
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh, saat memimpin Kunjungan Kerja BKSAP ke Semarang, Jawa Tengah.|Foto: Jih/Karisma
PARLEMENTARIA, Semarang – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan kolaborasi antara parlemen dengan dunia usaha guna mengakselerasi eksekusi kerja sama hasil diplomasi internasional. Karena itu, BKSAP secara terbuka mengajak semua pihak, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, untuk terlibat aktif mendampingi parlemen saat menerima kunjungan delegasi asing maupun dalam grup kerja sama bilateral.
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh menyatakan bahwa keberhasilan diplomasi parlemen membutuhkan peran pihak luar parlemen sebagai mitra tanding untuk langsung mengeksekusi peluang bisnis atau investasi yang muncul dalam diskusi.
“Kami selalu terbuka dengan organisasi lain dan memang nantinya pada saat ada tamu-tamu dari luar, parlemen-parlemen dari luar, organisasi-organisasi luar yang datang berkunjung hampir setiap hari berkunjung ke BKSAP bertukar pandangan, bertukar pendapat,” ungkap Politisi Fraksi Partai Gerindra itu saat memimpin Kunjungan Kerja BKSAP ke Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).
Selain penguatan jejaring, BKSAP juga menyoroti berbagai hambatan teknis yang dihadapi daerah, seperti isu pelabuhan dan pengembangan ekonomi kreatif yang disampaikan oleh perwakilan Gekrafs dalam kesempatan tersebut. Aspirasi tersebut akan diteruskan ke komisi terkait di DPR RI, seperti Komisi VI, untuk dicarikan solusinya secara lintas sektoral.
Karena itu, Husein menegaskan bahwa meskipun diplomasi internasional adalah tugas utama BKSAP, pihaknya tetap menjalankan fungsi representasi dengan membawa masalah daerah ke komisi teknis masing-masing.
Sinergi ini dipandang mendesak karena tantangan saat ini bukan lagi sekadar memiliki potensi, melainkan bagaimana memastikan potensi tersebut mampu memenuhi standar pasar global. BKSAP berkomitmen untuk terus memperluas jalan bagi komunitas internasional untuk melihat keunggulan daerah di Indonesia.
Melalui kolaborasi yang erat antara BKSAP, pemerintah daerah, dan Kadin, diharapkan setiap forum internasional yang dihadapi, baik di level ASEAN, IPU, maupun P20, dapat memberikan implikasi langsung bagi peningkatan ekonomi di tingkat lokal. (jih/rdn)