E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 78%
Angin: 6 km/h
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
•
Partner 1Partner 2

E-Media DPR RI

Gedung Nusantara II Lt.3 Jl. Jend. Gatot Subroto – Senayan Jakarta – 10270

© 2026 E-Media DPR RI. All rights reserved.

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 78%
Angin: 6 km/h
/
/
E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 78%
Angin: 6 km/h
/
/
Berita/Politik dan Keamanan

Puan Berduka Pasukan Perdamaian RI Gugur, Dorong Tanggung Jawab Internasional

Diterbitkan
Rabu, 1 Apr 2026 16.08 WIB
Bagikan:
Puan Berduka Pasukan Perdamaian RI Gugur, Dorong Tanggung Jawab Internasional

Ketua DPR RI, Dr. (H.C) Puan Maharani.

PARLEMENTARIA, Jakarta - Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) imbas serangan Israel.

 

“Atas nama DPR RI maupun pribadi, saya sampaikan dukacita mendalam atas gugurnya 3 anak bangsa yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan di Lebanon," ungkap Puan dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Lihat Juga :

Komisi I Dukung Rencana Kirim Pasukan Perdamaian RI ke Gaza

Komisi I Dukung Rencana Kirim Pasukan Perdamaian RI ke Gaza

Komisi I: Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Sesuai Amanat Konstitusi

Komisi I: Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Sesuai Amanat Konstitusi

 

Seperti diketahui, tiga prajurit TNI tewas dalam dua insiden terpisah pada 29 dan 30 Maret 2026 di Lebanon Selatan, termasuk anggota Kontingen Pasukan Perdamaian yang bernama Praka Farizal Rhomadhon.

 

Gugurnya tiga prajurit TNI tersebut dilaporkan terjadi di tengah eskalasi konflik antara militer Israel (IDF) dan Hizbullah. Puan pun mendukung langkah Pemerintah yang meminta otoritas-otoritas terkait untuk melakukan investigasi atas gugurnya Pasukan Perdamaian Indonesia.

 

“Negara berhak meminta pertanggungjawaban komunitas internasional sebagai bentuk perlindungan bagi setiap tumpah darah Indonesia,” tegas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

Bagi Puan, pengorbanan prajurit TNI di Lebanon mengingatkan bahwa posisi Indonesia di panggung internasional dibangun bukan hanya melalui pernyataan politik, tetapi juga melalui keberanian nyata anak bangsa yang berdiri di garis depan ketika dunia menghadapi konflik.

 

Oleh karenanya, Puan menilai penghormatan terbaik kepada prajurit yang gugur adalah dengan memastikan bahwa pengabdian mereka memperkuat kesadaran nasional dan internasional.

 

“Kesadaran bahwa perdamaian dunia bukan agenda yang jauh dari kepentingan Indonesia, melainkan bagian dari tanggung jawab yang selalu memiliki konsekuensi nyata,” ungkap Puan.

 

“Keterlibatan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tidak pernah berada di ruang yang sepenuhnya aman, meskipun dijalankan di bawah mandat internasional,” tambah Puan.

 

Menurut Puan, selama ini kehadiran Indonesia dalam operasi perdamaian dunia sering dipahami publik hanya sebagai simbol diplomasi aktif negara.

 

“Namun, insiden di Lebanon menunjukkan bahwa di balik simbol itu terdapat risiko nyata yang harus dibaca sebagai bagian dari perubahan lanskap konflik global, di mana batas antara wilayah perang, wilayah sipil, dan area perlindungan internasional semakin kabur,” paparnya.

 

"Ketika prajurit Indonesia gugur dalam misi perdamaian, itu menunjukkan bahwa komitmen Indonesia terhadap perdamaian internasional selalu dibayar dengan tanggung jawab yang tidak ringan," imbuh Puan.

 

Dalam pandangan Puan, insiden ini juga memperlihatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara komitmen internasional Indonesia dan perlindungan maksimal terhadap personel yang ditugaskan.
 

"Keberanian pasukan Indonesia di medan konflik harus selalu diikuti dengan kesiapan negara memastikan bahwa setiap perkembangan ancaman dipetakan secara lebih adaptif," jelas cucu Bung Karno tersebut.

 

 

Puan berharap insiden ini dapat semakin meningkatkan kesadaran bagi semua pihak betapa pentingnya langkah dan upaya menciptakan perdamaian. Terutama bagi pihak-pihak yang masih berseteru dan berada dalam konflik geopolitik berkepanjangan.
 


"Perang harus segera dihentikan! Sudah berapa banyak korban berjatuhan demi kekuasaan pihak-pihak tertentu. PBB harus berani bertindak tegas," ujar Puan.

 

Di sisi lain, Puan mendorong Pemerintah dan TNI untuk memberikan penghormatan yang layak bagi 3 prajurit yang gugur di Lebanon. Termasuk dengan memastikan hak-hak mereka sebagai pahlawan kemanusiaan dipenuhi.

 

"Ketiga putra terbaik Indonesia tersebut gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai penjaga perdamaian dunia. Sudah selayaknya Negara memberikan penghargaan sebaik-baiknya atas pengorbanan mereka," tutup Puan. (rdn)

Berita terkait

Komisi I Dukung Rencana Kirim Pasukan Perdamaian RI ke Gaza
Politik dan Keamanan
Komisi I Dukung Rencana Kirim Pasukan Perdamaian RI ke Gaza
Komisi I: Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Sesuai Amanat Konstitusi
Politik dan Keamanan
Komisi I: Pengiriman Pasukan Perdamaian RI ke Gaza Sesuai Amanat Konstitusi
Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa-Biasa Saja!
Politik dan Keamanan
Pasukan Perdamaian TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Jangan Bersikap Biasa-Biasa Saja!
Tags:#perang#WNI
Sebelumnya

Cerminkan Rasa Keadilan, Komisi III Apresiasi Putusan Bebas Amsal Sitepu

Kembali ke Berita

TAUTAN CEPAT

Berita Populer
Pencarian Lanjutan

KATEGORI

  • Semua Kategori
  • Buletin Parlementaria(5)
  • Ekonomi dan Keuangan(763)
  • Industri dan Pembangunan(2732)
  • Isu Lainnya(984)
  • Kesejahteraan Rakyat(2609)
  • Majalah Parlementaria(5)
  • Politik dan Keamanan(3271)
  • Populer(416)
  • Uncategorized(1)

TAG POPULER

#Seputar Parlemen#Berita Utama#Komisi X#Komisi III#Komisi IV#BKSAP#Komisi VIII#Komisi IX#Komisi II#Komisi VII

ARSIP BERITA

PODCAST

IKUTI KAMI

E-Media DPR RI – Berita Resmi, Informasi Publik, dan Kegiatan Parlemen Indonesia
BerandaBeritaSocial Media DPRTVR ParlemenE-BookE-MagazineE-BuletinAgenda Rapat DPRLainnya
TRENDING:
Seputar Parlemen|Berita Utama|Komisi X|Komisi III|Komisi IV|BKSAP|Komisi VIII|Komisi IX|Komisi II|Komisi VII|Komisi V|Komisi VI|Komisi I
Jakarta:
Berawan
29°C
Terasa: 34°C
Lembab: 78%
Angin: 6 km/h