E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|RUU Satu Data|statistik|Pendidikan|lahan|Rusun|Pariwisata|KUHAP|KUHP|Pertanahan
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 11 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|RUU Satu Data|statistik|Pendidikan|lahan|Rusun|Pariwisata|KUHAP|KUHP|Pertanahan
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 11 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|RUU Satu Data|statistik|Pendidikan|lahan|Rusun|Pariwisata|KUHAP|KUHP|Pertanahan
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 11 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Gamal: Validitas dan Keamanan Data Jadi Kunci Keberhasilan Satu Data Indonesia

Diterbitkan
Senin, 25 Mei 2026 11.06 WIB
Bagikan:
Gamal: Validitas dan Keamanan Data Jadi Kunci Keberhasilan Satu Data Indonesia

Anggota Badan Legislasi DPR RI Gamal saat mengikuti Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya.|Foto: Eko/ Arifman

PARLEMENTARIA, Surabaya - Anggota Badan Legislasi DPR RI Gamal menekankan pentingnya Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia memiliki daya paksa yang kuat agar mampu membangun kepatuhan kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah dalam penerapan tata kelola data nasional yang terintegrasi. Hal itu disampaikannya dalam Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR RI di Kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Jumat (22/5/2026).

 

Menurut Gamal, keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan administratif, tetapi harus didukung kekuatan regulasi yang mampu memastikan seluruh instansi menjalankan standar data yang sama.

Lihat Juga :

RUU Satu Data Indonesia yang Terintegrasi Libatkan Partisipasi Publik

RUU Satu Data Indonesia yang Terintegrasi Libatkan Partisipasi Publik

Doli Kurnia: Baleg Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

Doli Kurnia: Baleg Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini

 

“Pertanyaannya bagaimana undang-undang ini memiliki daya paksa atau power enforcing untuk membangun kepatuhan di kementerian dan lembaga,” ujar Gamal.

 

Ia menilai tantangan utama dalam implementasi Satu Data Indonesia juga terletak pada ketimpangan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur digital antara pusat dan daerah. Karena itu, pemerintah pusat dinilai perlu memastikan daerah tertinggal mendapatkan dukungan agar mampu mencapai standar nasional yang sama dalam pengelolaan data.

 

Gamal menyoroti pentingnya sinkronisasi berbagai sistem data yang selama ini dibangun secara sektoral oleh kementerian dan lembaga. Ia menyebut selama lebih dari lima tahun, banyak institusi telah mengembangkan sistem dengan standar basis data dan format yang berbeda-beda sehingga integrasi menjadi tantangan teknis yang kompleks.

 

“Kementerian dan lembaga sudah bertahun-tahun membangun sistem dengan database engine dan format yang berbeda-beda. Upaya yang kita bahas ini bukan sekadar masalah kebijakan, tetapi tantangan teknis migrasi data masing-masing,” jelas Politisi Fraksi PKS itu.

 

Ia mengingatkan, apabila RUU tersebut gagal mengatasi ego sektoral antarinstansi, maka kebijakan Satu Data Indonesia dikhawatirkan hanya menjadi dokumen administratif tanpa implementasi nyata.

 

“Kalau gagal mengatasi ego sektoral atau silo antarlembaga, maka ini bisa senasib dengan kebijakan lain yang hanya berakhir menjadi tumpukan dokumen,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gamal juga mengingatkan pentingnya kualitas dan validitas data dalam proses integrasi nasional. Menurutnya, integrasi data yang belum bersih justru dapat mempercepat penyebaran kesalahan informasi dalam pengambilan kebijakan publik.

 

“Integrasi pada data yang kotor atau tidak valid akan mempercepat penyebaran kesalahan. Karena itu kepastian atas kualitas data menjadi sangat penting,” katanya.

 

Selain persoalan validitas data, Gamal turut menyoroti aspek keamanan siber dalam sistem integrasi data nasional. Ia mengingatkan bahwa pemusatan data tanpa mitigasi risiko yang matang dapat memunculkan ancaman single point of failure yang berbahaya apabila terjadi kebocoran atau serangan siber.

 

Ia mencontohkan konsep zero trust security yang kini banyak diterapkan dalam tata kelola keamanan digital modern. Menurutnya, integrasi data nasional harus dirancang dengan sistem perlindungan berlapis agar tidak menimbulkan risiko katastrofik di masa depan.

 

“Efek katastrofi dari kebocoran data yang terpusat bisa sangat berbahaya jika tidak diantisipasi sejak awal,” ujarnya.

 

RUU tentang Satu Data Indonesia sendiri masuk dalam Program Legislasi Nasional Prioritas Tahun 2026 dan tengah disusun oleh Badan Legislasi DPR RI sebagai upaya memperkuat tata kelola data nasional yang terintegrasi, akurat, serta mendukung sinkronisasi kebijakan pembangunan pusat dan daerah. (ssb/rdn)

Berita terkait

RUU Satu Data Indonesia yang Terintegrasi Libatkan Partisipasi Publik
Politik dan Keamanan
RUU Satu Data Indonesia yang Terintegrasi Libatkan Partisipasi Publik
Doli Kurnia: Baleg Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini
Politik dan Keamanan
Doli Kurnia: Baleg Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini
Legislator Dorong Integrasi Data Nasional dengan RUU Satu Data Indonesia
Politik dan Keamanan
Legislator Dorong Integrasi Data Nasional dengan RUU Satu Data Indonesia
Tags:#RUU Satu Data#statistik
Sebelumnya

Integrasi Hunian Rusunawa TOD Depok Harus Diimbangi Pentingnya Pengawasan Berkala

Selanjutnya

RUU Satu Data Indonesia yang Terintegrasi Libatkan Partisipasi Publik

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(851)
  • Industri dan Pembangunan(3087)
  • Isu Lainnya(1009)
  • Kesejahteraan Rakyat(3076)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3746)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Haji|timwas haji|Armuzna|Petugas Haji|RUU Satu Data|statistik|Pendidikan|lahan|Rusun|Pariwisata|KUHAP|KUHP|Pertanahan
Jakarta:
Sebagian Cerah
27°C
Terasa: 32°C
Lembab: 82%
Angin: 11 km/h