E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 58%
Angin: 12 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 58%
Angin: 12 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 58%
Angin: 12 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Daya Saing Industri Terkikis, Eva Monalisa Soroti Hambatan Logistik dan Perizinan

Diterbitkan
Selasa, 30 Jun 2026 11.57 WIB
Bagikan:
Daya Saing Industri Terkikis, Eva Monalisa Soroti Hambatan Logistik dan Perizinan

Anggota Komisi VII DPR RI Eva Monalisa, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI bersama Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.|Foto: Farhan/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Eva Monalisa menyoroti berbagai hambatan yang masih membebani dunia industri nasional, mulai dari perizinan yang berbelit hingga persoalan logistik yang dinilai mengurangi daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kawasan Industri.

 

Eva mengungkapkan bahwa kesiapan sumber daya manusia (SDM) industri saat ini belum diimbangi dengan pertumbuhan dan perkembangan sektor industri yang mampu menyerap tenaga kerja secara optimal. Ia menilai lamanya proses distribusi barang dari kawasan industri hingga pelabuhan membuat produk Indonesia kalah bersaing dibandingkan negara-negara lain di kawasan ASEAN, seperti Thailand dan Vietnam.

Lihat Juga :

Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil

Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil

SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri

SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri

 

"Produk industri kita sebenarnya banyak diminati pasar luar negeri. Namun ketika calon pembeli mengetahui waktu pengiriman dari Indonesia jauh lebih lama, mereka akhirnya memilih negara lain yang lebih cepat dan efisien," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panja RUU Kawasan Industri Komisi VII DPR RI bersama Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

 

Menurut Eva, kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab menurunnya daya saing industri nasional di pasar global. Karena itu, ia menilai pembenahan sistem logistik harus menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat kawasan industri di Indonesia.

 

Selain persoalan logistik, Politisi Fraksi PKB itu juga menyoroti regulasi perizinan yang dinilai masih terlalu panjang dan berbelit. Ia menyebut antrean proses ekspor-impor, termasuk pemenuhan berbagai persyaratan administrasi seperti Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib, kerap menghambat masuknya bahan baku yang dibutuhkan industri.

 

Akibatnya, lanjut Eva, banyak perusahaan tidak dapat menjalankan proses produksi secara optimal karena pasokan bahan baku terlambat. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak terhadap penurunan aktivitas produksi hingga berpotensi memicu pengurangan tenaga kerja.

 

"Ketika bahan baku terlambat datang, perusahaan terpaksa mengurangi kapasitas produksi, misalnya dari tiga shift menjadi dua shift. Kalau kondisi ini terus berlanjut, tentu akan berdampak terhadap pekerja dan berpotensi memicu PHK," jelasnya.

 

Oleh karena itu, Eva berharap pemerintah dapat mengevaluasi berbagai regulasi yang masih menghambat kegiatan industri sehingga iklim usaha menjadi lebih kondusif, daya saing industri nasional meningkat, serta Indonesia tidak kehilangan investor maupun peluang ekspor ke pasar global. (tin/we)

Berita terkait

Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil
Industri dan Pembangunan
Rumitnya Perizinan dan Tingginya Biaya Energi Penghambat Daya Saing Industri Tekstil
SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri
Industri dan Pembangunan
SBIN dan Sinkronisasi Kebijakan Dapat Tingkatkan Daya Saing Industri
Dorong Peningkatan Daya Saing Industri Nasional, Panja Daya Saing Industri Komisi VII Tinjau Indofood
Industri dan Pembangunan
Dorong Peningkatan Daya Saing Industri Nasional, Panja Daya Saing Industri Komisi VII Tinjau Indofood
Tags:#RUU Kawasan Industri
Sebelumnya

Masalah Perbatasan Tak Kunjung Tuntas, Komisi II Siap Bahas Beleid Baru Jika Diperlukan

Selanjutnya

Bambang Haryo: Tanpa Insentif Kompetitif, Investasi Bisa Bergeser ke Negara Tetangga

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(942)
  • Industri dan Pembangunan(3364)
  • Isu Lainnya(1025)
  • Kesejahteraan Rakyat(3367)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4098)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Kopdes Merah Putih|BUMN|RUU Kawasan Industri|Konflik Kemitraan Plasma|Haji|PHK|KNMP|KDMP|Wakaf|SPPI|Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia|Koperasi Nelayan Merah Putih|B50
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 33°C
Lembab: 58%
Angin: 12 km/h