
Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, dalam kegiatan TGX Women Summit 2026 yang digelar di Gedung Bioskop NSC, Kabupaten Trenggalek, dalam rangka memperingati Hari Kartini.
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mengajak perempuan Indonesia untuk menyalakan semangat perjuangan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan TGX Women Summit 2026 yang digelar di Gedung Bioskop NSC, Kabupaten Trenggalek, dalam rangka memperingati Hari Kartini, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Novita ini menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan, generasi muda, serta pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat kapasitas dan optimisme di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang semakin kompleks.
“Hingga tahun 2026, kita masih menghadapi banyak barier yang tidak menguntungkan bagi perempuan di berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh perempuan untuk menyalakan api perjuangan yang positif agar mampu menghadapi kehidupan masing-masing,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, Selasa (21/4).
Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menegaskan, peran perempuan dalam keluarga memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan sosial. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan harus diwujudkan secara konkret melalui ruang-ruang kreatif dan penguatan kapasitas, bukan sekadar wacana.
Dalam kegiatan tersebut juga diluncurkan buku “Bising dan Hening”, karya kolaboratif perempuan penyintas yang mengisahkan perjalanan hidup, pergulatan batin, hingga proses bangkit dari berbagai ujian kehidupan.
“Terkadang dalam hidup, yang mampu menasihati diri kita adalah diri kita sendiri. Ketika pengalaman ditulis, lalu dibaca kembali beberapa tahun kemudian, tulisan itu bisa menjadi nasihat terbaik bagi masa depan kita,” ungkapnya.
Selain peluncuran buku, kegiatan ini juga menghadirkan pemutaran film dokumenter dan animasi karya sineas muda Trenggalek yang telah berprestasi di tingkat nasional. Novita menilai, banyak talenta kreatif daerah yang justru berkembang di luar wilayah asalnya.
Untuk itu, ia berkomitmen mendorong penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah, salah satunya melalui rencana pelatihan kreator konten berupa workshop dan bootcamp bersama industri media nasional.
“Saya ingin mewadahi talenta-talenta muda Trenggalek agar karya mereka lahir dan tumbuh dari daerah sendiri, baik melalui buku, film, maupun konten kreatif,” tegasnya.
Melalui TGX Women Summit 2026, Novita berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang berani bersuara, berkarya, serta menjadi motor penggerak perubahan sosial. “Kartini masa kini adalah mereka yang berani bangkit, berani berkarya, dan berani membawa harapan bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (bit/aha)