E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Aturan Bebas Visa Kunjungan Asing Perlu Dibuat Lebih Selektif

Diterbitkan
Kamis, 18 Jun 2026 16.50 WIB
Bagikan:
Aturan Bebas Visa Kunjungan Asing Perlu Dibuat Lebih Selektif

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengesahan Pagu Indikatif Belanja Kemenimipas Tahun Anggaran 2027.|Foto : Arifman/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk memperketat kebijakan bebas visa kunjungan bagi warga negara asing (WNA). Ia menilai kebijakan bebas visa harus dilakukan secara selektif demi menjaga kualitas pariwisata serta keamanan di dalam negeri.

 

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII terkait pengesahan Pagu Indikatif Belanja Kemenimipas Tahun Anggaran 2027, Rabu (17/06/2026) sebesar Rp20,12 triliun, yang di dalamnya mencakup program Penegakan dan Pelayanan Hukum sebesar Rp8,36 triliun.

Lihat Juga :

Kementerian ESDM Perlu Revisi Aturan agar Pertambangan Rakyat Lebih Terakomodasi

Kementerian ESDM Perlu Revisi Aturan agar Pertambangan Rakyat Lebih Terakomodasi

Mafirion: Penggunaan Visa Izin Tinggal Kunjungan Berpotensi Disalahgunakan WNA

Mafirion: Penggunaan Visa Izin Tinggal Kunjungan Berpotensi Disalahgunakan WNA

 

Berkaca dari pengalamannya terdahulu saat bertugas di bidang pariwisata, Andreas mengungkapkan bahwa anggapan awal mengenai pembebasan visa yang otomatis meningkatkan pariwisata ternyata tidak sepenuhnya terbukti.

 

"Sebelumnya tadi Pak Menteri sempat menyinggung apakah itu yang dimaksudkan dengan visa kunjungan selektif. Kita memberikan bebas visa kunjungan yang selektif. Kalau itu yang saya sependapat, artinya kami sependapat dengan cara pandang ini. Karena ketika di Komisi X kan urusannya dengan pariwisata. Ini logika analisanya itu bahwa ini akan meningkatkan pariwisata. Ternyata tidak juga gitu," kata Andreas.

 

Adanya rentetan kasus pelanggaran oleh turis asing di beberapa daerah wisata seperti Bali belakangan ini menjadi bukti bahwa kualitas wisatawan yang datang justru tidak memberikan dampak positif yang sebanding dengan fasilitas bebas visa tersebut. "Bahkan ada kasus-kasus seperti yang terjadi di Bali dan lain-lain akhir-akhir ini, seperti yang tadi Pak Menteri sampaikan, kualitas turis yang datang itu tidak memberikan nilai lebih dari bebas visa yang diberikan itu," jelasnya.

 

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa proses pengetatan atau seleksi ini sangat wajar dan adil bagi kepentingan nasional. Terlebih, tuturnya, warga negara Indonesia sendiri sering kali harus membayar biaya administrasi serta retribusi yang cukup mahal ketika berkunjung ke luar negeri.

 

"Jadi, ini juga mungkin kita sependapat, tapi bagaimana selektifnya, proses selektif. Mungkin kalau dari keputusan Presiden atau dari lain, terlalu tinggi lah Pak. Tapi perlu ada selektif visa kunjungan, bebas visa kunjungan ini. Nah itu mungkin perlu menjadi kajian, tetapi kita sepakat lah kalau bebas visa kunjungan itu lebih selektif. Tidak bebas semua orang kita berikan. Karena kita juga mahal. Ketika kita pergi ke luar negeri kan mahal kita bayar. Bahkan sekarang kan ada retribusi untuk kota dan lain-lain yang mahal kita harus bayar," tegas Andreas.

 

Oleh karena itu, menyusul disetujuinya pagu anggaran serta usulan tambahan anggaran senilai Rp5,23 triliun untuk tahun depan, ia meminta pihak imigrasi segera merumuskan kajian matang mengenai mekanisme seleksi visa kunjungan ini agar aturan tersebut bisa segera diimplementasikan dengan tepat. (NAL/um)

Berita terkait

Kementerian ESDM Perlu Revisi Aturan agar Pertambangan Rakyat Lebih Terakomodasi
Industri dan Pembangunan
Kementerian ESDM Perlu Revisi Aturan agar Pertambangan Rakyat Lebih Terakomodasi
Mafirion: Penggunaan Visa Izin Tinggal Kunjungan Berpotensi Disalahgunakan WNA
Politik dan Keamanan
Mafirion: Penggunaan Visa Izin Tinggal Kunjungan Berpotensi Disalahgunakan WNA
Rina Sa’adah: Program KKP Perlu Lebih Fokus Menyentuh Langsung ke Rakyat
Industri dan Pembangunan
Rina Sa’adah: Program KKP Perlu Lebih Fokus Menyentuh Langsung ke Rakyat
Tags:#Pariwisata#WNA#Wisatawan Mancanegara
Sebelumnya

Pansus DPR Perkuat Perlindungan UMKM dalam RUU Desain Industri

Selanjutnya

Pengaturan RUU Perampasan Aset Jangan Abaikan Perlindungan Hak Warga Negara

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(889)
  • Industri dan Pembangunan(3251)
  • Isu Lainnya(1020)
  • Kesejahteraan Rakyat(3265)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3985)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Anggaran 2027|Pendidikan|HAM|Haji|timwas haji|RUU Perampasan Aset|TNI|Polri|Konflik Halmahera|RUU HPI|hilirisasi|Pariwisata|APBN
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 33°C
Lembab: 68%
Angin: 15 km/h