E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|layanan kesehatan|Lapas|UMKM|Polri|HUT Ke-80 Bhayangkara|Diplomasi|narkoba|RAPBN 2027|Warga Binaan|MAKI|PPh Marketplace|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|layanan kesehatan|Lapas|UMKM|Polri|HUT Ke-80 Bhayangkara|Diplomasi|narkoba|RAPBN 2027|Warga Binaan|MAKI|PPh Marketplace|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|layanan kesehatan|Lapas|UMKM|Polri|HUT Ke-80 Bhayangkara|Diplomasi|narkoba|RAPBN 2027|Warga Binaan|MAKI|PPh Marketplace|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Ungkap Ironi Anggaran DJBK, Erna Sari Dewi: Tata Kelola Diperbaiki, Pengawasan Justru Minim Dana

Diterbitkan
Rabu, 1 Jul 2026 10.08 WIB
Bagikan:
Ungkap Ironi Anggaran DJBK, Erna Sari Dewi: Tata Kelola Diperbaiki, Pengawasan Justru Minim Dana

Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) Kementerian Pekerjaan Umum di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara.|Foto: Oji/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI, Erna Sari Dewi, menyoroti ketimpangan anggaran Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) Kementerian PU yang dinilai menghambat fungsi pengawasan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Direktorat Jenderal Bina Konstruksi (DJBK) Kementerian Pekerjaan Umum di Ruang Rapat Komisi V, Gedung Nusantara pada Selasa (30/6/2026).

 

Dalam rapat tersebut, Erna mengungkapkan bahwa dari Rp418,48 miliar anggaran DJBK, 84 persen habis untuk belanja pegawai dan operasional rutin. Dampak dari kondisi ini sangat serius. Menurutnya, lumpuhnya fungsi substantif seperti pembinaan jasa konstruksi dan sertifikasi tenaga kerja secara langsung mengancam mutu bangunan. 

Lihat Juga :

Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel

Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel

Cucun Ahmad Syamsurijal: Perketat Pengawasan Tata Kelola Pasca Kasus Hukum Pejabat BGN

Cucun Ahmad Syamsurijal: Perketat Pengawasan Tata Kelola Pasca Kasus Hukum Pejabat BGN

 

"Saya agak syok juga melihat bahwa anggaran ini hanya 418,48 miliar dimana anggaran ini 84 persennya tersedot untuk belanja pegawai dan sisanya operational routing dan saya tidak melihat satupun anggaran yang mendukung fungsi substantif daripada institusi ini. Bagaimana mereka mau melakukan fungsi-fungsi substantifnya? Bagaimana mungkin ini bisa kita lakukan dengan baik? Kalau kemudian kualitas dan mutunya juga tidak bisa terjaga," tegas Erna.

 

Legislator Dapil Bengkulu tersebut pun menyoroti kontradiksi antara janji perbaikan tata kelola dengan alokasi anggaran yang ada. "Menteri mengatakan ada kebocoran 40 persen dan ingin fokus pada perbaikan tata kelola. Namun, anggarannya tidak matching. Saya yakin lagi bahwa leakaging yang terjadi sekarang ini 40 persen, ini akan angkanya akan meningkat kalau kemudian anggaran DJBK ini zero. Maka ini perlu perhatian khusus bagi kita semua," tambahnya.

 

Terkait harapan, Erna mendesak Kementerian PU segera melakukan evaluasi distribusi anggaran. Ia menekankan perlunya pergeseran prioritas agar fungsi pengawasan mendapatkan porsi yang memadai. Hal ini krusial agar percepatan pembangunan infrastruktur tidak hanya mengejar target fisik, namun tetap menjamin akuntabilitas serta ketahanan infrastruktur jangka panjang bagi masyarakat.

 

"Saya pikir mungkin nanti ada pembahasan lebih lanjut sehingga tidak ada ketimpangan dalam penganggaran, karena kita ingin memastikan kualitas pembangunan infrastruktur yang akan kita bangun dan akan kita lakukan percepatan," pungkasnya. (hvt/we)

Berita terkait

Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel
Kesejahteraan Rakyat
Lalu Hadrian Dorong Evaluasi Tata Kelola Dana BOS Pasca Mundurnya Ratusan Kepala Sekolah di Sulsel
Cucun Ahmad Syamsurijal: Perketat Pengawasan Tata Kelola Pasca Kasus Hukum Pejabat BGN
Kesejahteraan Rakyat
Cucun Ahmad Syamsurijal: Perketat Pengawasan Tata Kelola Pasca Kasus Hukum Pejabat BGN
Erna Sari Dewi Minta Kepastian Regulasi Industri AMDK
Industri dan Pembangunan
Erna Sari Dewi Minta Kepastian Regulasi Industri AMDK
Tags:#Anggaran#Direktorat Jenderal Bina Konstruksi#Anggaran DJBK
Sebelumnya

Pansus Dahulukan Kewenangan Sebelum Bahas Anggaran Daerah Kepulauan

Selanjutnya

Harmonisasi RUU Kepulauan Masih Tunggu DIM Delapan Kementerian

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(955)
  • Industri dan Pembangunan(3376)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3385)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4134)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kesehatan|layanan kesehatan|Lapas|UMKM|Polri|HUT Ke-80 Bhayangkara|Diplomasi|narkoba|RAPBN 2027|Warga Binaan|MAKI|PPh Marketplace|Anggaran
Jakarta:
Sebagian Cerah
30°C
Terasa: 33°C
Lembab: 64%
Angin: 14 km/h