
Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono Kanang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI bersama Direksi PT Agrinas Palma Nusantara di Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Farhan/Alma
PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono Kanang menilai PT Agrinas Palma Nusantara perlu memiliki langkah nyata (action plan) dalam mendukung terwujudnya ketahanan dan swasembada energi nasional melalui pengembangan sektor sawit.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI bersama Direksi PT Agrinas Palma Nusantara, Budi menekankan pentingnya penyusunan langkah konkret agar target swasembada energi dan hilirisasi yang menjadi harapan pemerintah dapat diwujudkan.
"Tentang ketahanan energi. Ini merupakan swasembada energi yang diharapkan oleh semua orang dan negara. Di mana apabila ini sukses, maka energi terbarukan dan hilirisasi ini tercapai," kata Budi dalam RDP yang berlangsung di Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Selain menyoroti aspek ketahanan energi, Legislator Fraksi PDI-Perjuangan ini pun mengingatkan pentingnya memastikan pengelolaan lahan sawit tetap memperhatikan kepentingan masyarakat yang selama ini menggantungkan hidupnya pada kawasan tersebut. Menurutnya, proses penataan lahan tidak boleh mengabaikan aspek sosial maupun sejarah penguasaan lahan oleh masyarakat.
Ia menilai skema kemitraan perlu dikedepankan agar masyarakat tetap memperoleh manfaat ekonomi ketika terjadi penataan kawasan. Opsi seperti pola plasma maupun bentuk kerja sama lainnya dinilai dapat menjadi solusi yang memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pengelolaan perkebunan.
"Partnership ini penting untuk win-win bagi masyarakat, terutama masyarakat yang selama ini hanya ditertibkan," jelas dia.
Dalam kesempatan yang sama, Budi juga menyoroti pelaksanaan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas sawit dan produk turunannya yang sebelumnya telah disampaikan Presiden. Menurutnya, implementasi kebijakan tersebut harus terus dikawal agar benar-benar memberikan nilai tambah bagi penerimaan negara.
Lebih lanjut, Budi menegaskan bahwa cita-cita mewujudkan swasembada energi melalui hilirisasi sawit tidak cukup hanya berhenti pada perencanaan. Ia berharap PT Agrinas Palma Nusantara menyusun langkah-langkah nyata yang dapat diukur sehingga program tersebut mampu memberikan hasil yang dirasakan masyarakat dan negara.
"Tidak hanya sekadar bagaimana kita bermimpi saja, tapi ada action plan yang harus dilahirkan di sana sehingga Agrinas Palma ini betul-betul melahirkan mimpi kita semua," pungkasnya (ujm/we)