E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Willy Aditya Luncurkan Komik Pancasila untuk Pemula, Pancasila Bukan Hafalan Namun Dipahami Lewat Cerita

Diterbitkan
Senin, 29 Jun 2026 10.24 WIB
Bagikan:
Willy Aditya Luncurkan Komik Pancasila untuk Pemula, Pancasila Bukan Hafalan Namun Dipahami Lewat Cerita

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, saat peluncuran buku komik di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.|Foto: Ist/Karisma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Ketua Komisi XIII DPR RI sekaligus penggagas ‘Komik Pancasila untuk Pemula’ Willy Aditya meluncurkan buku komik yang mengusung pendekatan baru dalam pembelajaran Pancasila. Melalui media cerita bergambar, ia ingin nilai-nilai Pancasila lebih mudah dipahami dan dipraktikkan generasi muda, bukan sekadar dihafalkan.

 

"Kalau Pancasila hanya diajarkan lewat hafalan, dia hanya akan menjadi artefak di museum. Saya ingin Pancasila menjadi way of life dan way of thinking yang dipraktikkan setiap hari," kata Willy saat peluncuran di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (28/6/2026) lalu.

Lihat Juga :

Jadi Sorotan Internasional, Komisi V: Kapal Pinisi Sedianya Bukan untuk Angkut Orang

Jadi Sorotan Internasional, Komisi V: Kapal Pinisi Sedianya Bukan untuk Angkut Orang

Terus Kerja Bela Masyarakat, Kenaikan Citra Positif DPR Bukan untuk Meninabobokan

Terus Kerja Bela Masyarakat, Kenaikan Citra Positif DPR Bukan untuk Meninabobokan

 

Melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Senin (29/6/2026), menurut Willy, Komik Pancasila untuk Pemula merupakan buku keduanya setelah Pancasila di Rumahku. Jika buku pertama lahir dari berbagai kegiatan literasi, seperti lomba podcast dan video pendek, terangnya, buku terbaru ini mengadopsi pendekatan visual agar pembaca lebih mudah memahami nilai-nilai Pancasila.

 

Dirinya mengatakan proses penyusunan buku memakan waktu hampir dua tahun. Selama proses tersebut, ia melibatkan ilustrator, tim diskusi, hingga anak-anak sebagai pembaca awal untuk menguji apakah alur cerita dan visualnya mudah dipahami.

 

Willy mengaku terinspirasi dari komik-komik edukasi yang biasa dibacakannya kepada anak-anak. Menurut dia, gambar menjadi pintu masuk yang efektif untuk menarik minat baca sebelum pembaca memahami pesan yang ingin disampaikan. Lebih jauh, ia menegaskan Pancasila lahir dari tradisi dialog dan perdebatan, bukan dari dogma.

 

Oleh karena itu, ia ingin generasi muda lebih aktif berdiskusi mengenai relevansi Pancasila dalam menjawab tantangan zaman, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan (AI), transhumanisme, hingga transformasi digital. "Saya ingin mengajak generasi muda memperdebatkan Pancasila dalam kerangka metodologi dan relevansinya. Pancasila tidak menyeramkan dan bukan sekadar slogan," ujarnya.

 

Dalam komik tersebut, Willy menghadirkan tokoh-tokoh fiktif yang mengangkat persoalan kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah hingga hubungan antarteman. Melalui cerita sederhana itu, ia ingin menunjukkan bahwa Pancasila hidup dalam tindakan nyata, seperti menghargai perbedaan, bekerja sama, dan tidak menebarkan kebencian.

 

"Kita adalah Pancasila. Ketika berbeda tetapi tetap bisa bekerja sama dan saling menghormati, itulah Pancasila," tuturnya.

 

Mengakhiri pernyataannya, Willy berharap buku tersebut menjadi pemantik lahirnya inovasi pembelajaran Pancasila yang lebih kreatif. Pun, ia juga mengungkapkan kini tengah menyiapkan proyek ketiga berupa serial cerita bergambar yang mengulas sejarah dan makna lambang pada setiap sila Pancasila.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Rima Agristina menyambut baik peluncuran buku tersebut. Menurutnya, upaya membumikan Pancasila membutuhkan kolaborasi berbagai pihak dan tidak dapat dilakukan BPIP sendirian.

 

"Di tengah pergulatan membumikan Pancasila, hari ini kami mendapat angin segar dari Pak Willy Aditya. Komik ini menjadi salah satu cara kreatif untuk mengaktualisasikan Pancasila di tengah masyarakat," ujar Rima.

 

Rima menilai pendekatan melalui komik dapat menjadi medium yang efektif untuk memperluas pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadir dalam peluncuran komik tersebut, Putri Proklamator Halida Hatta, Kepala LPSK Ahmadi, Sekjen NasDem Hermawi Taslim, Wakil Ketua Komisi XIII DPR Dewi Asmara, Sekjen MPR Siti Fauziah, Sekjen KemenHAM Novita Ilmaris, Sekjen LPSK Sriyana, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq, Anggota Komisi XIII DPR Rieke Diah Pitaloka, Anggota Komisi XIII DPR Shadiq Pasadigue, Anggota Komisi XIII DPR Muslim Ayyub, Dirjen Imigrasi Hendarsam, Komisioner Komnas HAM Amiruddin Harahap dan tokoh-tokoh nasional lainnya. (um)

Berita terkait

Jadi Sorotan Internasional, Komisi V: Kapal Pinisi Sedianya Bukan untuk Angkut Orang
Industri dan Pembangunan
Jadi Sorotan Internasional, Komisi V: Kapal Pinisi Sedianya Bukan untuk Angkut Orang
Terus Kerja Bela Masyarakat, Kenaikan Citra Positif DPR Bukan untuk Meninabobokan
Isu Lainnya
Terus Kerja Bela Masyarakat, Kenaikan Citra Positif DPR Bukan untuk Meninabobokan
Komisi XIII Tindak Lanjuti Laporan Pelanggaran HAM di Panti Sosial: Itu Fakta, Bukan Cerita!
Politik dan Keamanan
Komisi XIII Tindak Lanjuti Laporan Pelanggaran HAM di Panti Sosial: Itu Fakta, Bukan Cerita!
Sebelumnya

Evaluasi SPMB: Legislator Minta Kejelasan Akses Kuliah bagi Korban Bencana

Selanjutnya

Tiga Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(934)
  • Industri dan Pembangunan(3345)
  • Isu Lainnya(1023)
  • Kesejahteraan Rakyat(3346)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4081)
  • Populer(418)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Bencana|SPMB|PTN|Kesehatan|Perguruan Tinggi|PTS|Pendidikan|WNI|layanan kesehatan|OJK|sekolah|Kekerasan Seksual|UU TPKS
Jakarta:
Cerah
31°C
Terasa: 37°C
Lembab: 58%
Angin: 4 km/h