
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto usai menerima kunjungan delegasi Parlemen Uni Emirat Arab (UEA) yang dipimpin Yang Mulia Ali Rashid Al Nuaimi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto : Yohanes/Andri
PARLEMENTARIA, Jakarta - Komisi I DPR RI menerima kunjungan delegasi Parlemen Uni Emirat Arab (UEA) yang dipimpin Yang Mulia Ali Rashid Al Nuaimi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026). Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menjelaskan pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi parlemen sekaligus mendorong peningkatan hubungan strategis antara Indonesia dan UEA.
Utut pun menyambut baik kunjungan delegasi Parlemen UEA ini. Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara tidak cukup dibangun melalui kerja sama antarpemerintah, tetapi juga perlu diperkuat melalui diplomasi parlemen.
"Inti kedatangan Beliau adalah memperkuat hubungan kedua negara, tidak hanya government to government, tetapi juga Parliament to Parliament," ujar Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut kepada Parlementaria usai pertemuan.
Dalam pertemuan tersebut, lanjut Utut, Delegasi UEA juga menyampaikan komitmen pemerintahnya dalam melindungi tidak hanya warga negara UEA, tetapi juga warga negara asing saat terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Legislator dari Dapil Jawa Tengah VII itu juga menyambut positif komitmen peningkatan investasi UEA di Indonesia. Menurutnya, hubungan ekonomi kedua negara masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus dikembangkan, termasuk melalui sektor pariwisata.
"Saya juga menyampaikan agar jumlah wisatawan dari UEA ke Indonesia bisa terus meningkat. Saat ini jumlahnya masih sekitar 8.500 orang. Harapannya tentu bisa jauh lebih besar karena masyarakat Indonesia yang berkunjung ke Dubai maupun Abu Dhabi juga semakin banyak," ungkapnya.
Selain itu, Utut mengungkapkan adanya usulan dari pihak UEA untuk memperkuat komunikasi antarlembaga parlemen melalui pertemuan virtual apabila terdapat isu-isu penting yang memerlukan koordinasi cepat.
Dalam kesempatan yang sama, Ali Rashid Al Nuaimi mengatakan kunjungan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan, tidak hanya melalui jalur pemerintah, tetapi juga antarlembaga legislatif.
"Kami berada di Parlemen Indonesia untuk mengaktifkan diplomasi parlemen dan bergabung dengan saudara-saudara kami di Parlemen Indonesia guna meningkatkan hubungan kedua negara. Kami ingin memastikan selalu ada keterlibatan yang memberikan nilai tambah bagi hubungan antara UEA dan Indonesia," ujarnya.
Ia menilai hubungan Indonesia dan UEA terus berkembang dengan prospek kerja sama yang semakin luas. Menurutnya, parlemen memiliki tanggung jawab untuk menjaga momentum tersebut melalui penguatan komunikasi dan kolaborasi di berbagai bidang.
Selain hubungan bilateral, ia juga mendorong Indonesia dan UEA untuk memperkuat kerja sama dalam forum-forum multilateral. Menurutnya, kedua negara memiliki nilai dan kepentingan bersama yang dapat menjadi modal dalam menghadapi berbagai tantangan global.
"Kami melihat banyak nilai bersama yang dapat terus dipromosikan. Tujuannya bukan hanya untuk kepentingan Indonesia dan UEA, tetapi juga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi dunia," katanya.
Delegasi UEA juga berharap Indonesia, sebagai salah satu negara penggerak di ASEAN, dapat mendorong keterlibatan parlemen negara-negara ASEAN dalam forum komunikasi tersebut. Langkah itu dinilai dapat memperkuat saling pengertian serta memperluas kerja sama kawasan melalui jalur diplomasi parlemen. (rr/rdn)