
Anggota Timwas Haji DPR RI, Bambang Haryo Soekartono saat di Makkah, Jumat (29/5/2026).|Foto: Andri/Sari
PARLEMENTARIA, Makkah – Peningkatan kualitas pelayanan pada ibadah haji tahun ini mendapat apresiasi tinggi. Layanan untuk jemaah haji reguler dinilai sangat memuaskan, bahkan diklaim oleh para jemaah setara dengan fasilitas hotel berbintang lima.
Hal ini disampaikan oleh Bambang Haryo Soekartono usai meninjau langsung kondisi maktab yang dihuni oleh sekitar 4.000 jemaah haji reguler asal embarkasi Ujung Pandang (Makassar) dan Palembang.
"Alhamdulillah, layanan yang diberikan kepada para jemaah ini luar biasa. Dari wawancara dengan masyarakat di sana, mereka sangat puas dan mengatakan bahwa layanan haji kali ini luar biasa, terasa seperti bintang lima menurut mereka," ungkap Bambang Haryo kepada Parlementaria di Makkah, Jumat (29/5/2026).
Bambang merinci, salah satu faktor utama kepuasan jemaah adalah kualitas dan kuantitas konsumsi yang diberikan. Makanan yang disajikan dinilai sangat bergizi dengan lauk pauk yang berlimpah, seperti daging, ayam, serta ketersediaan susu dan buah-buahan seperti apel dan jeruk. Menariknya, Bambang juga menyoroti inovasi transparansi menu di maktab tersebut.
"Saya melihat di papan digital itu ditampilkan apa-apa saja makanan yang akan diberikan kepada para jemaah. Jadi sudah terdata betul untuk tanggal sekian menunya apa, dan semuanya ada di situ. Mereka puas sekali," jelasnya.
Untuk memastikan kelancaran distribusi makanan, Bambang juga menyempatkan diri mengecek area dapur. Menurutnya, fasilitas dapur sangat layak untuk memproduksi makanan bagi 4.000 jemaah, didukung oleh sembilan tenaga masak yang dinilai cukup sigap melayani kebutuhan gizi jemaah.
Fasilitas Sanitasi Memadai dan Angka Kematian Menurun
Terkait fasilitas sanitasi yang kerap menjadi titik krusial, Bambang mengonfirmasi bahwa jumlah kamar mandi dan toilet (WC) sudah memadai. Antrean wajar terjadi hanya pada jam-jam sibuk saat jemaah menggunakannya secara bersamaan.
Dari sisi penanganan medis, posko kesehatan di maktab tersebut terpantau siap siaga dengan ketersediaan obat-obatan dan tenaga kesehatan yang mencukupi. Bambang secara khusus bersyukur atas menurunnya angka kematian jemaah yang signifikan berkat perbaikan penanganan kesehatan tahun ini.
"Di maktab tersebut, (hanya) satu orang yang meninggal dunia. Secara total (nasional), angka yang meninggal menurun dari sekitar 150-an di tahun lalu menjadi sekitar 65. Ini berarti penanganan haji jauh lebih baik," tambah Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.
Meski lokasi maktab berada di radius sekitar 2,5 kilometer dari area utama lempar jumrah, aksesibilitas jemaah tetap terjamin. Penyelenggara telah menyediakan fasilitas transportasi pendukung berupa buggy car atau mobil golf.
Fasilitas ini dikhususkan untuk membantu mobilitas jemaah lanjut usia (lansia), jemaah perempuan, maupun mereka yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk berjalan kaki jauh.
"Pelayanan saat ini jauh lebih baik. Saya berikan apresiasi kepada kementerian (penyelenggara haji). Semoga di tahun yang akan datang bisa jauh lebih baik lagi," tutup Bambang Haryo. (eki/rdn)