E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Yoyok Riyo Dorong Reformasi Visa hingga Penurunan Tarif Penerbangan untuk Dongkrak Pariwisata Indonesia

Diterbitkan
Kamis, 18 Jun 2026 16.48 WIB
Bagikan:
Yoyok Riyo Dorong Reformasi Visa hingga Penurunan Tarif Penerbangan untuk Dongkrak Pariwisata Indonesia

Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Pariwisata terkait pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah Kementerian/Lembaga (RKP-KL) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta.|Foto : Mahendra/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, mendorong Kementerian Pariwisata untuk lebih fokus pada langkah-langkah strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Menurutnya, potensi pariwisata Indonesia yang besar belum sepenuhnya tercermin dalam capaian jumlah kunjungan wisatawan asing dibandingkan negara-negara tetangga di kawasan ASEAN.

 

Yoyok menanggapi paparan Menteri Pariwisata mengenai besarnya investasi yang digelontorkan sejumlah negara seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia untuk mengembangkan sektor pariwisata. Namun, ia menilai keberhasilan suatu negara dalam menarik wisatawan tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang ditanamkan.

Lihat Juga :

Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Industrialisasi Inklusif dan Penataan UMKM di Jawa Tengah

Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Industrialisasi Inklusif dan Penataan UMKM di Jawa Tengah

BKSAP Dorong Peran Pemuda untuk Realisasikan Pariwisata Berkelanjutan di Batam

BKSAP Dorong Peran Pemuda untuk Realisasikan Pariwisata Berkelanjutan di Batam

 

“Tidak semua tergantung dari modal, walaupun modal juga menjadi faktor utama. Ada banyak aspek lain yang menentukan keberhasilan pengembangan pariwisata,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Pariwisata terkait pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) serta Rencana Kerja Pemerintah Kementerian/Lembaga (RKP-KL) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

 

Yoyok mengapresiasi capaian sektor pariwisata nasional yang ditopang oleh tingginya pergerakan wisatawan nusantara. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa Indonesia masih tertinggal dalam jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dibandingkan beberapa negara ASEAN lainnya.

 

Menurut Politisi Fraksi Partai NasDem ini, kondisi tersebut cukup ironis mengingat Indonesia memiliki beragam destinasi wisata kelas dunia, mulai dari Danau Toba, Borobudur, Lombok, hingga Bali yang telah dikenal luas oleh masyarakat internasional.

 

Untuk meningkatkan daya saing pariwisata nasional, Yoyok menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Kementerian Pariwisata. Pertama, pemerintah perlu berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna menurunkan biaya transportasi udara yang selama ini dinilai menjadi salah satu hambatan utama bagi wisatawan.

 

Ia mencontohkan bahwa harga tiket penerbangan dari Singapura ke Bangkok kerap lebih murah dibandingkan penerbangan domestik maupun perjalanan menuju sejumlah destinasi wisata di Indonesia. Selain itu, akses dari bandara menuju objek wisata juga masih membutuhkan waktu tempuh yang relatif panjang.

 

“Kita harus mencari solusi agar biaya perjalanan wisata lebih kompetitif. Kalau akses dan biaya transportasi bisa lebih murah, tentu akan meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke Indonesia,” kata Legislator Dapil Jawa Tengah X ini.

 

Kedua, Yoyok mendorong pemerintah untuk memperlonggar kebijakan visa bagi wisatawan dari negara-negara potensial seperti China, India, dan kawasan Timur Tengah. Menurutnya, sejumlah negara pesaing telah menerapkan kebijakan yang lebih terbuka sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan.

 

Ia menilai upaya tersebut dapat dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Imigrasi tanpa memerlukan tambahan anggaran yang besar. Selain itu, ia juga mendorong pembukaan lebih banyak penerbangan langsung dari negara-negara tersebut menuju destinasi wisata unggulan di Indonesia.

 

Ketiga, persoalan sampah di kawasan wisata juga menjadi perhatian Yoyok. Ia meminta Kementerian Pariwisata memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah untuk memastikan kebersihan destinasi wisata tetap terjaga. “Masalah sampah ini berulang kali menjadi sorotan. Karena itu perlu ada koordinasi yang lebih kuat agar kebersihan destinasi wisata benar-benar terjaga,” tegasnya.

 

Selain itu, Yoyok juga mengingatkan pentingnya membangun budaya pelayanan yang baik di destinasi wisata. Ia menyoroti masih adanya praktik penetapan harga yang tidak wajar terhadap wisatawan yang berpotensi merusak citra pariwisata Indonesia. (we)

Berita terkait

Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Industrialisasi Inklusif dan Penataan UMKM di Jawa Tengah
Industri dan Pembangunan
Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Industrialisasi Inklusif dan Penataan UMKM di Jawa Tengah
BKSAP Dorong Peran Pemuda untuk Realisasikan Pariwisata Berkelanjutan di Batam
Politik dan Keamanan
BKSAP Dorong Peran Pemuda untuk Realisasikan Pariwisata Berkelanjutan di Batam
Komisi VII Dorong Reformasi Perizinan untuk Percepat Investasi Ekraf di KEK Singhasari
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Dorong Reformasi Perizinan untuk Percepat Investasi Ekraf di KEK Singhasari
Tags:#Pariwisata#WNA#Wisatawan Mancanegara
Sebelumnya

RUU Hukum Perdata Internasional Perkuat Kepastian Hukum Perkawinan Campuran hingga Sengketa Lintas Negara

Selanjutnya

Pansus DPR Perkuat Perlindungan UMKM dalam RUU Desain Industri

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(889)
  • Industri dan Pembangunan(3251)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3985)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h