E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VII Dorong Dukungan Nyata Pemerintah untuk Industri Kreatif di Studio Alam Gamplong

Diterbitkan
Senin, 6 Apr 2026 10.43 WIB
Bagikan:
Komisi VII Dorong Dukungan Nyata Pemerintah untuk Industri Kreatif di Studio Alam Gamplong

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat melakukan kunjungan kerja ke Studio Alam Gamplong, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).|Foto: Ayu/Mahendra

PARLEMENTARIA, Yogyakarta — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menegaskan pentingnya dukungan nyata pemerintah terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor ekonomi kreatif saat melakukan kunjungan kerja ke Studio Alam Gamplong, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (2/4/2026).

 

Ia menilai Studio Alam Gamplong menjadi contoh nyata perjuangan pelaku ekonomi kreatif yang berkembang tanpa dukungan anggaran dari negara. Hal ini, menurutnya, justru menjadi ironi mengingat potensi besar yang dimiliki lokasi tersebut dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Lihat Juga :

Komisi VII Dorong Pariwisata Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Lokal

Komisi VII Dorong Pariwisata Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Lokal

Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu

Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu

 

“Ini adalah bukti nyata pelaku UMKM ekonomi kreatif yang berdiri tanpa bantuan satu rupiah pun dari negara. Sangat disayangkan jika pemerintah tidak memberikan dukungan, baik dari sisi promosi, pendanaan, maupun aspek lainnya,” tegasnya.

 

Saraswati menambahkan, keberadaan Studio Alam Gamplong memiliki efek berganda (multiplier effect) yang luas, tidak hanya bagi sektor ekonomi kreatif, tetapi juga sektor lain seperti kuliner (F&B) dan kriya. Menurutnya, konsep seperti ini sebenarnya telah berkembang di luar negeri, namun patut diapresiasi karena berhasil diwujudkan oleh pelaku lokal di Indonesia.

 

Lebih lanjut, ia menyoroti persoalan keberlanjutan (sustainability) dalam pengembangan inisiatif ekonomi kreatif di Indonesia. Ia menyayangkan kurangnya perhatian terhadap pengembangan lanjutan meskipun lokasi tersebut pernah diresmikan oleh pemerintah (Presiden Jokowi-red).

 

“Kita melihat ada persoalan keberlanjutan. Padahal yang kita lihat di sini adalah keterlibatan dan kegigihan masyarakat, benar-benar dari rakyat untuk rakyat,” ungkapnya.

 

Dari sisi dukungan konkret, Saraswati mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk mengidentifikasi kebutuhan mendasar yang masih menjadi kendala, seperti promosi, akses pembiayaan, hingga infrastruktur. Ia mencontohkan kondisi jalan menuju lokasi yang masih dikeluhkan pengunjung dan bahkan diperbaiki secara swadaya oleh pengelola.

 

“Kalau tidak bisa dari anggaran, setidaknya dukungan lain seperti infrastruktur harus diperhatikan. Ini juga destinasi wisata, bukan hanya ekonomi kreatif, sehingga berpotensi besar menarik investasi dan wisatawan,” jelasnya.

 

Sebagai bagian dari fungsi DPR, Saraswati menegaskan bahwa Komisi VII akan terus menjalankan peran pengawasan, legislasi, dan anggaran untuk memastikan ekosistem ekonomi kreatif mendapat dukungan optimal. Kehadiran DPR di lapangan diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian sekaligus dorongan bagi pemerintah untuk mengambil langkah konkret.

 

Sementara itu, sutradara, produser, sekaligus pelaku industri kreatif, Hanung Bramantyo, menyambut positif kunjungan Komisi VII DPR RI ke Studio Alam Gamplong. Ia menilai kehadiran para legislator menjadi momentum penting untuk memperlihatkan realitas kerja para pelaku industri kreatif, khususnya perfilman. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi langkah tepat agar para pemangku kebijakan dapat melihat langsung proses kerja industri kreatif.

 

“Sangat mengharukan sekali, kedatangan Komisi VII DPR RI. Terima kasih Mbak Sara (Rahayu Saraswati Djojohadikusumo) atas inisiatifnya untuk melihat langsung bagaimana kami bekerja di industri kreatif, terutama film,” ujar Hanung.

 

Dalam kesempatan itu, Hanung juga menceritakan awal mula pengembangan Studio Alam Gamplong yang berangkat dari kolaborasi dengan pemerintah desa setempat. Ia menyebut dukungan kepala desa yang visioner menjadi kunci lahirnya kawasan tersebut sebagai pusat produksi film sekaligus destinasi wisata.

 

“Awalnya untuk syuting, tapi ternyata masyarakat yang datang dan membuat tempat ini menjadi viral. Dari situ dampaknya terasa ke ekonomi warga,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, konsep kawasan yang mengusung arsitektur era 1800 hingga 1950 sengaja dipilih untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung, sekaligus memperkuat identitas sebagai wisata sejarah.

 

“Saya ingin orang yang datang ke sini merasakan bagaimana kehidupan masa lalu, bagaimana kakek-nenek kita hidup. Itu pengalaman yang ingin kami tawarkan,” katanya. (ayu/aha)

Berita terkait

Komisi VII Dorong Pariwisata Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Lokal
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Dorong Pariwisata Berbasis Inovasi dan Hilirisasi Industri Lokal
Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu
Industri dan Pembangunan
Tinjau Pengolahan Limbah di Tempat Wisata Nusa Dua, Komisi VII Dorong Dibentuknya Sistem Terpadu
Komisi VII Dorong Program Mitra Pemerintah Harus Lebih Terasa di Masyarakat Lampung
Industri dan Pembangunan
Komisi VII Dorong Program Mitra Pemerintah Harus Lebih Terasa di Masyarakat Lampung
Tags:#Industri kreatif
Sebelumnya

Masyarakat Diimbau Hemat Energi di Tengah Gejolak Global

Selanjutnya

Belajar dari Kasus Amsal Sitepu, Institusi Kejaksaan Perlu Reformasi Menyeluruh

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(842)
  • Industri dan Pembangunan(3065)
  • Isu Lainnya(1008)
  • Kesejahteraan Rakyat(3028)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3713)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

Lomba Foto Kreatif SAPA Sayembara Parlementaria
LOKAS

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
DPR RI|APBN|OJK|UMKM|Rapat Paripurna|Prabowo|Harkitnas|RAPBN 2027|KEM PPKF|Pidato Presiden|Haji|timwas haji|Pendidikan
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 74%
Angin: 4 km/h