :

Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun

Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun

Berkat Aspirasi Novita Wijayanti, Kolam Retensi Purwokerto Selesai Dibangun

Berkat Aspirasi Novita Wijayanti, Kolam Retensi Purwokerto Selesai Dibangun

 

“Pertama kali, titik pertama kita penyelidikan yaitu dengan rencana pembangunan kolam prevensi di Nanga-Nanga saya cek lagi, saya cek di berdasarkan RTRW-nya dan saya lihat juga RDTR-nya seharusnya ini kebalik-balik. Artinya saya melihat ada rencana pembangunan yang tidak sesuai dengan RDTR-nya,” ujar Erna.

 

Ia menjelaskan, berdasarkan dokumen tata ruang, kawasan Nanga-Nanga merupakan wilayah dengan zonasi koridor sungai yang seharusnya tidak diperuntukkan sebagai kawasan permukiman. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kawasan tersebut telah berkembang menjadi wilayah padat penduduk.

 

“Kalau kita lihat dalam wilayah Nanga-Nanga itu jelas zonasi sungai, koridor sungai. Artinya kenapa kemudian sekarang sudah padat penduduk, artinya ini di luar RDTR. Kalau itu sudah koridor wilayah, koridor sungai otomatis tidak boleh, itu bukan zonasi pemukiman utama atau zonasi hunian,” tegasnya.

 

Meski demikian, Erna menyadari bahwa kondisi eksisting yang telah terlanjur menjadi kawasan permukiman memerlukan pendekatan realistis dalam penyelesaian proyek kolam retensi tersebut. Ia menilai, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan waktu, terutama terkait proses pembebasan lahan yang umumnya membutuhkan waktu panjang.

 

“Nah, masukan saya ini karena sudah terlanjur jadi pemukiman dan saya melihat proyeknya ini kan tahun depan, Pak ini very short time. Sementara kita tahu untuk pembebasan lahan itu harus dilakukan secara bertahap, terutama di titik-titik banjirnya dulu dan biasanya waktunya panjang,” ungkapnya.

 

Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Kendari sebagai aktor utama untuk segera mengambil langkah koordinatif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara guna memastikan proyek dapat berjalan sesuai target.

 

“Saya meminta masukan saja kepada Ibu Wali Kota. Ibu wali kota ini adalah aktor utama, artinya lakukan segera koordinasi dengan pemerintah provinsi, duduk bersama, kemudian sama-sama buat timetable-nya,” katanya.

 

Erna juga menekankan pentingnya penentuan prioritas penanganan, khususnya pada wilayah yang paling rawan terdampak banjir, sebagai tahap awal pelaksanaan proyek. “Wilayah mana dulu yang kemudian rawan terkena banjir, itu dulu tahapannya. Tahapan harus dilakukan sehingga pengerjaan itu nanti akan bisa tepat waktu,” pungkasnya. (aha)

Berita terkait

Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun
Industri dan Pembangunan
Mori Hanafi Soroti Rencana Pembangunan Hunian Pasca-Bencana Rp 2,34 Triliun
Berkat Aspirasi Novita Wijayanti, Kolam Retensi Purwokerto Selesai Dibangun
Isu Lainnya
Berkat Aspirasi Novita Wijayanti, Kolam Retensi Purwokerto Selesai Dibangun
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Industri dan Pembangunan
Komisi V Soroti Infrastruktur Kendari: Perbaikan Jalan & Penanganan Banjir
Tags:#Infrastruktur#Reses
Sebelumnya

Perlunya Sinergi Aparat di NTB Implementasikan KUHP-KUHAP Baru

Selanjutnya

Pelabuhan Rakyat Kendari Dinilai Strategis, Mori Hanafi Dorong Penambahan Dermaga

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(1037)
  • Industri dan Pembangunan(3616)
  • Isu Lainnya(1037)
  • Kesejahteraan Rakyat(3603)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4441)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum
 AIPA

Link : https://ksap.dpr.go.id/

Instagram

PODCAST

IKUTI KAMI