E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Komisi II Dukung Tambahan Anggaran Kemendagri, BNPP, DKPP, dan OIKN dalam RAPBN 2027

Diterbitkan
Jumat, 12 Jun 2026 15.17 WIB
Bagikan:
Komisi II Dukung Tambahan Anggaran Kemendagri, BNPP, DKPP, dan OIKN dalam RAPBN 2027

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima saat rapat kerja Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPP, Ketua DKPP, dan Kepala OIKN di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6). |Foto : Sari/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Komisi II DPR menerima penyampaian pagu indikatif Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), dan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Pihaknya pun menyatakan dukungan terhadap usulan tambahan anggaran yang diajukan oleh seluruh mitra kerja tersebut guna memastikan keberlanjutan program prioritas nasional dan pelayanan publik.

 

“Komisi II DPR RI telah menerima penyampaian pagu indikatif RAPBN Tahun Anggaran 2027 dari Kementerian Dalam Negeri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, dan Otorita Ibu Kota Nusantara. Selanjutnya, seluruh usulan tersebut akan kami bahas lebih mendalam dalam pembahasan RAPBN Tahun 2027 berikutnya,” ujar Arya Bima saat membacakan kesimpulan rapat kerja Komisi II DPR dengan Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPP, Ketua DKPP, dan Kepala OIKN di ruang rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6).

Lihat Juga :

Komisi VII Dukung Tambahan Anggaran Kemen UMKM Rp1,52 Triliun, Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha

Komisi VII Dukung Tambahan Anggaran Kemen UMKM Rp1,52 Triliun, Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha

Kesejahteraan Nelayan hingga Daya Saing Ekspor Dibahas dalam Anggaran KKP 2027

Kesejahteraan Nelayan hingga Daya Saing Ekspor Dibahas dalam Anggaran KKP 2027

 

Dalam rapat tersebut, Komisi II DPR RI menerima pagu indikatif Kemendagri Tahun 2027 sebesar Rp4,456 triliun, termasuk pagu indikatif DKPP sebesar Rp39,048 miliar. Sementara itu, pagu indikatif BNPP tercatat sebesar Rp213,206 miliar dan OIKN sebesar Rp6,720 triliun.

 

Meski telah menerima pagu indikatif tersebut, Komisi II menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan anggaran yang perlu diperjuangkan agar pelaksanaan program dan tugas kelembagaan dapat berjalan secara optimal. Oleh karena itu, Komisi II mendukung usulan tambahan anggaran yang diajukan masing-masing lembaga.

 

Menurut Arya, dukungan tersebut diberikan agar berbagai program strategis yang menjadi tanggung jawab masing-masing lembaga tetap dapat berjalan secara optimal meskipun menghadapi keterbatasan fiskal. Adapun Kemendagri mengusulkan tambahan anggaran Tahun 2027 sebesar Rp6,278 triliun, termasuk tambahan anggaran DKPP sebesar Rp 69,678 miliar.

 

BNPP mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp2,301 miliar, sedangkan OIKN mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp15,206 triliun. “Komisi II DPR RI mendukung sepenuhnya usulan tambahan anggaran yang diajukan Kemendagri, BNPP, DKPP, dan OIKN agar pelaksanaan program prioritas, pelayanan publik, dan proyek strategis nasional tetap berjalan optimal di tengah berbagai tantangan fiskal yang ada,” tegas Arya.

 

Tidak hanya itu, Komisi II DPR juga meminta Kemendagri dan OIKN segera menyampaikan matriks rinci program-program prioritas yang terdampak langsung oleh penetapan pagu indikatif Tahun Anggaran 2027. Informasi tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan anggaran yang benar-benar mendesak dan strategis.

 

Selain itu, pihaknya juga mendorong Kemendagri dan OIKN untuk melakukan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas guna memperjuangkan pemenuhan usulan tambahan anggaran.

 

“Kami menekankan bahwa program yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan proyek strategis nasional harus menjadi prioritas. Jangan sampai keterbatasan anggaran menghambat keberlanjutan program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” lanjutnya.

 

Dalam kesimpulan rapat, Komisi II DPR juga meminta Kemendagri, BNPP, DKPP, dan OIKN segera menyampaikan rincian alokasi anggaran Tahun 2026 beserta perubahannya, termasuk jenis belanja, kegiatan, target, dan capaian kinerja.

 

Data tersebut akan menjadi bahan pendukung pembahasan RAPBN Tahun 2027 sekaligus dasar bagi Komisi II DPR RI dalam melakukan pendalaman terhadap efektivitas penggunaan anggaran masing-masing lembaga. Langkah tersebut diperlukan agar proses pembahasan anggaran dapat dilakukan secara lebih komprehensif, transparan, dan akuntabel. (Ayu/um)

Berita terkait

Komisi VII Dukung Tambahan Anggaran Kemen UMKM Rp1,52 Triliun, Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Dukung Tambahan Anggaran Kemen UMKM Rp1,52 Triliun, Perkuat Daya Saing Pelaku Usaha
Kesejahteraan Nelayan hingga Daya Saing Ekspor Dibahas dalam Anggaran KKP 2027
Industri dan Pembangunan
Kesejahteraan Nelayan hingga Daya Saing Ekspor Dibahas dalam Anggaran KKP 2027
Komisi VIII Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Malang dari Hibah Luar Negeri
Kesejahteraan Rakyat
Komisi VIII Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Malang dari Hibah Luar Negeri

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(878)
  • Industri dan Pembangunan(3208)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3219)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3909)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

Tags:#Anggaran#APBN
Sebelumnya

Kenaikan Harga Pertamax Jangan Ganggu Tarif Listrik, LPG, dan Pertalite

Selanjutnya

Budi Kanang Dorong Evaluasi Prioritas APBN untuk Menjaga Daya Beli dan UMKM

Kembali ke Berita
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Pendidikan|Film|APBN|Diplomasi|Kesehatan|RUU Masyarakat Adat|Piala Dunia|BBM|RUU Polri|ASN|layanan kesehatan|BUMN|Imigrasi
Jakarta:
Berawan
27°C
Terasa: 31°C
Lembab: 78%
Angin: 9 km/h