E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU HPI|AMDK|Alih Fungsi Lahan|RUU Daerah Kepulauan|BUMD|Perguruan Tinggi|TKD|RAPBN 2027|SPMB|Transportasi|PMN|APBN|Pariwisata
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU HPI|AMDK|Alih Fungsi Lahan|RUU Daerah Kepulauan|BUMD|Perguruan Tinggi|TKD|RAPBN 2027|SPMB|Transportasi|PMN|APBN|Pariwisata
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU HPI|AMDK|Alih Fungsi Lahan|RUU Daerah Kepulauan|BUMD|Perguruan Tinggi|TKD|RAPBN 2027|SPMB|Transportasi|PMN|APBN|Pariwisata
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Industri dan Pembangunan

Komisi VII Himpun Masukan untuk Perkuat Tata Kelola Industri AMDK

Diterbitkan
Jumat, 26 Jun 2026 13.48 WIB
Bagikan:
Komisi VII Himpun Masukan untuk Perkuat Tata Kelola Industri AMDK

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty saat kunjungan tersebut di Bandung, Jawa Barat.|Foto : Munchen/Alma

PARLEMENTARIA, Bandung – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menegaskan bahwa Panitia Kerja (Panja) Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Komisi VII DPR RI terus menghimpun masukan dari pelaku usaha, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan. Demi menyusun rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan industri AMDK di masa mendatang.

 

Hal tersebut Evita sampaikan saat Kunjungan Kerja Panja AMDK Komisi VII DPR RI ke PT Muawanah Al Ma'soem di Bandung, Jawa Barat. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Panja untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai kondisi industri AMDK nasional, termasuk berbagai isu yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.

Lihat Juga :

Komisi XI Kawal Efektivitas PMN untuk Perkuat Industri Perkeretaapian Nasional

Komisi XI Kawal Efektivitas PMN untuk Perkuat Industri Perkeretaapian Nasional

Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru

Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru

 

"Hari ini Panja AMDK Komisi VII melakukan kunjungan ke PT Muawanah Al Ma'soem, salah satu perusahaan yang bergerak di industri air minum dalam kemasan. Banyak hal yang kami diskusikan, terutama mengenai bagaimana masa depan industri ini dan berbagai tantangan yang akan dihadapi ke depan," ujar Evita kepada Parlementaria usai kunjungan tersebut di Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).

 

Ia menjelaskan, Panja AMDK tengah mencermati sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan industri tersebut, mulai dari persoalan mikroplastik, keamanan kemasan, hingga pengaturan penggunaan galon guna ulang yang dinilai masih memerlukan kejelasan regulasi dan standardisasi yang lebih kuat. Berbagai masukan yang diperoleh selama proses pembahasan akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi Panja kepada pemerintah.

 

Menurut Evita, Panja dibentuk bukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan untuk memastikan kebijakan yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya industri yang sehat, berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

 

"Kita tidak mencari ini salah siapa atau itu salah siapa. Yang ingin kita pastikan adalah bagaimana kebijakan ke depan benar-benar untuk kepentingan bangsa dan negara, terutama masyarakat yang setiap hari mengonsumsi air minum dalam kemasan," jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan tersebut.

 

Pernyataan itu sejalan dengan sejumlah temuan yang telah dihimpun Panja AMDK sepanjang tahun 2026. Dalam berbagai rapat kerja dan rapat dengar pendapat, Panja menemukan perlunya penguatan tata kelola industri AMDK, mulai dari pengelolaan sumber daya air, perlindungan konsumen, pengawasan mutu produk, hingga pengawasan distribusi.

 

Komisi VII juga memberikan perhatian khusus terhadap hasil pengawasan yang dipaparkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN). Dari hasil pembahasan tersebut, Panja menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu segera dibenahi melalui peningkatan audit dan pengawasan yang lebih intensif terhadap industri AMDK.

 

Selain itu, Panja mencermati berbagai isu yang berkembang di masyarakat terkait keamanan kemasan, potensi paparan mikroplastik, standar penggunaan galon guna ulang, serta pentingnya pengawasan kualitas produk yang dikonsumsi secara luas oleh masyarakat. Mengingat AMDK merupakan produk yang berkaitan langsung dengan kesehatan, Komisi VII menilai pengawasan terhadap industri ini harus dilakukan secara lebih ketat dan menyeluruh.

 

Dalam kunjungan tersebut, Evita juga mengapresiasi komitmen PT Muawanah Al Ma'soem yang telah berupaya menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik di bidang perindustrian maupun perdagangan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa penguatan pengawasan tetap diperlukan untuk memastikan seluruh pelaku usaha menerapkan standar yang sama dalam menjaga kualitas dan keamanan produk.

 

Ke depan, Panja AMDK Komisi VII akan terus mengumpulkan data dan masukan dari berbagai pihak sebelum merumuskan rekomendasi akhir. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan tata kelola industri AMDK nasional, memperkuat perlindungan konsumen, serta menjaga keberlanjutan sumber daya air di Indonesia.

 

"Sekali lagi, karena ini dikonsumsi oleh masyarakat. Jadi semua hal yang perlu diperbaiki, perlu diaudit, dan perlu diawasi lebih intensif, harus kita lakukan. Semua informasi yang kami dapatkan akan dikumpulkan oleh Panja dan menjadi rekomendasi untuk kebijakan yang lebih baik ke depan," pungkas Evita. (mun/aha)

Berita terkait

Komisi XI Kawal Efektivitas PMN untuk Perkuat Industri Perkeretaapian Nasional
Ekonomi dan Keuangan
Komisi XI Kawal Efektivitas PMN untuk Perkuat Industri Perkeretaapian Nasional
Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru
Kesejahteraan Rakyat
Komisi IX Himpun Masukan Akademisi untuk RUU Ketenagakerjaan Baru
Komisi IV Himpun Masukan Akademik untuk Reformasi Sektor Peternakan Nasional
Industri dan Pembangunan
Komisi IV Himpun Masukan Akademik untuk Reformasi Sektor Peternakan Nasional
Tags:#AMDK
Sebelumnya

RUU Daerah Kepulauan Diharapkan Jadi Payung Kesejahteraan Warga Perbatasan

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(932)
  • Industri dan Pembangunan(3337)
  • Isu Lainnya(1022)
  • Kesejahteraan Rakyat(3326)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(4061)
  • Populer(417)
  • Uncategorized(4)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

INFOGRAFIS

DPR RI Buka Pendaftaran, Seleksi, dan Pemilihan Anggota Badan Supervisi OJK
Parlemen Remaja

Parlemen Remaja

Syarat dan Ketentuan Umum

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaMedia Sosial DPRTVR ParlemenBukuMajalahBuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
RUU HPI|AMDK|Alih Fungsi Lahan|RUU Daerah Kepulauan|BUMD|Perguruan Tinggi|TKD|RAPBN 2027|SPMB|Transportasi|PMN|APBN|Pariwisata
Jakarta:
Cerah
29°C
Terasa: 35°C
Lembab: 72%
Angin: 6 km/h