E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Sebagian Cerah
33°C
Terasa: 34°C
Lembab: 42%
Angin: 13 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Sebagian Cerah
33°C
Terasa: 34°C
Lembab: 42%
Angin: 13 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Sebagian Cerah
33°C
Terasa: 34°C
Lembab: 42%
Angin: 13 km/h
/
/
Berita/Kesejahteraan Rakyat

Formula Dana BOS Perlu Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah dan Jenis Sekolah

Diterbitkan
Senin, 13 Jul 2026 14.03 WIB
Bagikan:
Formula Dana BOS Perlu Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah dan Jenis Sekolah

Anggota DPR RI M. Sarmuji, dalam agenda Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Arifman/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Kebijakan pembiayaan pendidikan dinilai perlu disusun dengan mempertimbangkan karakteristik daerah serta jenis satuan pendidikan agar alokasi anggaran yang diberikan pemerintah lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Perbedaan kondisi geografis, tingkat kemahalan wilayah, hingga kebutuhan pembelajaran di masing-masing sekolah dinilai menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam penetapan biaya pendidikan.

 

Hal tersebut mengemuka dalam agenda Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Lihat Juga :

Pembinaan, Koordinasi, dan Komunikasi Antara Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah Perlu Diperkuat

Pembinaan, Koordinasi, dan Komunikasi Antara Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah Perlu Diperkuat

Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel

Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel

 

Dalam kesempatan itu, Anggota DPR RI M. Sarmuji menilai formulasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak dapat disamaratakan untuk seluruh daerah. Menurutnya, setiap wilayah memiliki tantangan dan kebutuhan pembiayaan yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang lebih proporsional.

 

"Kita mengusulkan supaya lebih berkeadilan, mempertimbangkan beban baik daerah maupun jenis satuan pendidikannya," ujar Legislator Fraksi Partai Golkar itu.

 

Ia mencontohkan, biaya penyelenggaraan pendidikan di wilayah perkotaan tentu berbeda dengan daerah yang memiliki tantangan geografis tinggi. Di wilayah pegunungan, misalnya, biaya pembangunan sarana pendidikan jauh lebih besar karena distribusi material harus menggunakan transportasi udara.

 

"Jakarta dan Jawa Tengah tentu berbeda. Jawa Tengah dengan Papua Pegunungan pasti berbeda, karena di sana biayanya sangat mahal. Untuk membangun satu bangunan saja materialnya harus diangkut menggunakan pesawat," jelasnya.

 

Selain faktor kewilayahan, Sarmuji juga menilai karakteristik satuan pendidikan perlu menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembiayaan. Menurutnya, sekolah kejuruan dengan bidang keahlian tertentu memiliki kebutuhan operasional yang tidak sama.

 

"Misalkan SMK Maritim tentu berbeda dengan SMK Akuntansi pembiayaannya, karena mereka harus praktik di laut dan sebagainya," katanya.

 

Ia berpandangan, penyesuaian formula pembiayaan tersebut akan menciptakan sistem pendanaan pendidikan yang lebih adil sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di berbagai daerah. Lebih lanjut, ia mengungkapkan hasil kajian yang dibahas dalam seminar tersebut diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyempurnaan kebijakan pembiayaan pendidikan, termasuk melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

 

Menurutnya, kerangka pengaturan mengenai pembiayaan pendidikan sebenarnya telah diatur dalam regulasi yang ada. Namun, masih terdapat ruang untuk memperkuat pengaturan mengenai komponen biaya pendidikan agar menjadi acuan yang lebih komprehensif dalam penyusunan kebijakan.

 

"Kerangkanya sebenarnya sudah ada di Undang-Undang Sisdiknas. Tinggal nanti kalau masih perlu ada yang kita sisipkan dan perkuat, tentu akan kita perkuat di dalam RUU Sisdiknas, khususnya terkait komponen pembiayaannya," pungkas Politisi asal Dapil Jatim VI itu.

 

Ia berharap pembahasan mengenai harga satuan pendidikan dapat menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong sistem pembiayaan pendidikan yang lebih proporsional, adaptif terhadap kondisi daerah, serta mendukung pemerataan mutu pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan demikian, jelasnya, kebijakan pendanaan pendidikan tidak hanya berorientasi pada besaran anggaran, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan riil setiap satuan pendidikan agar layanan pendidikan semakin berkualitas dan berkeadilan. (fa/um)

Berita terkait

Pembinaan, Koordinasi, dan Komunikasi Antara Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah Perlu Diperkuat
Politik dan Keamanan
Pembinaan, Koordinasi, dan Komunikasi Antara Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah Perlu Diperkuat
Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel
Kesejahteraan Rakyat
Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel
Pembahasan 26 RUU Kabupaten Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Politik dan Keamanan
Pembahasan 26 RUU Kabupaten Kota Disesuaikan dengan Karakteristik Daerah
Tags:#Pendidikan#Dana Bos
Sebelumnya

Sarmuji: Dana BOS Perlu Ditinjau Ulang agar Sesuai Kebutuhan Riil Pendidikan

Selanjutnya

Dukung Percepatan RUU Perampasan Aset, Jangan Buka Celah Abuse of Power Aparat

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(998)
  • Industri dan Pembangunan(3488)
  • Isu Lainnya(1030)
  • Kesejahteraan Rakyat(3491)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4258)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Portal Resmi Berita dan Informasi DPR RI
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU Perampasan Aset|Komisi III|Pendidikan|Dana Bos|perampasan aset|RUU Sisdiknas|pangan|sekolah|konferensi pers|BUBK|Tindak Pidana|MPLS|GAMAS
Jakarta:
Sebagian Cerah
33°C
Terasa: 34°C
Lembab: 42%
Angin: 13 km/h