E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 53%
Angin: 10 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 53%
Angin: 10 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 53%
Angin: 10 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Ateng Sutisna: Ada Risiko Inflasi Lanjutan di Balik Kenaikan BBM Non Subsidi

Diterbitkan
Jumat, 12 Jun 2026 11.09 WIB
Bagikan:
Ateng Sutisna: Ada Risiko Inflasi Lanjutan di Balik Kenaikan BBM Non Subsidi

Anggota Komisi XII DPR RI, Ateng Sutisna. |Foto : Jaka/Alma

PARLEMENTARIA, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Ateng Sutisna mengingatkan pemerintah agar tidak hanya melihat dampak langsung kenaikan harga BBM non subsidi terhadap inflasi. Menurutnya, pemerintah juga perlu mewaspadai efek rambatan yang berpotensi menekan biaya transportasi, logistik, hingga harga barang kebutuhan masyarakat.

 

Pasalnya, kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Green dapat memicu tekanan ekonomi lanjutan, khususnya pada layanan transportasi berbasis aplikasi dan distribusi barang jarak pendek yang banyak menggunakan BBM non subsidi sebagai bahan bakar utama.

Lihat Juga :

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Wilayah Bencana Sumatera

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Wilayah Bencana Sumatera

 

“Kalau hanya melihat dampak langsung terhadap inflasi, mungkin angkanya tidak terlalu besar. Tetapi persoalan sesungguhnya justru berada pada efek rambatan yang muncul setelahnya,” ujar Ateng dalam keterangan tertulis yang diterima oleh Parlementaria di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

 

Ia menjelaskan, komponen bahan bakar dalam struktur biaya transportasi dapat mencapai 30 hingga 40 persen dari total biaya operasional. Kondisi tersebut berpotensi mendorong penyedia jasa transportasi dan logistik melakukan penyesuaian tarif yang pada akhirnya dibebankan kepada masyarakat.

 

“Kenaikan biaya operasional pada sektor transportasi dan logistik pada akhirnya akan diteruskan kepada masyarakat melalui kenaikan tarif jasa,” jelas politisi Fraksi PKS itu.

 

Ateng juga menyoroti potensi perubahan pola konsumsi masyarakat akibat selisih harga Pertamax dan Pertalite yang semakin lebar. Menurutnya, kondisi tersebut dapat mendorong sebagian pengguna BBM non subsidi beralih ke Pertalite demi menekan pengeluaran rumah tangga.

 

Diketahui, perpindahan konsumsi secara masif berpotensi menambah tekanan terhadap distribusi Pertalite di lapangan. Jika tidak diantisipasi, kuota yang telah dirancang berdasarkan pola konsumsi normal dapat lebih cepat terserap dan memunculkan antrean maupun gangguan pasokan di sejumlah daerah.

 

“Ketika masyarakat mulai khawatir pasokan akan terbatas, maka perilaku konsumsi akan berubah dan berpotensi menciptakan tekanan inflasi baru,” katanya.

 

Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah bersama pihak terkait memastikan stabilitas pasokan dan distribusi BBM tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia. Pengawasan distribusi Pertalite dinilai perlu diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan permintaan akibat kenaikan harga BBM non subsidi.

 

“Yang perlu diwaspadai adalah efek inflasi lanjutan. Stabilitas pasokan dan distribusi harus menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak menanggung beban ekonomi yang lebih besar,” pungkas Ateng. (uc/um)

Berita terkait

Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik
Industri dan Pembangunan
Imbangi Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat dan Penguatan Transportasi Publik
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Wilayah Bencana Sumatera
Industri dan Pembangunan
Ateng Sutisna Desak Pemerintah Percepat Pemulihan Listrik dan BBM di Wilayah Bencana Sumatera
Rieke Minta Pertamina Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Hingga Juni 2024
Industri dan Pembangunan
Rieke Minta Pertamina Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Hingga Juni 2024
Tags:#harga BBM#BBM#BBM Subsidi#Harga Pertamax Naik#BBM Non Subsidi#Pertalite#Pertamax#Inflasi
Sebelumnya

Penangkapan Ikan Ilegal Harus Diatasi Pengawasan Ketat Kapal Modern

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(877)
  • Industri dan Pembangunan(3205)
  • Isu Lainnya(1019)
  • Kesejahteraan Rakyat(3218)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3905)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

LOKAS
DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
harga BBM|BBM|BBM Subsidi|Harga Pertamax Naik|BBM Non Subsidi|Pertalite|Pertamax|Inflasi|Pendidikan|Film|Diplomasi|RUU Polri|Kesehatan
Jakarta:
Gerimis
32°C
Terasa: 36°C
Lembab: 53%
Angin: 10 km/h