E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
SPMB|RUU HPI|PTN|Perguruan Tinggi|RAPBN 2027|Kesehatan|PHK|Ekonomi|Bencana|Kopdes Merah Putih|Anggaran|TNI|RUU Kawasan Industri
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 69%
Angin: 3 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
SPMB|RUU HPI|PTN|Perguruan Tinggi|RAPBN 2027|Kesehatan|PHK|Ekonomi|Bencana|Kopdes Merah Putih|Anggaran|TNI|RUU Kawasan Industri
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 69%
Angin: 3 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
SPMB|RUU HPI|PTN|Perguruan Tinggi|RAPBN 2027|Kesehatan|PHK|Ekonomi|Bencana|Kopdes Merah Putih|Anggaran|TNI|RUU Kawasan Industri
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 69%
Angin: 3 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia Harus Dorong Kemandirian Alutsista

Diterbitkan
Rabu, 1 Jul 2026 23.15 WIB
Bagikan:
Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan dengan Turki dan Malaysia Harus Dorong Kemandirian Alutsista

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal, dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Hukum RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Arief/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komisi I DPR RI menyetujui kelanjutan ratifikasi kerja sama pertahanan antara Indonesia-Turki dan Indonesia-Malaysia dengan memberikan sejumlah catatan penting. Salah satu catatannya adalah agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). 

 

Komisi I juga menekankan pentingnya transfer of technology (ToT) sebagai langkah strategis menuju kemandirian industri pertahanan nasional.

Lihat Juga :

Syamsu Rizal Ingatkan Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Antarnegara Jangan Bebani Ruang Fiskal

Syamsu Rizal Ingatkan Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Antarnegara Jangan Bebani Ruang Fiskal

RUU Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia Disetujui, Siap Dibawa ke Paripurna

RUU Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia Disetujui, Siap Dibawa ke Paripurna

 

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal mengatakan, salah satu poin penting dalam kerja sama tersebut adalah komitmen untuk membangun kemampuan produksi alutsista secara mandiri melalui tahapan yang jelas. Hal itu mulai dari pembelian, produksi bersama, hingga penguasaan teknologi di dalam negeri.

 

"Kita punya komitmen untuk membangun atau membuat rudal sendiri. Kita berharap jangkauannya itu sampai 250 kilometer, dan itu salah satu rudal yang sudah masuk kategori balistik," ujar Syamsu usai Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan, dan Menteri Hukum RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

 

Politisi Fraksi PKB tersebut menegaskan, implementasi kerja sama harus dilengkapi dengan peta jalan yang terukur, sehingga Indonesia memiliki kepastian tahapan menuju kemampuan produksi alutsista secara mandiri.

 

"Yang kedua yang kita mau adalah kepastian bahwa ada roadmap kapan kita beli, kemudian kapan kita buat bareng-bareng, kemudian kapan kita bisa buat sendiri. Karena perjanjian ini juga ada dalam pasal-pasalnya. Jadi kita beli dulu, habis itu kita diberikan kesempatan untuk ada transfer teknologi, kemudian habis itu kita diberikan kesempatan untuk bikin alutsista secara mandiri," tegasnya.

 

Menurut Syamsu, penguatan industri pertahanan juga harus ditopang oleh riset dan pengembangan (research and development/R & D) yang melibatkan dunia usaha dan perguruan tinggi dalam negeri. Dengan demikian, kemampuan teknologi pertahanan nasional dapat berkembang secara berkelanjutan.

 

"Salah satunya itu adalah pelibatan B to B kita dan pelibatan kampus. Kita kebetulan juga punya banyak kampus termasuk di beberapa angkatan. Kita punya Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) yang juga mampu buat drone, buat rudal kecil," pungkasnya. (als/rdn)

Berita terkait

Syamsu Rizal Ingatkan Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Antarnegara Jangan Bebani Ruang Fiskal
Politik dan Keamanan
Syamsu Rizal Ingatkan Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Antarnegara Jangan Bebani Ruang Fiskal
RUU Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia Disetujui, Siap Dibawa ke Paripurna
News
RUU Ratifikasi Kerja Sama Pertahanan Indonesia dengan Turki-Malaysia Disetujui, Siap Dibawa ke Paripurna
Komisi I Dorong Kerja Sama Pinjam Pakai Aset KODAU II Makassar dengan Angkasa Pura
Politik dan Keamanan
Komisi I Dorong Kerja Sama Pinjam Pakai Aset KODAU II Makassar dengan Angkasa Pura
Tags:#Alutsista
Sebelumnya

Husni Nilai Aspirasi BAMAG Jadi Masukan Penting bagi Kebijakan Kementerian Agama

Selanjutnya

ATR/BPN Harus Hilangkan Stigma Layanan Berbelit Lewat Penyederhanaan Regulasi

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(945)
  • Industri dan Pembangunan(3374)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3379)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4123)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
SPMB|RUU HPI|PTN|Perguruan Tinggi|RAPBN 2027|Kesehatan|PHK|Ekonomi|Bencana|Kopdes Merah Putih|Anggaran|TNI|RUU Kawasan Industri
Jakarta:
Cerah
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 69%
Angin: 3 km/h